Minggu, November 8, 2026
Google search engine

SIMPELIN, Solusi Cepat Layanan Pensiunan ASN Karawang Diluncurkan

KARAWANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karawang, meluncurkan sebuah platform digital berbasis website dan mobile yang dirancang untuk menyederhanakan dan mendigitalisasi seluruh proses pelayanan pensiun bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Adapun platform digital berbasis website dan mobile yang diluncurkan oleh BKPSDM Karawang dan ditujukan untuk para pensiunan ASN ini, resmi dinamakan sebagai Sistem Informasi Pelayanan Pensiun (SIMPELIN).

Bupati Karawang, H. Aep Syaefulloh menyebutkan, bahwa dengan diluncurkannya platform digital yang dinamakan SIMPELIN ini, merupakan sebuah bukti nyata akan komitmen pihaknya dalam menghadirkan pelayanan yang cepat, transparan, dan berpihak terhadap para calon pensiunan ASN.

Berita Lainnya  Pakai Bahasa Jawa, Anggota Parlemen Malaysia Desak Prabowo Segera Tangani Karhutla

“Melalui platform SIMPELIN ini, pelayanan bagi para pensiunan ASN tidak hanya mendigitalisasi proses saja. Tetapi juga, akan membangun sebuah transparansi, efisiensi, dan kenyamanan bagi seluruh pihak nantinya itu,” ungkap Bupati Aep.

Peluncuran yang dilakukan secara resmi oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaefulloh yang digelar di Aula Husni Hamid Pemkab Karawang pada Senin (7/7/2025) ini, berlangsung dalam acara Sosialisasi Persiapan Pensiun bagi ASN yang akan memasuki masa purna bakti pada masa periode September 2025 hingga Agustus 2026 mendatang.

Berita Lainnya  Prabowo Cari Dedi Mulyadi yang Tidak Hadir dalam Rakornas TPAKD

“Platform ini dilengkapi dengan fitur-fitur unggulan seperti dashboard informasi pensiun, notifikasi otomatis, integrasi data kepegawaian, serta layanan konsultasi online lainnya,” terangnya.

Selain itu, kata dia, peluncuran SIMPELIN juga menjadi bagian dari rangkaian acara sosialisasi program Taspen dan layanan perbankan bagi 637 ASN di lingkungan Pemkab Karawang yang akan memasuki masa purna bakti.

“Untuk pesertanya itu terdiri dari 618 PNS dan 19 PPPK. Yang di mana rincian jabatan terbanyak itu yakni ada 440 orang guru, 38 orang tenaga kesehatan, dan ada sebanyak 43 orang tenaga teknis,” jelasnya.

Berita Lainnya  Menghilang Setelah Penetapan Tersangka Listyo Sigit, Seskab Teddy Akhirnya Muncul Dampingi Prabowo

Menurutnya, dengan kehadiran platform digital SIMPELIN yang telah resmi diluncurkan ini, diharapkan sebagai solusi atas tantangan pelayanan pensiun yang selama ini masih bersifat manual, kurang transparan, dan sering memakan waktu yang lama.

“Dengan telah diluncurkannya platform digital berbasis website dan mobile bernama SIMPELIN ini, diharapkan proses pengajuan dokumen hingga pemantauan status pensiun pun dapat dilakukan secara lebih efisien, akurat, dan terintegrasi lagi kedepannya,” harapnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bahlil Bantah Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal HP Presiden

MALUKU - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dengan tegas membantah tudingan yang menyebutkan dirinya terlibat...

Aksi Women’s March Jakarta Sampaikan 9 Tuntutan, Sempat Dorong-dorongan dengan Polisi

JAKARTA - Aksi unjuk rasa Women's March Jakarta (WMJ) 2026 yang digelar hari ini, Sabtu, 7 November 2026, sempat diwarnai ketegangan berupa aksi saling...

Terbakar Api Cemburu, Pria ini Injak-injak Kekasihnya hingga Meninggal Dunia

KARAWANG - Polresta Karawang telah menangkap seorang pemuda berinisial RHT atau RH (20) setelah diduga melakukan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, AAP (22), hingga meninggal...

Tahanan Perempuan Hamil di Dalam Sel, Kapolsek Dompu Dicopot, Anggotanya Diperiksa Propam Polda NTB

DOMPU - Kapolsek Dompu, Ipda Sarbani, mendadak dicopot dari jabatannya. Pencopotan terjadi ketika viral isu mengenai seorang tahanan perempuan yang dikabarkan hamil di dalam...

Jokowi Marah di Persidangan, Karena Dokter Tifa Sempat Datangi Makam Orang Tuanya

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat tersinggung dan marah ketika hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan