Minggu, Agustus 9, 2026
spot_img

DPRD Tak Butuh Dewan Pakar Lagi? HES : “Tunggu Usulan AKD dan Fraksi Saja!”

KARAWANG | OPINIPLUS.COM | – Belum ada kepastian kapan akan dibentuk Pansel untuk menyeleksi Kelompok Pakar atau Dewan Pakar DPRD Karawang masa Periode 2024-2029.

Pasalnya, sampai saat ini DPRD Karawang belum menerima usulan Dewan Pakar dari Fraksi maupun Alat Kelengkapan Dewan (AKD).

Demikian disampaikan Ketua DPRD Karawang, H. Endang Sodikin (HES), saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (6/1/2025).

Pada prinsipnya, kata HES, ia bersama unsur pimpinan DPRD yang lain masih menunggu usulan Fraksi dan AKD terkait keberlangsungan Dewan Pakar.

Berita Lainnya  DPRD Karawang Matangkan Raperda RPIK, Libatkan KADIN hingga Akademisi UNSIKA

“Jadi kalau AKD dan Fraksi belum mengusulkan, itu artinya mereka belum butuh,” kata HES.

Kenapa Dewan Pakar tidak absen atau ngantor setiap hari?, padahal gaji Rp 7,5 juta mereka terima setiap bulan?.

Menjawab pertanyaan ini, HES menegaskan bahwa tugas Dewan Pakar adalah memberikan masukan ide dan gagasan kepada DPRD dalam setiap problematika yang muncul. Terlebih saat pembahasan di rapat komisi.

“Gaji itu bentuk apresiasi profesi kepada mereka yang selama ini diberikan setiap sebulan sekali. Tetapi kan mereka standbay setiap hari (ngantor, red),” kata HES.

Berita Lainnya  DPRD Karawang Bentuk Pansus Raperda Pembangunan Industri dan Penguatan Ekonomi Daerah

Sebelumnya, Sekretaris DPRD Karawang, dr. Dwi Susilo menjelaskan, pada prinsipnya Kelompok Pakar atau Dewan Pakar sama seperti staf ahli bupati atau staf ahli fraksi yang memberikan masukan ide dan gagasan.

Meskipun statusnya bukan pejabat negara, tetapi keberadaan Dewan Pakar masih digaji oleh APBD seperti layaknya ASN maupun anggota dewan. Sehingga ke depan, masalah kehadiran Dewan Pakar perlu dilakukan sistem absensi.

“Atau bisa juga, kalau Dewan Pakar tidak perlu absensi, maka gaji mereka bukan perbulan. Tetapi dibayar setiap ada agenda kajian di DPRD,” tandas Dwi, seraya menegaskan bahwa sampai saat ini Bagian Kesektariatan DPRD masih menunggu usulan dari para pimpinan DPRD mengenai keberlangsungan Dewan Pakar.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Singgung Pembagian ‘Fee’ Saat Live di Medsos, Dedi Mulyadi Minta ASN di Bandung Barat Diberi Sanksi Tegas

BANDUNG - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus PPPK di Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berinisial IYV memicu kontroversi setelah melakukan siaran langsung (live) di...

MUI Haramkan Pria Memakai Pakaian Wanita Saat Karnaval Agustusan

JAKARTA - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan bahwa pria yang mengenakan pakaian wanita, termasuk saat mengikuti karnaval perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,...

Diduga Korban Perampokan, Ibu dan Anak Tewas Tragis dalam Kondisi Terikat

LANDAK - Warga digegerkan oleh penemuan jasad seorang ibu dan anak balitanya di kawasan hutan Dusun Mamo, Desa Kedama, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak,...

Polda Jabar Tangkap 2 Orang Terduga Penghasutan di Medsos, Pernyataan Presiden Prabowo Soal Nuklir Iran

BANDUNG - Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat menangkap dua orang terkait unggahan di platform media sosial Threads yang memuat isu mengenai pernyataan Presiden...

Ratusan Senjata Api, Narkoba hingga VCD Porno Ditemukan di Ruangan Sekolah Swasta di Jaksel

JAKARTA - Sebanyak 995 senjata api (senpi) ditemukan di sebuah ruangan sekolah swasta wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026). Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan