Kamis, September 24, 2026
Google search engine

DPRD Tak Butuh Dewan Pakar Lagi? HES : “Tunggu Usulan AKD dan Fraksi Saja!”

KARAWANG | OPINIPLUS.COM | – Belum ada kepastian kapan akan dibentuk Pansel untuk menyeleksi Kelompok Pakar atau Dewan Pakar DPRD Karawang masa Periode 2024-2029.

Pasalnya, sampai saat ini DPRD Karawang belum menerima usulan Dewan Pakar dari Fraksi maupun Alat Kelengkapan Dewan (AKD).

Demikian disampaikan Ketua DPRD Karawang, H. Endang Sodikin (HES), saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (6/1/2025).

Pada prinsipnya, kata HES, ia bersama unsur pimpinan DPRD yang lain masih menunggu usulan Fraksi dan AKD terkait keberlangsungan Dewan Pakar.

Berita Lainnya  Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-393, Karawang Terus Berbenah dan Bangun Infrastruktur

“Jadi kalau AKD dan Fraksi belum mengusulkan, itu artinya mereka belum butuh,” kata HES.

Kenapa Dewan Pakar tidak absen atau ngantor setiap hari?, padahal gaji Rp 7,5 juta mereka terima setiap bulan?.

Menjawab pertanyaan ini, HES menegaskan bahwa tugas Dewan Pakar adalah memberikan masukan ide dan gagasan kepada DPRD dalam setiap problematika yang muncul. Terlebih saat pembahasan di rapat komisi.

“Gaji itu bentuk apresiasi profesi kepada mereka yang selama ini diberikan setiap sebulan sekali. Tetapi kan mereka standbay setiap hari (ngantor, red),” kata HES.

Berita Lainnya  DPRD Karawang Setujui Perubahan KUA - PPAS 2026 dan Bahas Raperda APBD 2027

Sebelumnya, Sekretaris DPRD Karawang, dr. Dwi Susilo menjelaskan, pada prinsipnya Kelompok Pakar atau Dewan Pakar sama seperti staf ahli bupati atau staf ahli fraksi yang memberikan masukan ide dan gagasan.

Meskipun statusnya bukan pejabat negara, tetapi keberadaan Dewan Pakar masih digaji oleh APBD seperti layaknya ASN maupun anggota dewan. Sehingga ke depan, masalah kehadiran Dewan Pakar perlu dilakukan sistem absensi.

“Atau bisa juga, kalau Dewan Pakar tidak perlu absensi, maka gaji mereka bukan perbulan. Tetapi dibayar setiap ada agenda kajian di DPRD,” tandas Dwi, seraya menegaskan bahwa sampai saat ini Bagian Kesektariatan DPRD masih menunggu usulan dari para pimpinan DPRD mengenai keberlangsungan Dewan Pakar.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

4 Guru SDN 58 Lengkese Alami Gatal-gatal Mulut Setelah Cicipi MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa, Terbukti Mengantuk Boraks

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, batal dibagikan kepada siswa setelah sejumlah guru...

Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Pemuda berinisial F (22) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi setelah diduga mengancam mantan pacarnya, AR (19), menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku...

Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin Sumar alias AIS atau Abah, menyatakan mundur...

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Ustaz Das’ad Latif Kritik Keras Buku Islam Ala Prabowo : “Penjilat Luar Biasa itu”

Ustaz Das'ad Latif secara blak-blakan memberikan kritik keras terhadap buku berjudul "Islam Ala Prabowo" yang sempat memicu kontroversi di masyarakat. Dalam salah satu tausiyahnya yang...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan