Jumat, Juni 26, 2026
spot_img

Ratusan Warga Karawang Ikut Seleksi Program Magang ke Jepang

Ratusan peserta asal Karawang, mengikuti program seleksi magang ke Jepang, program ini merupakan program untuk peningkatan skill dan kompetensi bagi masyarakat yang ingin bekerja di Jepang. Seleksi tahap pertama ini dilakukan di Aula Husni Hamid, Senin 5 Mei 2025.

Bupati Karawang, H Aep Syaepuloh SE mengatakan, program magang ke Jepang merupakan kesempatan emas bagi masyarakat Karawang untuk menunjukkan bahwa masyarakat Karawang, adalah masyarakat yang siap berdaya saing dan berkompetensi.

Bupati mengatakan, program dari kerja sama antara Kementerian Ketenagakerjaan dengan IM Japan harus dimanfaatkan dengan baik. Karena, akan ada banyak ilmu, pengalaman dan relasi yang baik untuk masa depan. Apalagi, para peserta yang lolos, akan bisa berbahasa Jepang.

Berita Lainnya  Tiyo Ardianto Temukan Alat Pelacak di Mobil : "Semakin Ditekan Semakin Melawan"

“Bahasa Jepang yang dikuasai menjadi nilai lebih ketika nanti pulang kembali di Indonesia. Contoh di Karawang, banyak perusahaan dari Jepang yang investasi. Ini sangat bagus dan bisa jadi nilai lebih,” tandas Bupati.

Bupati berharap agar peserta bersungguh-sungguh dalam menjalani seleksi ini. “Pesan saya, jaga nama baik Karawang, buktikan bahwa warga Karawang memiliki kompetensi dan kemampuan untuk bersaing dengan yang lainnya. Semangat,” ujar Bupati.

Sementara, Direktur Bina Penyelenggaraan Pelatihan Vokasi dan Pemagangan Kementerian Ketenagakerjaan, Sholahudin mengatakan, para peserta akan menjalani serangkaian test. Yakni tes matematika, tes fisik, tes ketahanan fisik, dan wawancara.

Berita Lainnya  Namanya Dicatut BEM Bersatu, FISIP Unas Tegaskan Tak Punya BEM Fakultas

Melansir dari laman jepang.magangln.id, Program pemagangan ke Jepang merupakan hasil kerja sama antara Kemnaker dengan International Manpower Development Organization, Japan (IM Japan).

Program ini dimulai pada tahun 1993, dan hingga saat ini telah meluluskan lebih dari 45.000 alumni. Program Magang ke Jepang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis (hard skill) para peserta sesuai dengan kejuruan/jabatan yang diikuti.(prokompim)

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Soal Duit Rp20 Juta ke Ketua BEM FH, Kombes Pol Budi Hermanto : ‘Beneran Polisi atau Orang yang Ngaku Polisi’

JAKARTA - Polda Metro Jaya buka suara mengenai aliran dana yang diterima mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) sebesar Rp 20 juta. Uang itu disebut...

Merasa Difitnah Lecehkan 4 Anggotanya, Kasatpol PP Kota Bekasi Siap Lakukan ‘Sumpah Pocong’

Menderita Penyakit Gula, Kejantanan Tidak Lagi Berfungsi, Tidak Mungkin Lakukan Pelecehan Seksual KOTA BEKASI - Merasa difitnah telah melakukan pelecehan seksual terhadap empat anggotanya yang...

Lagi, Peserta SPPI Kopdes Meninggal Dunia saat Ikuti Latsarmil

TERJADI lagi, satu anggota program Sarjana Penggerak Pembangun Indonesia (SPPI) bagi calon pengelola Koperasi Nelayan Merah Putih (KNPM) dilaporkan meninggal dunia, saat mengikuti latihan...

Protes Program MBG, Mahasiswa PMII Santet Prabowo-Gibran

LAYAKNYA seperti seorang dukun sungguhan, seorang mahasiswa terlihat melakukan ritual santet terhadap Presiden dan Wakil Presiden, Prabowo-Gibran. Video ini ternyata merupakan sebuah aksi pertunjukan treatikal...

Heboh Anggota Karang Taruna Diculik dan Disiksa, Sehari Sebelum Demo di Perusahaan

KARAWANG - Hendro alias Kedok, seorang anggota atau pengurus Karang Taruna Desa Tamelang, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, diduga menjadi korban penculikan, penyekapan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan