Senin, Februari 16, 2026
spot_img

Sutiyoso Gak Rela Seragam Ormas Lebih Tentara dari Tentara

Sutiyoso Gak Rela Seragam Ormas Lebih Tentara dari Tentara, Hercules : Saya Gak Takut!

Sutiyoso, seorang purnawirawan jenderal TNI bintang tiga, tak rela seragam organisasi masyarakat (ormas) lebih tentara dari tentara.

Gubernur Jakarta (1997-2007) itu meminta soal aturan berpakaian turut dimasukkan dalam wacana revisi Undang-Undang Ormas.

Bang Yos, sapaan karibnya, setuju dengan revisi Undang-Undang Ormas seperti yang diwacanakan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Hal itu disampaikan saat berbicara di Youtube tvOneNews, tayang Minggu (27/4/2025).

“Bahwa saya sangat mendukung Pak Tito Mendagri mau merevisi Undang-Undang Ormas ini. Bukan tingkah laku mereka saja yang harus dievaluasi ya, tapi juga cara berpakaian.”

“Saya tidak nyaman melihat ormas berpakaian yang terkesan lebih tentara dari tentara,” paparnya.

Bang Yos tidak rela jika baret merah khas Kopassus ditiru ormas.

“Pasukan khusus misalnya, bagaimana kita itu untuk mendapatkan baret merah enam bulan latihannya, dari Batujajar, ke gunung hutan, jalan 10 hari ke Cilacap ke Nusakambangan pakai baret merah, tahu-tahu dipakai ormas-ormas ini, kita sangat kecewa lah,” jelasnya.

Ia juga mengungkap pengalamannya bersinggungan dengan ormas yang berlaku bak preman semasa menjabat Panglima Komando Distrik Militer (Kodam) Jaya pada 1996-1997.

Hal itu ia rasakan kurang lebih 11 tahun, ditambah masa jabatan Gubernur Jakarta.

“Jadi waktu panglimapun sudah begitu, hiruk pikuknya ibu kota oleh aksi-aksi ormas yang menjelma jadi preman tukang palak, terutama di tempat-tempat hiburan,” kata dia.

Hercules Geram

Mendengar pernyataan Sutiyoso, Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Baru (Grib) Jaya, Hercules, geram.

Pria bernama lengkap Rosario de Marshal itu menganggap Sutiyoso telah menyinggung ormas.

Sambil mengejek, pemimpin ormas bernama Grib itu meminta Sutiyoso untuk diam.

Hal itu disampaikan Hercules saat memberi dukungan kepada Razman Nasution yang sedang bersidang di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa (29/4/2025).

“Kaya Pak Sutiyoso itu ngapain, Pak Sutiyoso itu gak usahlah menyinggung ormas, sudahlah kalau saya bilang mulutmu sudah bau tanah. Gak usah nyinggung-nyinggung kita,” tegas Hercules.

Hercules juga tegas mengatakan, tidak takut terhadap Sutiyoso.

“Orang boleh takut sama Pak Sutiyoso, saya gak takut,” jelas pemimpin tertinggi Grib Jaya.

Sumber : Tribun

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kecelakaan Maut Truk Trailer Timpa Mobil Sedan, 3 Orang Tewas Termasuk Balita

KARAWANG - Kecelakaan maut yang melibatkan truk trailer dan mobil sedan terjadi di Jalan Rawagabus, Desa Kondangjaya, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang - Jawa...

Plt Bupati Bekasi : Jangan Ada Pungli di Relokasi Pasar Tumpah SGC

BEKASI – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, mengungkapkan bahwa pemerintah daerah belum berencana mengambil retribusi dari lapak pedagang maupun parkir di lokasi...

Menteri LH dan Wali Kota Bekasi Bersih-bersih Jalan Juanda hingga Pasar Baru

KOTA BEKASI - Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, turun ke lapangan bersama Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto dalam aksi bersih-bersih kawasan...

Penampakan 5 Koper Uang Rp 5 Miliar dalam Kasus Importasi Barang Bea Cukai

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang lebih dari Rp5 miliar dalam penggeledahan terkait kasus suap importasi barang oleh Bea Cukai. Juru Bicara KPK...

Prabowo : Hukum Tidak Boleh Dipakai Alat ‘Ngerjain’ Lawan Politik

JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto memperingatkan jajarannya aparat penegak hukum mulai dari kepolisian, kejaksaan, dan lembaga penegak hukum lainnya agar tidak menggunakan hukum untuk...

Peristiwa

CAPTURE

Berita Pilihan

Pemerintahan

spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Pendidikan

- Advertisement -spot_img

INDEKS

HUKUM

KONTROVERSI