Selasa, November 3, 2026
Google search engine

Febrie Adriansyah: “Presiden Dapat Masukan yang Salah soal Perkara Saya”

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah meyakini Presiden Prabowo Subianto mendapat informasi yang keliru soal kasus yang menjeratnya.

“Dan saya yakin ya, Presiden dapat masukan yang salah atas perkara ini,” kata Febrie di Kejari Jakarta Selatan, Jumat (18/9/2026).

Hal itu disampaikan Febrie usai mengikuti pelimpahan perkara dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) di Kejari Jaksel.

Febrie tidak menjelaskan secara rinci masukan seperti apa yang dimaksudnya.

Namun, ia menegaskan bahwa dirinya berharap perkara tersebut dapat dilihat secara jernih dalam proses persidangan.

Berita Lainnya  PSSI Kecam Keras Penyerangan yang Tewaskan Bobotoh di Bogor, Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku

“Dan mudah-mudahan, junior-junior saya yang ada di Gedung Bundar akan terus bela kepentingan rakyat dan bangsanya untuk menuju kemakmuran rakyat,” jelas Febrie.

Ia mengeklaim, selama 33 tahun menjadi jaksa, dirinya tidak pernah mendapatkan sanksi hukuman maupun diperiksa oleh bidang Pengawasan Kejaksaan.

Febrie juga menyinggung rekam jejaknya selama memimpin di Gedung Bundar. Menurut dia, berbagai perkara besar telah ditangani selama dirinya memimpin, termasuk saat menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).

Singgung database di Gedung Bundar

Lebih lanjut, Febrie kemudian menyinggung database perkara yang dimiliki Gedung Bundar yang memuat pencatatan pihak-pihak yang terlibat dalam berbagai perkara besar.

Berita Lainnya  Korupsi Tunjangan DPRD, Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu

“Jangan lupa, database di Gedung Bundar itu akan menjadi data abadi. Kita semua tahu siapa yang terlibat di perkara-perkara besar,” kata Febrie.

Gedung Bundar adalah salah satu gedung di kompleks Kantor Kejagung RI di Kebayoran Baru, tempat Jampdisus bermarkas.

Beberapa saat lalu, sekitar pukul 07.55 WIB, Febrie tiba di Kejari Jaksel dengan pengawalan TNI. Ia kemudian dibawa menuju ruang pelimpahan berkas perkara terkait dugaan korupsi dalam penanganan perkara Asabri dan Jiwasraya serta tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Berita Lainnya  Polda Metro Jaya Sampaikan Permohonan Maaf, Sebut akan Selidiki 'Mahasiswa Gadungan'

Saat tiba di Kejari Jakarta Selatan, Febrie mengenakan rompi tahanan berwarna merah muda dan kemeja berwarna krem. Tangan Febrie terlihat diborgol.

Sejumlah anggota tim Kejaksaan Agung juga tampak mendampingi untuk melimpahkan berkas perkara dan tersangka. Febrie hanya tersenyum dan tidak memberikan keterangan kepada awak media saat memasuki ruangan Kejari Jakarta Selatan.***

Sumber : Kompas

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Hashim Sebut Seharusnya Tukang Cukur hingga Warteg Dikenai Pajak untuk Biayai MBG dan Kopdes

JAKARTA - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia sekaligus Utusan Khusus Presiden, Hashim Djojohadikusumo (adik Presiden Prabowo Subianto), memberikan pernyataan terkait potensi ekonomi informal dalam...

Heboh Jasad Bayi Berubah Jadi Bantal Guling Saat akan Dimakamkan

BONTANG - Kasus menghebohkan terjadi di Kelurahan Loktuan, Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur. Yaitu dimana jasad seorang bayi berubah menjadi bantal guling saat...

Polda Metro Jaya Sampaikan Permohonan Maaf, Sebut akan Selidiki ‘Mahasiswa Gadungan’

JAKARTA - Polda Metro Jaya menyampaikan permohonan maaf soal polemik 'Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026' yang digelar di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Polda Metro...

PNS di Bandung Meninggal Dunia, Setelah Pergoki Pencurian Ayam Bangkok

BANDUNG - Seorang warga berinisial DYZ (64 tahun) yang merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) meninggal dunia, setelah memergoki pencurian ayam bangkok di kediamannya...

Warga Lagi Asik Ngopi Tiba-tiba Ditampar, Kapolres Kapuas Hulu Sampaikan Permohonan Maaf

KAPUAS HULU - Setelah videonya viral di media sosial, Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Wisnu Perdana Putra, menyampaikan permohonan maaf setelah menampar seorang warga bernama...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan