Selasa, November 3, 2026
Google search engine

Hashim Sebut Seharusnya Tukang Cukur hingga Warteg Dikenai Pajak untuk Biayai MBG dan Kopdes

JAKARTA – Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia sekaligus Utusan Khusus Presiden, Hashim Djojohadikusumo (adik Presiden Prabowo Subianto), memberikan pernyataan terkait potensi ekonomi informal dalam acara Rapimnas Kadin Indonesia pada 29 Oktober 2026.

Hashim menyoroti bahwa rasio penerimaan pajak Indonesia masih rendah (sekitar 12% dari PDB) dibanding negara lain seperti Kamboja (18%) dan India (20%).

Ia menyinggung aktivitas ekonomi seperti tukang cukur (pangkas rambut), tukang pijat, warung tegal (warteg), hingga salon kecantikan yang banyak melakukan transaksi tunai tanpa kuitansi atau tagihan resmi, sehingga belum tercatat secara optimal dalam sistem perpajakan (grey economy).

Berita Lainnya  Seorang Balita Menangis Sendirian Ditinggal di Tenda Gunung Prau, Ayah Sampaikan Permohonan Maaf dan Minta Postingan Video Anaknya di Takedown

Ia berpendapat bahwa jika potensi dari transaksi ekonomi yang belum tercatat tersebut (mengacu pada estimasi Bank Dunia sekitar 30%–40%) bisa dioptimalkan sesuai ketentuan undang-undang, negara akan memiliki dana yang cukup untuk membiayai program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes).

Pernyataan ini menuai perdebatan di media sosial.

Pihak terkait meluruskan bahwa pernyataan tersebut bukan berarti usaha mikro, tukang cukur, atau warteg otomatis langsung dikenai Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 11%, melainkan menyoroti pentingnya penertiban dan pendataan potensi ekonomi informal sesuai aturan perpajakan yang berlaku.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Heboh Jasad Bayi Berubah Jadi Bantal Guling Saat akan Dimakamkan

BONTANG - Kasus menghebohkan terjadi di Kelurahan Loktuan, Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur. Yaitu dimana jasad seorang bayi berubah menjadi bantal guling saat...

Polda Metro Jaya Sampaikan Permohonan Maaf, Sebut akan Selidiki ‘Mahasiswa Gadungan’

JAKARTA - Polda Metro Jaya menyampaikan permohonan maaf soal polemik 'Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026' yang digelar di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Polda Metro...

PNS di Bandung Meninggal Dunia, Setelah Pergoki Pencurian Ayam Bangkok

BANDUNG - Seorang warga berinisial DYZ (64 tahun) yang merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) meninggal dunia, setelah memergoki pencurian ayam bangkok di kediamannya...

Warga Lagi Asik Ngopi Tiba-tiba Ditampar, Kapolres Kapuas Hulu Sampaikan Permohonan Maaf

KAPUAS HULU - Setelah videonya viral di media sosial, Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Wisnu Perdana Putra, menyampaikan permohonan maaf setelah menampar seorang warga bernama...

Mendagri Siapkan Insentif Fiskal Rp1 Triliun bagi Pemerintah Daerah yang Dukung Program MBG

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengumumkan bahwa pemerintah menyiapkan insentif fiskal total senilai Rp1 triliun bagi pemerintah daerah yang berhasil mendukung...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan