Sabtu, November 7, 2026
Google search engine

Jelang Kontra Persija, Polda Jabar Imbau Seluruh Pendukung Persib Tak Datang ke Jakarta

BANDUNG – Kepolisian Daerah Jawa Barat mengimbau seluruh pendukung Persib Bandung untuk tidak datang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, dalam laga tandang Super League 2026-2027 melawan Persija pada Sabtu (12/9/2026) pukul 15.30 WIB, seperti dilansir dari Bola.

Langkah preventif ini disepakati guna menjaga kondusifitas wilayah serta keselamatan bersama. Hal ini mengingat kuota 60 ribu tiket di stadion telah sepenuhnya dialokasikan khusus untuk suporter tuan rumah, Persija Jakarta.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pipit Rusmanto, menegaskan pentingnya komitmen bersama antara pihak kepolisian dan elemen Bobotoh dalam merawat ketertiban di wilayah Jawa Barat selama pertandingan berlangsung.

Berita Lainnya  Terbakar Api Cemburu, Pria ini Injak-injak Kekasihnya hingga Meninggal Dunia

“Kita komitmen untuk semua pendukung Persib dari tempat masing-masing. Kita ramaikan di wilayah sendiri (Jabar), hidupkan ekonomi di Jawa Barat. Tetap dukungan dan doa kepada Persib kita harus kuatkan di situ, ya,” kata Kapolda Jawa Barat, Irjen Pipit Rusmanto.

Kebijakan tersebut sekaligus mendukung gerakan menjaga stabilitas dan memajukan perekonomian lokal di Tanah Pasundan. Berbagai aktivitas pendukung di daerah diyakini mampu menggerakkan roda ekonomi warga melalui beragam kegiatan nonton bareng.

“Ini sekaligus untuk menggelorakan ‘Jaga dan Rawat Jawa Barat’. Jadi kita semua bertanggung jawab terhadap menjaga warga masyarakat Jawa Barat agar tetap menjaga di semua,” kata Pipit Rusmanto.

Berita Lainnya  PNS di Bandung Meninggal Dunia, Setelah Pergoki Pencurian Ayam Bangkok

Aparat kepolisian dipastikan tetap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan berbagai kegiatan olahraga dan laga derby yang melibatkan tim asal Jawa Barat tersebut.

“Walaupun kegiatannya ini berbeda-beda, kita semua akan mendukung semua, termasuk pertandingan sepak bola antara Persib dengan Persija nanti,” kata Pipit Rusmanto.

Pihak kepolisian siap melakukan pengamanan di berbagai titik nonton bareng yang diprakarsai oleh komunitas pendukung. Jajaran pimpinan Polda Jabar juga siap memfasilitasi lokasi nobar bagi komunitas Bobotoh yang kesulitan mendapatkan tempat.

“Kepolisian akan membantu kegiatan bersama-sama nobar di spot-spot yang sudah disiapkan teman-teman Bobotoh.”

Berita Lainnya  Dinilai Provokatif, Para Sesepuh Ormas/LSM di Karawang Mengecam Keras Pernyataan H. Toha Sugiarto

Pengamanan akan dilakukan secara ketat demi meminimalkan potensi konflik antar kelompok suporter di lapangan.

“Kita akan membantu menjaga keamanan, dan bersama-sama dengan teman-teman dari Bobotoh di tempat nobar, apabila memang pengen nobar tidak ada tempat, silakan laporkan, kita akan adakan nobar,” kata Pipit Rusmanto.

Selain lokasi nobar, kepolisian memberikan jaminan keamanan menyeluruh bagi rombongan pemain dan ofisial Persib Bandung yang bertolak menuju Jakarta.***

Sumber : suaragarut.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Aksi Women’s March Jakarta Sampaikan 9 Tuntutan, Sempat Dorong-dorongan dengan Polisi

JAKARTA - Aksi unjuk rasa Women's March Jakarta (WMJ) 2026 yang digelar hari ini, Sabtu, 7 November 2026, sempat diwarnai ketegangan berupa aksi saling...

Terbakar Api Cemburu, Pria ini Injak-injak Kekasihnya hingga Meninggal Dunia

KARAWANG - Polresta Karawang telah menangkap seorang pemuda berinisial RHT atau RH (20) setelah diduga melakukan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, AAP (22), hingga meninggal...

Tahanan Perempuan Hamil di Dalam Sel, Kapolsek Dompu Dicopot, Anggotanya Diperiksa Propam Polda NTB

DOMPU - Kapolsek Dompu, Ipda Sarbani, mendadak dicopot dari jabatannya. Pencopotan terjadi ketika viral isu mengenai seorang tahanan perempuan yang dikabarkan hamil di dalam...

Jokowi Marah di Persidangan, Karena Dokter Tifa Sempat Datangi Makam Orang Tuanya

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat tersinggung dan marah ketika hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu...

Tiga Jari Putus Setelah Alami Kecelakaan Kerja, Karyawati di Bekasi Dipaksa Tetap Bekerja, Disodori Surat Perjanjian Tak Menuntut

BEKASI - Nasib pilu kasus kecelakaan kerja dialami oleh Rindi Natasya (22 tahun), karyawati PT Daehyun Bobbin Indonesia yang berlokasi di kawasan Industri Jababeka...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan