Jumat, Agustus 21, 2026
spot_img

Nia Kurnia Siap Berkompetisi dalam Pemilihan Anggota BPD Desa Pucung

KARAWANG – Calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Pucung, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, Nia Kurnia, nomor urut 1, menyatakan kesiapannya untuk mengikuti perhelatan pemilihan anggota BPD keterwakilan perempuan yang akan digelar di aula Desa Pucung pada 25 Agustus 2026 mendatang.

Pernyataan tersebut disampaikan Nia Kurnia melalui sambungan telepon genggamnya, usai mengikuti kegiatan pengajian keluarga besar yang rutin dilaksanakan setiap malam Jumat di kediamannya.

Nia mengatakan, dalam setiap kompetisi, termasuk pemilihan anggota BPD, menang dan kalah merupakan hal yang lumrah. Karena itu, dirinya memilih untuk mengikuti proses tersebut dengan niat ibadah serta mengedepankan persaingan yang sehat dan demokratis.

Berita Lainnya  Ramai Video Calon Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Berjalan di Atas Bara Api, Ini Penjelasannya!

“Dalam perhelatan seperti ini sudah lumrah ada yang menang dan ada yang kalah. Saya mengikuti proses ini dengan niat ibadah. Insya Allah saya siap bertarung secara sehat, santun dan demokratis,” ujar Nia, Kamis (20/8/2026) malam.

Menurutnya, pencalonan sebagai anggota BPD bukan semata-mata tentang meraih kemenangan, tetapi juga merupakan bentuk ikhtiar untuk dapat berkontribusi bagi masyarakat Desa Pucung apabila diberikan amanah.

Nia juga mengajak para pendukungnya untuk menjaga suasana pemilihan agar tetap kondusif, penuh kekeluargaan dan tidak menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.

Sementara itu, suami Nia Kurnia, Arif Dianto, menyatakan dukungan penuh terhadap setiap langkah yang dilakukan istrinya bersama tim pemenangan. Namun, Arif yang juga berprofesi sebagai konsultan hukum tersebut menegaskan bahwa seluruh proses perjuangan harus tetap berada dalam koridor hukum dan ketentuan yang berlaku.

Berita Lainnya  Polresta Karawang Gelar Apel Kebangsaan, GOKAR Apresiasi Dukungan Pemerintah Daerah

“Saya mendukung setiap langkah yang dilakukan bersama timnya sepanjang tidak melanggar rambu-rambu dan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. Kompetisi harus dijalankan secara sehat, demokratis dan tetap menjaga persaudaraan,” kata Arif.

Arif juga mengimbau masyarakat Desa Pucung agar turut menjaga ketertiban selama tahapan hingga pelaksanaan pemilihan anggota BPD.

“Mari kita sama-sama tertib, menghormati proses demokrasi dan bersinergi dengan Pemerintah Desa Pucung. Siapa pun yang nantinya mendapatkan amanah, itulah pilihan masyarakat yang harus kita hormati bersama,” ujarnya.

Berita Lainnya  GCI Sarankan Pemda Karawang Segera Revisi Perda RTRW

Ia berharap pelaksanaan pemilihan anggota BPD keterwakilan perempuan Desa Pucung pada 25 Agustus 2026 dapat berlangsung aman, tertib, demokratis, serta mencerminkan aspirasi masyarakat.

Bagi Nia Kurnia, proses menuju pemilihan bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian dari ikhtiar untuk memberikan kontribusi bagi kemajuan Desa Pucung dengan tetap menjunjung tinggi nilai kekeluargaan, demokrasi dan kepentingan masyarakat.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Lagi, Giliran Siswa SMKN 1 Tapung Keracunan Menu MBG

RIAU - Puluhan tepatnya 81 siswa di Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (18/8/2026). Para...

Bukan ODGJ, Pria Mengamuk di Lenteng Agung Ternyata di Bawah Pengaruh Miras

JAKARTA - Pria tanpa busana bernama Josua mengamuk dan memukuli pengendara motor di Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (18/8/2026) malam, bukan orang dengan...

Jika Tidak Ditutup, Habib Bahar Ancam Bakar Pabrik Miras di Bogor

BOGOR - Ratusan massa yang terdiri dari organisasi masyarakat (ormas), ulama, warga, dan santri menggelar aksi demonstrasi di depan PT Intitirta Sarimakmur di Desa...

Kepala Inspektorat Banda Aceh Ditangkap Bareng Pasangan Sejenis

BANDA ACEH - Kepala Inspektorat Kota Banda Aceh, FD (52) ditangkap polisi syariah bersama pasangan sejenis di kantornya. FD sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kasatpol PP-Wilayatul...

Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus

JAKARTA - Rencana massa mahasiswa menggelar aksi di Bundaran HI, Jakarta, Selasa (18/8/2026), berakhir tanpa mencapai titik tujuan. Setelah tertahan barikade kepolisian di depan...

Hukum

Kepala Inspektorat Banda Aceh Ditangkap Bareng Pasangan Sejenis

BANDA ACEH - Kepala Inspektorat Kota Banda Aceh, FD (52) ditangkap polisi syariah bersama pasangan sejenis di kantornya. FD sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kasatpol PP-Wilayatul...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan