Sabtu, November 7, 2026
Google search engine

Cuma Gegara Curi Sayuran, Ibu ini Sampai Diikat di Tiang Listrik dan Sempat Dipukul

SAMARINDA – Seorang wanita di Samarinda, Kalimantan Timur, sempat diikat di tiang listrik setelah diduga mencuri sayuran milik pedagang di Pasar Segiri. Aksi tersebut terekam video warga dan viral di media sosial.

Dalam rekaman yang beredar, wanita itu terlihat dikerumuni warga di area pasar. Beberapa pedagang tampak meluapkan kemarahan, bahkan seorang di antaranya diduga sempat memukul wanita tersebut sebelum akhirnya petugas keamanan datang mengendalikan situasi.

Dari informasi yang didapat, peristiwa itu terjadi pada Kamis (30/7/2026).

Petugas keamanan Pasar Segiri, Yazid, mengatakan peristiwa itu dipicu oleh keresahan para pedagang yang mengaku sudah berulang kali kehilangan sayuran.

Menurut dia, wanita tersebut kembali dipergoki warga saat diduga mengambil dagangan pedagang sehingga memancing emosi massa.

Berita Lainnya  Hashim Sebut Seharusnya Tukang Cukur hingga Warteg Dikenai Pajak untuk Biayai MBG dan Kopdes

“Pedagang sudah lama resah karena dagangannya sering hilang. Informasinya, perempuan itu diduga sudah beberapa kali terlihat mengambil sayuran di pasar. Saat ketahuan lagi, emosi pedagang langsung memuncak,” ujar Yazid, dilansir dari Kumparan, Sabtu (1/8/2026).

Ia mengatakan sebagian warga kemudian mengikat wanita tersebut di tiang listrik agar tidak melarikan diri. Dalam situasi itu juga sempat terjadi aksi pemukulan yang dilakukan oleh salah seorang pedagang.

“Ada yang mengikatnya di tiang listrik supaya tidak kabur, bahkan sempat terjadi pemukulan. Kami bersama warga lain langsung berusaha melerai dan menenangkan situasi agar tidak semakin parah,” katanya.

Setelah kondisi terkendali, pihak keamanan berkoordinasi dengan keluarga wanita tersebut. Karena tidak ada pedagang yang membuat laporan resmi kepada kepolisian, wanita itu akhirnya diserahkan kepada pihak keluarganya.

Berita Lainnya  Rp58,7 Miliar Dana CSR Bantu Pembangunan, Kang Jimmy : "Saya Akui Bupati Aep Visioner"

“Setelah kondisinya terkendali, perempuan itu kemudian diserahkan kepada pihak keluarganya karena tidak ada pedagang yang membuat laporan resmi ke polisi,” ucap Yazid.

Polisi Minta Tak Main Hakim Sendiri

Kapolsek Samarinda Ulu AKP Asriadi membenarkan informasi tersebut. Asriadi mengatakan hingga saat ini tak ada laporan dari pihak yang merasa dirugikan atas peristiwa tersebut.

Meski demikian, Asriadi mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri terhadap seseorang yang diduga melakukan tindak pidana.

“Kalau memang ada dugaan pencurian, silakan diamankan seperlunya kemudian segera dilaporkan kepada kepolisian. Jangan sampai masyarakat melakukan kekerasan atau main hakim sendiri karena itu juga bisa menimbulkan persoalan hukum baru,” kata Asriadi.

Berita Lainnya  Demo Sumpah Pemuda dan 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Mahasiswa Saling Dorong dengan Aparat

Ia menegaskan, setiap dugaan tindak pidana harus diproses melalui mekanisme hukum yang berlaku. Menurut dia, tindakan penganiayaan maupun perbuatan yang merendahkan martabat seseorang dapat berpotensi menimbulkan konsekuensi pidana bagi pelakunya, meskipun orang tersebut diduga melakukan pencurian.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap mengedepankan jalur hukum dalam menyelesaikan setiap persoalan pidana. Agar proses penegakan hukum dapat berjalan secara profesional tanpa memunculkan pelanggaran hukum baru akibat aksi main hakim sendiri,” kata dia.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Aksi Women’s March Jakarta Sampaikan 9 Tuntutan, Sempat Dorong-dorongan dengan Polisi

JAKARTA - Aksi unjuk rasa Women's March Jakarta (WMJ) 2026 yang digelar hari ini, Sabtu, 7 November 2026, sempat diwarnai ketegangan berupa aksi saling...

Terbakar Api Cemburu, Pria ini Injak-injak Kekasihnya hingga Meninggal Dunia

KARAWANG - Polresta Karawang telah menangkap seorang pemuda berinisial RHT atau RH (20) setelah diduga melakukan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, AAP (22), hingga meninggal...

Tahanan Perempuan Hamil di Dalam Sel, Kapolsek Dompu Dicopot, Anggotanya Diperiksa Propam Polda NTB

DOMPU - Kapolsek Dompu, Ipda Sarbani, mendadak dicopot dari jabatannya. Pencopotan terjadi ketika viral isu mengenai seorang tahanan perempuan yang dikabarkan hamil di dalam...

Jokowi Marah di Persidangan, Karena Dokter Tifa Sempat Datangi Makam Orang Tuanya

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat tersinggung dan marah ketika hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu...

Tiga Jari Putus Setelah Alami Kecelakaan Kerja, Karyawati di Bekasi Dipaksa Tetap Bekerja, Disodori Surat Perjanjian Tak Menuntut

BEKASI - Nasib pilu kasus kecelakaan kerja dialami oleh Rindi Natasya (22 tahun), karyawati PT Daehyun Bobbin Indonesia yang berlokasi di kawasan Industri Jababeka...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan