Jumat, November 6, 2026
Google search engine

Cinta Segitiga Anak Punk Berujung Maut, Selebgram Mondy Tatto Ditetapkan Tersangka

BEKASI – Polisi telah menetapkan selebgram sekaligus lady punk Mondy Tatto alias DRA (juga disapa M) sebagai tersangka pengeroyokan sesama anak punk berinisial FA di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.

Pengeroyokan itu terjadi di Jalan Kiai Asnawi, depan Pasar Beras Cikarang Barat, depan Pasar Beras Cikarang Barat pada Sabtu (27/6/2026).

Kejadian bermula saat korban terlibat cekcok dengan Mondy dan Doni Darmawan (DD) alias Donal sekitar pukul 21.00 WIB. Cekcok dipicu korban yang hendak meminjam sepeda motor Mondy yang tengah dipakai oleh Donal.

“Akhirnya cekcok mulut tuh. Cekcok mulut gitu kan. Akhirnya terjadi perkelahian,” kata Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat AKP Engkus Kusnadi saat dihubungi, Kamis (23/7/2026).

Engkus mengatakan cekcok juga diduga dipicu korban yang memiliki dendam dengan Donal. Diduga, korban menyukai Mondy, namun Mondy justru dekat dengan Donal (cinta segitiga, red).

Berita Lainnya  Diduga Sengaja Bakar Lahan untuk Tanam Sawit, Anggota DPRD Mempawah Resmi Ditahan Polisi

Dalam perkelahian itu, Mondy diduga ikut melakukan pemukulan terhadap korban hingga kepala korban membentur sepeda motor. Namun, perkelahian ini berhasil dilerai dan ketiganya kembali akur.

Lalu, pada malam harinya, ketiganya berkumpul bersama dan melakukan pesta minuman keras (miras). Kegiatan ini berlangsung hingga pukul 03.00 WIB.

Di lokasi itu, seorang pria bernama Darmin ikut serta. Engkus menyebut saat itu Darmin mengetahui bahwa Mondy, Donal serta korban sempat terlibat perkelahian dan berniat untuk mendamaikan.

Setelah pesta miras, mereka pergi ke rumah kontrakan Mondy. Di sana, Mondy, Donal dan korban justru kembali terlibat adu mulut.

Berita Lainnya  Cabuli Belasan Anak, Pemilik Warung Kelontong di Karawang Diamankan Polisi

Engkus menyebut pertikaian ketiganya ini didengar oleh Darmin. Saat itu, Darmin langsung menegur korban, namun korban diduga tak terima.

“Si pelaku (Darmin, pelaku penusukan) ini masuk, berniat melerai. Niat melerai kan. Nah, malah dikepruk sama pakai ini, pakai gas melon sama korban,” ucap dia.

Mendapat perlakuan itu, Darmin lantas membalas korban dengan menusuknya menggunakan pisau pada bagian pundak. Setelahnya, korban berupaya kabur, namun terus dikejar oleh Darmin.

“Pertama kali (ditusuk) di kontrakannya si Mondy, dia ditusuk di bagian punggung belakang, sesuai dengan hasil autopsinya ada. Habis ditusuk itu, si korban tuh lari ke kontrakan sebelahnya, selang tiga kontrakan, di situ TKP kedua,” tutur Engkus.

“Masuk ke situ, di situ juga dihabisin juga, masih ditusuk, sampai 7 kali tusukan. Sampai dia keluar kontrakan lagi ke jalan, baru dia tersungkur di situ jatuh, baru selesai ditusuk,” sambungnya.

Berita Lainnya  Demo Sumpah Pemuda dan 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Mahasiswa Saling Dorong dengan Aparat

Setelahnya, korban langsung dibawa oleh rekan-rekannya ke rumah sakit. Namun, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit karena pendarahan yang dialaminya.

“Dikuatkan dengan hasil autopsi bahwa penyebab kematian itu akibat luka tusukan di dada sebelah kanan yang nembus ke paru-paru sehingga menyebabkan pendarahan,” kata Darmin.

Atas perbuatannya, polisi menetapkan Mondy dan Donal sebagai tersangka kasus pengeroyokan. Sementara Darmin ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan.***

Sumber : CNN Indonesia

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tiga Jari Putus Setelah Alami Kecelakaan Kerja, Karyawati di Bekasi Dipaksa Tetap Bekerja, Disodori Surat Perjanjian Tak Menuntut

BEKASI - Nasib pilu kasus kecelakaan kerja dialami oleh Rindi Natasya (22 tahun), karyawati PT Daehyun Bobbin Indonesia yang berlokasi di kawasan Industri Jababeka...

Rp58,7 Miliar Dana CSR Bantu Pembangunan, Kang Jimmy : “Saya Akui Bupati Aep Visioner”

KARAWANG - Berdasarkan data laporan tahun 2025, sekitar Rp58,7 miliar dana bantuan perusahaan/industri melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) atau Corporate Social...

Menghilang Setelah Penetapan Tersangka Listyo Sigit, Seskab Teddy Akhirnya Muncul Dampingi Prabowo

JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya sempat menjadi perbincangan dan dicari publik karena tidak terlihat dalam beberapa agenda kepresidenan di tengah isu...

Roy Suryo Tertawa Saat Jokowi Tunjukkan Ijazah di Persidangan

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan ijazah S1 miliknya dari Universitas Gadjah Mada (UGM) saat menjadi saksi kasus fitnah ijazah palsu...

8 Anggota Polresta Karawang Diperiksa Propam Polda Jabar, Gegara Bebaskan Pengedar OKT

KARAWANG - Sebanyak delapan anggota Polresta Karawang saat ini diperiksa Bidang Propam Polda Jawa Barat (Jabar), setelah mereka membebaskan seorang pengedar obat keras tertentu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan