Jumat, November 6, 2026
Google search engine

Diduga Kesal Tak Diberi ‘Ngutang’ Rokok, Sekelompok Pria Bersajam di Kendari Serang Pemilik Warung

KENDARI – Seorang pemilik kios di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), melaporkan dugaan penyerangan dan perusakan yang dilakukan sekelompok pria. Peristiwa itu diduga terjadi setelah korban menolak memberikan utang rokok kepada salah seorang pria.

Korban berinisial AW (32). Peristiwa tersebut terjadi di kios miliknya di Jalan Laode Hadi, Kelurahan Wawowanggu, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Rabu (22/7/2026), sekitar pukul 02.00 Wita.

AW mengaku didatangi sekitar tujuh orang yang membawa senjata tajam (sajam) jenis parang. Para pria tersebut diduga mengintimidasi hingga melempari kios korban dengan batu.

Berita Lainnya  Polisi Pamerkan Wajah Pelaku Pembacokan Bobotoh Bogor, Wartawan yang Kesal Keplak Kepala Pelaku

“Saya dibilangi, ‘siapa yang ko andalkan ko tinggal di sini, anjing, anabule, saya cincang kamu dan saya bunuh kamu’,” ujar AW menirukan ancaman yang diterimanya saat dikonfirmasi Kendariinfo, Rabu (22/7).

AW kemudian mendatangi Polresta Kendari pada hari yang sama untuk melaporkan dugaan tindak pidana perusakan. Ia mengaku mengalami kerugian sekitar Rp5 juta akibat kejadian tersebut.

Insiden itu bermula saat seorang pria berinisial IK datang ke kios AW untuk membeli rokok dengan cara berutang. Namun, permintaan tersebut ditolak lantaran korban menyebut IK telah beberapa kali meminta utang rokok tetapi belum melunasinya.

Berita Lainnya  Mendagri Siapkan Insentif Fiskal Rp1 Triliun bagi Pemerintah Daerah yang Dukung Program MBG

Tak lama berselang, IK diduga kembali ke lokasi bersama sejumlah rekannya. Korban menduga kelompok tersebut datang dari arah Pasar Panjang dan beberapa di antaranya membawa parang.

“Ini murni pemalakan dan sudah berulang kali. Sudah berkali-kali dia mau berutang, tapi tidak saya kasih. Kadang dia marah dan bilang saya anjing,” katanya.

Menurut AW, sebelum kiosnya dirusak, dirinya sempat mendapat intimidasi dan diajak berkelahi. Setelah itu, para terlapor diduga melempari kios menggunakan batu hingga etalase kaca pecah.

Berita Lainnya  Anak Durhaka Aniaya Ibu Kandung Berakhir Diciduk Polisi, Menangis Saat Ditangkap di Kandang Ayam

“Terakhir semalam sekitar jam 2, dia mau beli rokok tapi uangnya tidak cukup. Ada kata-kata intimidasi dan dia ajak saya berkelahi. Ternyata ada temannya dari Pasar Panjang yang membawa parang,” jelasnya.***

Sumber : kendariinfo.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tiga Jari Putus Setelah Alami Kecelakaan Kerja, Karyawati di Bekasi Dipaksa Tetap Bekerja, Disodori Surat Perjanjian Tak Menuntut

BEKASI - Nasib pilu kasus kecelakaan kerja dialami oleh Rindi Natasya (22 tahun), karyawati PT Daehyun Bobbin Indonesia yang berlokasi di kawasan Industri Jababeka...

Rp58,7 Miliar Dana CSR Bantu Pembangunan, Kang Jimmy : “Saya Akui Bupati Aep Visioner”

KARAWANG - Berdasarkan data laporan tahun 2025, sekitar Rp58,7 miliar dana bantuan perusahaan/industri melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) atau Corporate Social...

Menghilang Setelah Penetapan Tersangka Listyo Sigit, Seskab Teddy Akhirnya Muncul Dampingi Prabowo

JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya sempat menjadi perbincangan dan dicari publik karena tidak terlihat dalam beberapa agenda kepresidenan di tengah isu...

Roy Suryo Tertawa Saat Jokowi Tunjukkan Ijazah di Persidangan

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan ijazah S1 miliknya dari Universitas Gadjah Mada (UGM) saat menjadi saksi kasus fitnah ijazah palsu...

8 Anggota Polresta Karawang Diperiksa Propam Polda Jabar, Gegara Bebaskan Pengedar OKT

KARAWANG - Sebanyak delapan anggota Polresta Karawang saat ini diperiksa Bidang Propam Polda Jawa Barat (Jabar), setelah mereka membebaskan seorang pengedar obat keras tertentu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan