Minggu, Juli 12, 2026
spot_img

Kebakaran Ruko di Pulogadung – Jaktim, 3 Orang Tewas, 14 Unit Damkar Dikerahkan

JAKARTA – Satu unit rumah, toko kelontong, dan warung nasi terbakar di permukiman padat kawasan Pulogadung, Jakarta Timur. Tiga orang dilaporkan tewas dalam kejadian tersebut, sementara seorang lainnya mengalami luka-luka.

“Sebuah musibah kejadian kebakaran melanda sebuah ruko dan tempat usaha di kawasan permukiman padat. Peristiwa ini mengakibatkan tiga orang warga meninggal dunia dan satu orang mengalami luka-luka,” tulis Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Kota Administrasi Jakarta Timur dalam akun resminya, Minggu (12/7/2026).

Berita Lainnya  Kejari Subang Naikan Status Penyidikan Terkait Dugaan Gratifikasi yang Libatkan Sejumlah OPD

Peristiwa kebakaran tersebut dilaporkan oleh warga terjadi di Kelurahan Pulogadung sekitar pukul 03.00 WIB. Api diduga kuat berasal dari korsleting stopkontak di salah satu rumah warga, lalu merambat ke toko kelontong dan warung nasi di sampingnya.

“Dugaan sementara api pertama kali muncul dari salah satu stopkontak, lalu dengan cepat menyebar ke bagian dalam rumah utama milik Bapak Samudi, sebelum akhirnya merembet ke bangunan warteg milik Bapak A dan toko kelontong di sisi kiri dan kanannya,” tulis Sudin Gulkarmat.

Berita Lainnya  Komnas Perempuan: Kasus YTR, Penyekapan Perempuan di Bandung Belum Bisa Disebut Penyiksaan Standar PBB

Petugas pemadam kebakaran langsung bergerak cepat setelah menerima laporan. Unit awal tiba di lokasi pada pukul 03.04 WIB guna melokalisasi perambatan api agar tidak meluas ke rumah warga lainnya.

Total sebanyak 14 unit armada pemadam kebakaran beserta 60 personel diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan. Setelah berjuang memadamkan si jago merah, api yang membakar sedikitnya tiga bangunan tersebut berhasil dipadamkan total sekitar pukul 05.00 WIB.***

Berita Lainnya  Kejagung Ungkap Dugaan Keterlibatan Anggota TNI Aktif di Korupsi Program MBG

Sumber : Detikcom

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ledakan Misterius di Toko Material Bangunan Purwakarta Tewaskan 1 Karyawan, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

PURWAKARTA - Polisi masih menyelidiki penyebab ledakan dahsyat yang menghancurkan sebuah toko material bangunan dan menewaskan satu orang karyawan di Jalan Raya Purwakarta-Wanayasa, Kampung...

Tersesat di Hutan Subang, ASN Bandung Barat Ditemukan Tewas

SUBANG - Karman, warga Kampung Cibedug, RT 05/RW 14, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, ditemukan tewas usai dilaporkan tersesat selama beberapa hari...

Belum Ada Urgensi Perubahan Nama Jawa Barat Jadi Tatar Sunda

KARAWANG - Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Sjamsurijal menilai belum ada urgensi terkait perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Tatar Sunda. Cucun pun meminta...

Bejat! Anak Sendiri kok Dicabuli, Si Gondrong Kini Sudah Diringkus Polisi

KARAWANG - DH (46), seorang ayah asal Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ini terpaksa diringkus polisi, setelah kedapatan memperkosa anak kandungnya sendiri. Ironisnya,...

Bikin Bingung! Dedi Mulyadi Sebut Jalan Bergelombang Interchange Karawang Barat Kewenangan Jasa Marga

KARAWANG - Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) merespon keluhan masyarakat mengenai banyaknya kecelakaan lalu lintas yang disebabkan jalan bergelombang di Jalan Interchange...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan