Rabu, November 4, 2026
Google search engine

Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Mentan Amran Gandeng LMP untuk Berdayakan Masyarakat Tani

JAKARTA – Menteri Pertanian Republik Indonesia (Mentan RI) sekaligus Dewan Pembina Laskar Merah Putih (LMP), Andi Amran Sulaiman, menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pemberdayaan masyarakat tani.

Komitmen tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Laskar Merah Putih (LMP) 2026 yang digelar di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Sabtu (13/6/2026).

Dalam forum yang dihadiri jajaran pengurus LMP dari berbagai daerah di Indonesia itu, Amran menyampaikan langkah konkret untuk mendukung program swasembada pangan nasional dengan menyiapkan lahan seluas 500 hektare yang akan dimanfaatkan untuk pemberdayaan masyarakat tani melalui jaringan organisasi Laskar Merah Putih.

Pernyataan tersebut mendapat sambutan positif dari peserta Rapimnas karena dinilai menjadi bentuk nyata sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dalam mendukung agenda strategis nasional, khususnya di sektor pertanian dan ketahanan pangan.

Andi Amran Sulaiman menegaskan, bahwa sektor pertanian tetap menjadi salah satu pilar utama dalam menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan bangsa. Karena itu, berbagai upaya harus terus dilakukan untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat kesejahteraan petani.

Menurut Amran, program pemberdayaan masyarakat tani melalui pemanfaatan lahan seluas 500 hektare tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian pangan nasional.

“Dengan semangat swasembada pangan, saya siapkan lahan 500 hektare untuk pemberdayaan masyarakat tani melalui LMP. Ketahanan pangan ke depan harus semakin maksimal dan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Amran di hadapan peserta Rapimnas.

Mentan Amran Sulaiman saat membuka Rapimnas LMP Tahun 2026.

Ia menjelaskan bahwa penguatan sektor pertanian tidak cukup hanya melalui kebijakan pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan berbagai elemen masyarakat. Karena itu, organisasi kemasyarakatan dinilai memiliki peran penting dalam membantu menggerakkan masyarakat, agar terlibat aktif dalam pembangunan sektor pertanian.

Berita Lainnya  Terlihat Keren Saat Gelar Deklarasi Sumpah Pemuda Bareng Raffi Ahmad, Eh...! Ternyata Mahasiswa Bayaran

Program tersebut juga diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru serta meningkatkan produktivitas masyarakat di sektor agribisnis dan pertanian modern.

Amran menilai tantangan sektor pangan ke depan semakin kompleks. Pertumbuhan penduduk, perubahan iklim, hingga dinamika ekonomi global menuntut Indonesia memiliki sistem ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan.

Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, kelompok tani, akademisi, dan pelaku usaha menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional.

Menurutnya, keterlibatan Laskar Merah Putih dalam program pemberdayaan pertanian dapat menjadi contoh bagaimana organisasi masyarakat mampu berkontribusi secara nyata terhadap pembangunan nasional.

“Ketahanan pangan bukan hanya tugas pemerintah. Semua elemen bangsa harus terlibat agar Indonesia mampu mempertahankan dan meningkatkan kapasitas produksinya,” katanya.

Langkah tersebut juga sejalan dengan berbagai program Kementerian Pertanian yang saat ini fokus pada peningkatan produksi pangan domestik, optimalisasi lahan pertanian, modernisasi pertanian, serta penguatan kelembagaan petani.

Amran optimistis jika seluruh pihak bergerak bersama, target swasembada pangan yang menjadi prioritas nasional dapat dicapai secara lebih cepat dan berkelanjutan. Selain meningkatkan produksi pertanian, program ini diharapkan mampu menciptakan efek ekonomi yang lebih luas melalui peningkatan pendapatan masyarakat, penguatan ekonomi desa, dan tumbuhnya usaha-usaha produktif berbasis pertanian.

Rapimnas LMP 2026 tidak hanya menjadi agenda konsolidasi organisasi, tetapi juga menjadi ruang dialog strategis antara pemerintah dan elemen masyarakat terkait berbagai isu pembangunan nasional.

Berita Lainnya  LBH Cakra Indonesia Tuding Ratusan Proyek RKB 'Acak-acakan', Kadisdikbud Janji Evaluasi Tambah Konsultan

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah agenda strategis dibahas, termasuk penguatan peran organisasi masyarakat dalam mendukung pembangunan ekonomi, ketahanan pangan, serta pemberdayaan masyarakat di berbagai sektor.

Komitmen yang disampaikan Menteri Pertanian menjadi salah satu poin penting yang mendapat perhatian peserta rapat karena dinilai memiliki dampak langsung terhadap masyarakat.

Para peserta Rapimnas menyambut positif rencana pemanfaatan lahan 500 hektare tersebut. Program tersebut diyakini dapat menjadi model pemberdayaan pertanian berbasis masyarakat yang mampu meningkatkan produksi sekaligus memperkuat kesejahteraan petani.

Selain itu, program tersebut juga dianggap selaras dengan semangat Laskar Merah Putih dalam mendukung pembangunan nasional melalui kontribusi nyata di berbagai bidang.

Dengan adanya dukungan dari pemerintah pusat, organisasi masyarakat diharapkan dapat berperan lebih aktif dalam mendampingi masyarakat agar mampu mengembangkan potensi ekonomi berbasis pertanian secara berkelanjutan.

Ketua Markas Daerah (Mada) Laskar Merah Putih Jawa Barat, H. Awandi Siroj Suwandi, menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen yang disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam Rapimnas LMP 2026.

Menurut Awandi, langkah yang diambil Menteri Pertanian menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mendorong kemandirian pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat tani.

Ia menilai program pemanfaatan lahan 500 hektare melalui jaringan LMP merupakan peluang besar yang harus dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh kader dan masyarakat yang terlibat.

“Kami sangat mengapresiasi komitmen yang disampaikan Bapak Menteri Pertanian. Ini bukan sekadar wacana, tetapi langkah nyata yang dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya para petani,” ujar Awandi.

Berita Lainnya  Capaian Pendapatan Bapenda Diapresiasi, Bupati Diminta Tahan TPP 'Pejabat OPD Pemalas'

Ia menambahkan, Laskar Merah Putih siap mendukung program tersebut melalui berbagai kegiatan pendampingan dan pemberdayaan masyarakat di daerah.

Menurutnya, keterlibatan organisasi kemasyarakatan dalam sektor pertanian akan mempercepat proses transfer pengetahuan, penguatan kelembagaan petani, serta pengembangan usaha produktif berbasis pertanian.

Awandi juga berharap program tersebut dapat menjadi percontohan nasional dalam membangun model pertanian berbasis kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Kami siap mengawal dan mendukung program ini agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Ketahanan pangan adalah isu strategis yang membutuhkan kerja sama seluruh elemen bangsa,” tegasnya.

Dengan dukungan pemerintah, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat tani, program pemberdayaan lahan 500 hektare tersebut diharapkan mampu menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan di Indonesia.

Through Rapimnas LMP 2026, semangat kolaborasi untuk memperkuat sektor pertanian kembali ditegaskan. Komitmen yang disampaikan Menteri Pertanian menjadi sinyal bahwa pembangunan pertanian tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.***

Foto headline : Mentan RI, Amran Sulaiman – Ketua Umum DPP LMP, H.M. Arsyad Cannu, Ketua Mada LMP Jabar, H. Awandi Siroj Suwandi.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

8 Anggota Polresta Karawang Diperiksa Propam Polda Jabar, Gegara Bebaskan Pengedar OKT

KARAWANG - Sebanyak delapan anggota Polresta Karawang saat ini diperiksa Bidang Propam Polda Jawa Barat (Jabar), setelah mereka membebaskan seorang pengedar obat keras tertentu...

Video Lawas Jokowi Soal Data Intelejen Kembali Viral Pasca Penetapan Tersangka Listyo Sigit

JAKARTA - Video lawas pernyataan Joko Widodo (Jokowi) pada September 2023 kembali viral di media sosial, setelah Bareskrim Polri menetapkan mantan Kapolri Jenderal (Purn)...

Kepsek SDN 15 Woja Dibacok Pemuda Saat Mengajar Dalam Kelas, Murid dan Guru Berhamburan Ketakutan

DOMPU - Kepala Sekolah (Kepsek) Dasar Negeri (SDN) 15 Woja, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Mahfud diserang oleh seorang pemuda menggunakan senjata tajam...

‘Gercep’ Tangkap Pelaku Pencabulan, Bupati Aep Apresiasi Polresta Karawang

KARAWANG - Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polresta Karawang yang bergerak cepat (gercep) menangkap pemilik warung kelontong berinisial FR atau...

Mahfud MD : Ini Kejahatan Serius dan Berpotensi Dijerat Pasal Makar

JAKARTA - Mahfud MD menilai penetapan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal (tapping) terhadap Presiden Prabowo Subianto dan...

Hukum

Mahfud MD : Ini Kejahatan Serius dan Berpotensi Dijerat Pasal Makar

JAKARTA - Mahfud MD menilai penetapan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal (tapping) terhadap Presiden Prabowo Subianto dan...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan