SUBANG – Warga Dusun Cisalak RT 36 RW 05, Desa Cikadu, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang, mendadak gempar setelah ditemukan seorang bayi perempuan di semak-semak pinggir jalan, Senin (18/5/2026).
Bayi tersebut diduga sengaja ditelantarkan oleh orang tuanya. Penemuan itu pertama kali diketahui warga bernama ldin saat hendak pergi ke kebun sekitar pukul 13.15 WIB.
Kapolsek Cijambe, IPTU Suharyadi membenarkan adanya laporan terkait penemuan bayi perempuan tersebut.
“Ya, kami telah menerima laporan mengenai penemuan bayi berjenis kelamin perempuan.
Bayi itu ditemukan pertama kali oleh warga bernama ldin yang hendak ke kebun,” kata
Suharyadi saat dikonfirmasi, Selasa (19/5/2026).
Menurutnya, peristiwa bermula ketika Idin mendengar suara tangisan bayi dari arah
semak-semak di pinggir jalan. Karena penasaran, ia kemudian menghampiri sumber suara tersebut.
Warga pun terkejut setelah menemukan seorang bayi mungil tergeletak di antara semak-semak dalam kondisi terbungkus kaos olahraga putih.
“Saudara ldin mendengar suara tangisan bayi dari semak-semak di pinggir jalan. Setelah
dihampiri, ternyata benar ada seorang bayi perempuan yang terbungkus kaos olahraga
putih bertuliskan ’35 Boston'” ujarnya.
Setelah menerima laporan, petugas Polsek Cijambe langsung mendatangi lokasi untuk
melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan Dinas Sosial serta Dinas Kesehatan Kabupaten Subang.
“Setelah melakukan cek TKP, Polsek berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Dinas
Kesehatan Kabupaten Subang untuk memastikan bayi mendapatkan penanganan yang layak” katanya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal tim medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, bayi perempuan tersebut kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciereng guna menjalani perawatan intensif.
Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang diduga bertanggung jawab atas penelantaran bayi tersebut.
“Terkait kasus ini, kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa orang tua atau pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa ini,” tegas Suharyadi. (Anr)
Sumber : RadarSumedang.id










