Rabu, Juni 24, 2026
spot_img

Flyover Bulak Kapal Ditarget Rampung 6 Bulan ke Depan

KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi menargetkan pembangunan Flyover Bulak Kapal di Kecamatan Bekasi Timur dapat diselesaikan dalam waktu sekitar enam bulan ke depan. Percepatan proyek ini didukung tambahan pembiayaan dari pemerintah pusat sesuai arahan Prabowo Subianto.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyampaikan bahwa pembangunan jalan layang tersebut menjadi langkah strategis untuk mengurangi kemacetan sekaligus meningkatkan keselamatan di perlintasan kereta api kawasan Bulak Kapal.

“Jadi percepatan ini agar mudah-mudahan dalam enam bulan ke depan Flyover Bulak Kapal sudah selesai sehingga perjalanan kereta api lebih lancar dan aman, warga juga lebih tenang,” ujarnya, Rabu, 6 Mei 2026.

Berita Lainnya  Dedi Mulyadi Turun Tangan Benahi Pasar Baru Cikarang Melalui Program CSR

Ia menjelaskan, proyek ini telah dimulai sejak 2025, diawali dengan pembebasan lahan oleh Pemkot Bekasi, sementara pembangunan fisik didukung anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Pemkot Bekasi sendiri telah mengalokasikan sekitar Rp106 miliar untuk pembebasan lahan. Adapun total kebutuhan pembangunan mencapai Rp250 miliar. Namun, hingga saat ini, Pemprov Jawa Barat baru menganggarkan Rp20 miliar sehingga masih terdapat kekurangan dana sekitar Rp230 miliar.

“Alhamdulillah Bapak Presiden ada bantuan untuk percepatan,” tambahnya.

Berita Lainnya  Plt Bupati Bekasi Minta Masyarakat Dukung Pembangunan

Tri memastikan, selama proses pembangunan berlangsung, perlintasan sebidang di kawasan Ampera dan Bulak Kapal akan ditutup sementara.

Flyover Bulak Kapal direncanakan memiliki panjang sekitar 768 meter, melintas di atas rel kereta api serta simpang Bulak Kapal. Infrastruktur ini diharapkan mampu mengurai kepadatan lalu lintas di Jalan Ir H Juanda yang selama ini kerap mengalami kemacetan, terutama pada jam sibuk.***

Sumber : pojoksatu.id

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Digembleng Ala Militer, 2 Peserta SPPI Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal

JAKARTA - Dua orang peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) calon pengelola Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) meninggal...

Terima Uang Rp20 Juta Terkait Demo, UBK Nonaktifkan Ketua BEM Abdi Maludin

JAKARTA - Universitas Bung Karno (UBK) menonaktifkan Ketua BEM Fakultas Hukum (FH) UBK Muhammad Abdi Maludin berkaitan dengan pengakuan menerima uang Rp20 juta terkait...

Kasus Dugaan Gratifikasi Mobil Mewah, Anne Ratna Mustika kembali Datangi Kejari Purwakarta

PURWAKARTA - Mantan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika (ARM) kembali terpantai mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, pada Senin (22/6/2026). Selain Anne tampak juga pengembang...

Dedi Mulyadi Buka Sayembara akan Beri Rp 250 Juta bagi yang Menemukan Taufik Hidayat

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi membuka sayembara bagi masyarakat untuk menemukan keberadaan Taufik Hidayat, pelaku penyekapan terhadap YTR di Kabupaten Bandung. Hadiah...

SMA-SMK Swasta di Kota Bekasi Tolak Program Sekolah Gratis Dedi Mulyadi

KOTA BEKASI - Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bekasi mengungkapkan bahwa mayoritas SMA/SMK swasta di Bekasi menolak program Sekolah Swasta Kerja Sama (SSK)...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan