Kamis, September 24, 2026
Google search engine

Panic Buying, Warga Purwakarta Mengular Antre Isi BBM

PURWAKARTA – Kepanikan warga terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Purwakarta, Selasa (31/3/2026) malam.

Antrean panjang kendaraan roda dua hingga roda empat tampak mengular, bahkan meluber hingga ke badan jalan dan menyebabkan kemacetan di sekitar lokasi SPBU.

Pantauan Tribunjabar.id di SPBU Jalan Veteran, Kabupaten Purwakarta, jelang pergantian hari menuju 1 April 2026, ratusan kendaraan tampak memadati area pengisian.

Warga berbondong-bondong datang untuk mengisi penuh tangki kendaraan mereka setelah beredarnya kabar kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Suasana di lokasi terlihat semrawut. SPBU dipenuhi kendaraan roda dua maupun lebih, sementara petugas SPBU berupaya mengatur antrean agar tetap tertib.

Berita Lainnya  2 Anggota TNI Aniaya Warga di Depan Istri dan Anak Korban

Namun, tingginya volume kendaraan membuat arus lalu lintas di ruas jalan sekitar tersendat. Antrean bahkan memanjang hingga keluar area SPBU, mengganggu pengguna jalan lain yang melintas.

Kepanikan ini dipicu oleh informasi yang beredar di masyarakat terkait rencana kenaikan harga BBM per 1 April 2026.

Isu tersebut dikaitkan dengan situasi geopolitik global, termasuk kabar penutupan Selat Hormuz akibat konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat yang disebut-sebut berdampak pada distribusi minyak dunia.

Meski pihak pengelola SPBU telah memasang pemberitahuan bahwa tidak ada kebaikan harga BBM, imbauan tersebut tampaknya tidak cukup meredam kekhawatiran warga.

Berita Lainnya  Dedi Mulyadi Disandingkan dengan Gibran untuk Pilpres 2029?

Banyak dari mereka tetap memilih mengantre untuk memastikan tangki kendaraan terisi penuh.

Salah seorang warga, Arpan, mengaku sengaja datang untuk mengisi BBM setelah mendapat informasi dari rekannya.

“Katanya dari teman yang kerja di SPBU, malam ini mau naik. Jadi saya isi penuh saja biar lebih hemat. Kalau bisa sih jangan naik, tapi kalau pun naik semoga tidak terlalu tinggi,” ujar Arpan kepada wartawan di lokasi, Selasa (31/3/2026).

Sementara itu, beredar pula informasi bahwa kapal pengangkut BBM milik Pertamina masih tertahan dan belum dapat melintasi Selat Hormuz.

Berita Lainnya  Awalnya Garang Sambil Bawa Parang, Ujung-ujungnya Minta Maaf

Pemerintah disebut tengah melakukan negosiasi serta mencari alternatif pasokan dari negara lain guna menjaga stabilitas energi nasional.

Hingga saat ini, harga BBM di SPBU masih terpantau normal, yakni Pertalite Rp10.000 per liter, Pertamax 92 Rp12.300 per liter, Pertamax Turbo Rp13.100 per liter, dan Pertamina Dex Rp14.500 per liter.***

Sumber : TribunNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

4 Guru SDN 58 Lengkese Alami Gatal-gatal Mulut Setelah Cicipi MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa, Terbukti Mengantuk Boraks

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, batal dibagikan kepada siswa setelah sejumlah guru...

Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Pemuda berinisial F (22) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi setelah diduga mengancam mantan pacarnya, AR (19), menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku...

Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin Sumar alias AIS atau Abah, menyatakan mundur...

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Ustaz Das’ad Latif Kritik Keras Buku Islam Ala Prabowo : “Penjilat Luar Biasa itu”

Ustaz Das'ad Latif secara blak-blakan memberikan kritik keras terhadap buku berjudul "Islam Ala Prabowo" yang sempat memicu kontroversi di masyarakat. Dalam salah satu tausiyahnya yang...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan