Jumat, September 25, 2026
Google search engine

2 Curanmor Diamuk Warga, 1 Orang Tewas

KARAWANG – Sebuah video yang memperlihatkan dua orang terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi sasaran amukan massa di Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, viral di media sosial.

Peristiwa tersebut dibenarkan oleh pihak kepolisian setelah beredarnya rekaman video yang menunjukkan dua orang pria diduga pelaku curanmor diamankan warga sebelum akhirnya dihakimi massa.

Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas Polres Karawang IPDA Cep Wildan menjelaskan, kejadian itu berlangsung pada Senin (9/3/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Lokasi kejadian berada di Dusun Sukarela RT 01/02, Desa Kertamulya, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang.

Menurut Cep Wildan, petugas dari Polsek Pedes segera bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya dugaan pelaku curanmor yang diamankan warga.

Berita Lainnya  Cekcok Masalah Biaya Obat Anak, Wanita ini Tusuk Mantan Suaminya hingga Tewas

Anggota piket Unit Reskrim bersama petugas Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Pedes langsung mendatangi tempat kejadian perkara untuk mengendalikan situasi.

“Petugas kemudian mengamankan lokasi dan mengevakuasi dua orang yang diduga sebagai pelaku pencurian kendaraan bermotor yang sebelumnya telah diamankan oleh warga,” kata Cep Wildan dalam keterangannya.

Kedua terduga pelaku selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang untuk mendapatkan penanganan medis akibat luka yang dialami.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan medis, salah satu terduga pelaku berinisial A dinyatakan meninggal dunia.

Sementara itu, satu orang lainnya yang diketahui berinisial K alias E masih menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Berita Lainnya  Tak Mampu Bayar Transaksi Open BO, Pedagang Mi Ayam di Bekasi Cekik Wanita Hamil hingga Tewas

Selain mengevakuasi para terduga pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian.

Barang bukti yang diamankan di antaranya satu unit sepeda motor Honda Beat berwarna hitam yang diduga digunakan sebagai sarana oleh pelaku.

Petugas juga menemukan satu unit sepeda motor milik korban, satu buah gagang kunci letter T yang diduga digunakan untuk melakukan aksi pencurian, serta satu unit telepon genggam.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap secara jelas kronologi peristiwa tersebut.

Sejumlah langkah penyelidikan telah dilakukan, termasuk olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan dari sejumlah saksi, serta berkoordinasi dengan tim Inafis Polres Karawang.

Berita Lainnya  Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Polisi juga masih mendalami dugaan keterlibatan para pelaku dalam kasus pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di wilayah tersebut.

Kapolres Karawang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri terhadap terduga pelaku kejahatan.

Menurutnya, setiap dugaan tindak pidana sebaiknya diserahkan kepada aparat penegak hukum agar dapat diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Apabila masyarakat mengetahui atau menemukan adanya tindak pidana, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani secara hukum,” ujar Cep Wildan. ***

Sumber : pojoksatu.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Muncul Spekulasi Publik Jika WBP yang Kepergok di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Adalah Tersangka Korupsi Jimmy Masrin

ENTAH mana yang harus dipercaya, temuan sidak Ombudsman RI atau pernyataan klarifikasi dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kanwil Jabar. Yang pasti temuan fasilitas mewah...

4 Guru SDN 58 Lengkese Alami Gatal-gatal Mulut Setelah Cicipi MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa, Terbukti Mengantuk Boraks

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, batal dibagikan kepada siswa setelah sejumlah guru...

Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Pemuda berinisial F (22) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi setelah diduga mengancam mantan pacarnya, AR (19), menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku...

Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin Sumar alias AIS atau Abah, menyatakan mundur...

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan