Selasa, Juni 16, 2026
spot_img

KDM Ngambek ke Sekda Subang, imbasnya Pembangunan Jembatan Serangpanjang Dibatalkan

SUBANG – Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) terlihat marah atau ngambek ke Sekda Subang, Asep Nuroni. Sikap KDM ini dipucu lantaran Sekda Subang yang dianggap tidak mengindahkan intruksi atau perintah KDM.

Lewat video yang diunggah di akun instagram @dedimulyadi77, KDM terlihat kecewa saat menelpon Sekda Subang.

KDM mengaku telah memerintahkan Sekda Subang untuk menelusuri aktivitas truk-truk besar menuju Ciater. Namun Sekda Subang tidak mengindahkan intruksinya. Sampai akhirnya KDM sendiri yang mendapati aktvitas truk-truk besar yang memuat material tambang ilegal di Subang.

“Pak Sekda, kan tadi pagi saya minta pak Sekda menelusuri truk-truk besar yang ke arah Ciater. Saya tidak ada laporannya, dan akhirnya saya mengikuti sendiri,” tutur KDM, saat menelpon Sekda Subang.

Berita Lainnya  Kejagung Bakal Periksa Seluruh Pengadaan Barang di BGN, dari Motor Listrik hingga Sepatu

Akibat rasa kekecewaannya, KDM berucap ke Sekda Subang bahwa Pemprov Jabar batal membangun jembatan Serangpanjang-Subang yang sebelumnya telah dianggarkan Rp 6,5 miliar.

KDM berujar jika keputusan tersebut merupakan bentuk sikap tegasnya terhadap daerah yang tidak serius di dalam menjaga infrastruktur pembangunan dan lingkungan.

“Ini bagian dari sikap saya. Saya tidak boleh Pemprov Jabar mengeluarkan duit terus-terusan untuk membangun sebuah daerah yang tidak punya keinginan menjaga fasilitasnya,” kata KDM.

Berita Lainnya  Dilaporkan ke KPK, Mahasiswa Desak DPRD Kota Bekasi Bentuk Pansus Dugaan Korupsi Pengadaan Ambulans

Sehingga ditegaskan KDM, apabila pembangunan jembatan Serangpanjang tetap ingin dilaksanakan, maka semua beban anggarannya harus ditanggung Pemda Subang, tanpa bantuan anggaran dari Pemprov Jabar.

KDM mengaku tidak peduli jika sikap tegasnya sebagai Gubernur Jabar ini akan dinilai lain oleh warga. Kendati ditegaskan KDM jika saat ini ia sendiri tinggal di Subang.

“Terserah warga mau suka atau tidak, ini sikap saya,” kata KDM saat menutup sambungan telponnya dengan Sekda Subang.

Sekda Subang Berikan Penjelasan

Di kesempatan berbeda, Sekda Subang, Asep Nuroni memberikan penjelasan kepada wartawan.

Menurut Asep, pembangunan atau perbaikan jembatan tetap menjadi tanggung jawab pemerintah, terlepas dari adanya atau tidak adanya pemberitaan viral (KDM menelpon dirinya, red).

Berita Lainnya  Dedi Mulyadi Tertipu, Warga yang akan Dibantunya Ternyata Pelaku Curanmor

“Ada tidak ada berita ini juga, sudah menjadi keharusan perbaikan atau pembangunan jembatan tersebut mah,” ujar Asep, dilansir dari TintaHijau.com.

Ia juga menilai peristiwa ini dapat menjadi pembelajaran penting bagi seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat.

“Ini hikmah yang sangat bagus, untuk menjadi perhatian tingkat kepekaan kita terhadap lingkungan, terutama soal galian ilegal,” singkatnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

70 Ribu Siswa yang Tak Lolos Sekolah Negeri akan Ditampung di Sekolah Swasta, KDM : Biaya Ditanggung Pemprov Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut Penerimaan Calon Murid Baru (PCMB) 2026 menunjukkan bahwa terdapat sekitar 444.000 siswa yang sudah terpetakan dalam...

Kejagung Bakal Periksa Seluruh Pengadaan Barang di BGN, dari Motor Listrik hingga Sepatu

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) mengaku bakal memeriksa seluruh pengadaan barang di Badan Gizi Nasional (BGN) buntut dugaan kasus korupsi tata kelola program Makan...

Disorot Mendagri, Rp 3,5 Triliun Belanja Pegawai Pemkab Bekasi Urutan Kedua Setelah Kaupaten Bogor

BEKASI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sampaikan solusi dan langkah terkait pengeluaran APBD untuk belanja pegawai daerah itu agar...

Bawa Isu Nasional hingga Soroti Kepemilikan SPPG oleh Anggota Dewan, Aliansi Mahasiswa Demo DPRD Kota Bekasi

KOTA BEKASI - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kota Bekasi menggelar aksi demonstrasi di Gedung DPRD Kota Bekasi, pada Senin (15/06/26) Kedatangan mereka...

ASN di Purwakarta Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Dalam Rumah

PURWAKARTA - Seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purwakarta ditemukan tewas dalam kondisi bersimbah darah di kediamannya di Jalan Patinggi III,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan