Jumat, Agustus 7, 2026
spot_img

KDM Ngambek ke Sekda Subang, imbasnya Pembangunan Jembatan Serangpanjang Dibatalkan

SUBANG – Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) terlihat marah atau ngambek ke Sekda Subang, Asep Nuroni. Sikap KDM ini dipucu lantaran Sekda Subang yang dianggap tidak mengindahkan intruksi atau perintah KDM.

Lewat video yang diunggah di akun instagram @dedimulyadi77, KDM terlihat kecewa saat menelpon Sekda Subang.

KDM mengaku telah memerintahkan Sekda Subang untuk menelusuri aktivitas truk-truk besar menuju Ciater. Namun Sekda Subang tidak mengindahkan intruksinya. Sampai akhirnya KDM sendiri yang mendapati aktvitas truk-truk besar yang memuat material tambang ilegal di Subang.

“Pak Sekda, kan tadi pagi saya minta pak Sekda menelusuri truk-truk besar yang ke arah Ciater. Saya tidak ada laporannya, dan akhirnya saya mengikuti sendiri,” tutur KDM, saat menelpon Sekda Subang.

Berita Lainnya  Demo di Kejagung Nyaris Ricuh, Polisi Hampir Adu Fisik dengan Mahasiswa

Akibat rasa kekecewaannya, KDM berucap ke Sekda Subang bahwa Pemprov Jabar batal membangun jembatan Serangpanjang-Subang yang sebelumnya telah dianggarkan Rp 6,5 miliar.

KDM berujar jika keputusan tersebut merupakan bentuk sikap tegasnya terhadap daerah yang tidak serius di dalam menjaga infrastruktur pembangunan dan lingkungan.

“Ini bagian dari sikap saya. Saya tidak boleh Pemprov Jabar mengeluarkan duit terus-terusan untuk membangun sebuah daerah yang tidak punya keinginan menjaga fasilitasnya,” kata KDM.

Berita Lainnya  Iming-iming Kerja di Pemerintahan, Perawat ASN di Cianjur Diduga Lakukan Asusila Sesama Jenis

Sehingga ditegaskan KDM, apabila pembangunan jembatan Serangpanjang tetap ingin dilaksanakan, maka semua beban anggarannya harus ditanggung Pemda Subang, tanpa bantuan anggaran dari Pemprov Jabar.

KDM mengaku tidak peduli jika sikap tegasnya sebagai Gubernur Jabar ini akan dinilai lain oleh warga. Kendati ditegaskan KDM jika saat ini ia sendiri tinggal di Subang.

“Terserah warga mau suka atau tidak, ini sikap saya,” kata KDM saat menutup sambungan telponnya dengan Sekda Subang.

Sekda Subang Berikan Penjelasan

Di kesempatan berbeda, Sekda Subang, Asep Nuroni memberikan penjelasan kepada wartawan.

Menurut Asep, pembangunan atau perbaikan jembatan tetap menjadi tanggung jawab pemerintah, terlepas dari adanya atau tidak adanya pemberitaan viral (KDM menelpon dirinya, red).

Berita Lainnya  Diduga Terlibat Kasus Perselingkuhan, 2 Guru SMKN 1 Mempawah Diteriaki Siswanya Saat Diamankan Polisi

“Ada tidak ada berita ini juga, sudah menjadi keharusan perbaikan atau pembangunan jembatan tersebut mah,” ujar Asep, dilansir dari TintaHijau.com.

Ia juga menilai peristiwa ini dapat menjadi pembelajaran penting bagi seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat.

“Ini hikmah yang sangat bagus, untuk menjadi perhatian tingkat kepekaan kita terhadap lingkungan, terutama soal galian ilegal,” singkatnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ratusan Senjata Api, Narkoba hingga VCD Porno Ditemukan di Ruangan Sekolah Swasta di Jaksel

JAKARTA - Sebanyak 995 senjata api (senpi) ditemukan di sebuah ruangan sekolah swasta wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026). Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan...

Alami Muntah-muntah, Puluhan Siswa SDN 01 Ciherang – Bogor Diduga Keracunan MBG

BOGOR - Lebih dari 20 siswa dan seorang guru di SDN 01 Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, mengalami muntah-muntah usai menyantap menu Makan Bergizi...

Polda Jabar Tangkap Pelaku Manipulasi Gambar Presiden Prabowo, Terancam 12 Tahun Penjara

BANDUNG - Direktorat Reserse Siber Polda Jabar mengungkap tindak pidana identity theft atau manipulasi data terhadap gambar Presiden Prabowo Subianto menggunakan teknologi Artificial Intelligence...

Sambil Bawa Pelaku, Polisi Sisir Kali Licin Cari Potongan Kaki Korban Mutilasi

DEPOK - Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya turun ke Kali Licin, Cipayung, Depok, untuk mencari potongan kaki korban mutilasi pria berinisial K...

Diduga Terlibat Kasus Perselingkuhan, 2 Guru SMKN 1 Mempawah Diteriaki Siswanya Saat Diamankan Polisi

MEMPAWAH - Tak kurang dari 700 siswa-siswi SMK Negeri 1 Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, menggelar aksi unjuk rasa di halaman sekolahnya,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan