Senin, Juni 22, 2026
spot_img

9 Desa di Karawang Bersiap Gelar Pilkades dengan Sistem Digital

KARAWANG – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) menjadi salah satu wujud nyata demokrasi di tingkat paling dasar. Melalui Pilkades, masyarakat desa dapat menyalurkan aspirasinya secara langsung dalam menentukan pemimpin di lingkungannya.

Bupati Karawang, H Aep Syaepuloh SE menjelaskan, pada tahun 2025 ini, Kabupaten Karawang akan menggelar Pilkades Serentak Gelombang III di sembilan desa yang tersebar di sembilan kecamatan.

Kesembilan desa tersebut adalah Desa Wanakerta (Telukjambe Barat), Payungsari (Pedes), Tanjungmekar (Pakisjaya), Cikampek Selatan (Cikampek), Jatisari (Jatisari), Balongsari (Rawamerta), Sarimulya (Kotabaru), Cikampek Utara (Kotabaru), dan Cadaskertajaya (Telagasari).

Berita Lainnya  Jawab Tuntutan Mahasiswa, Jubir Gerindra : MBG Program Sangat Mulia untuk Perbaiki Gizi Anak Indonesia

Jumlah pemilih yang tercatat mencapai sekitar 59.000 orang, yang akan menyalurkan hak suaranya di 61 tempat pemungutan suara (TPS). “Pemungutan suara dijadwalkan berlangsung serentak pada 28 Desember 2025,” kata H Aep.

Bupati Aep berujar, tahun ini, Pilkades Karawang mengusung tema “Tong Runtag Duduluran Alatan Beda Pilihan – Jangan Hancur Persaudaraan Hanya Karena Berbeda Pilihan.”

“Tema ini menjadi ajakan bagi masyarakat agar tetap menjaga persaudaraan dan kerukunan, meskipun memiliki perbedaan pandangan politik di tingkat desa,” ujar Bupati.

Berita Lainnya  Peringgati Haul Bung Karno, PDI-P Karawang Gelar Doa Bersama hingga Lomba Karya Tulis bagi Kaum Milenial dan Gen Z

Menandai kemajuan dalam tata kelola pemerintahan desa, Pilkades 2025 di Karawang juga akan menerapkan sistem berbasis digital. Inovasi ini diharapkan mampu mempercepat proses pemungutan dan penghitungan suara, sekaligus meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi penyelenggaraan Pilkades.

Penerapan sistem digital ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta dukungan tenaga teknis dan konsultan.

Berita Lainnya  BEM Bersatu Duga Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG

Sebelumnya, simulasi dan pelatihan penggunaan alat pemungutan suara digital telah dilaksanakan pada 21 Oktober 2025.(prokompim)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dedi Mulyadi Ancam Cabut Subsidi Sekolah Swasta Gratis bagi Siswa Nakal

BANDUNG - Kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait program sekolah swasta gratis tidak hanya menitikberatkan pada akses pendidikan, tetapi juga pembentukan karakter siswa. Gubernur Jawa...

‘Nyanyian’ Sony Sonjaya Setorkan 41 Nama Tokoh yang Diduga Terlibat Korupsi MBG

JAKARTA - Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya kembali 'bernyanyi' terkait kasus korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia mengungkap nama-nama baru...

Viral Video Anggota TNI Diduga Intimidasi Petani di Tasikmalaya

TASIKMALAYA - Dugaan intimidasi terhadap petani yang tergabung dalam Serikat Petani Pasundan (SPP) di lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PT Wiria Cakra, Kecamatan...

Siapakah Fatimah Azzahra yang Berani Mengkritik Habis-habisan Program MBG

Sosok Mahasiswi Cerdas yang Menyita Perhatian Publik JAKARTA - Nama Fatimah Azzahra menjadi perbincangan luas di media sosial setelah tertangkap kamera wartawan saat melakukan orasi...

Roy Suryo dan dr. Tifa Ditahan, Jokowi akan Tunjukan Ijazah Asli di Pengadilan

SOLO - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menanggapi penahanan dua tersangka kasus dugaan fitnah ijazah palsu UGM, Roy Suryo dan dr Tifauzia Tyassuma alias...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan