Minggu, Juni 28, 2026
spot_img

Tolak Holywings di Jalan Tuparev, Masyarakat Bakal Gelar Demo Jumat Besok

KARAWANG – Gelombang penolakan terhadap rencana pendirian tempat hiburan malam (THM) Holywings di Jalan Tuparev, tepatnya di bekas gedung Karawang Theater, semakin menguat. Sejumlah elemen umat Islam di Karawang memastikan akan menggelar aksi damai pada Jumat (19/9/2025) siang.

Rencananya, aksi akan dimulai pukul 13.00 WIB dengan titik kumpul di Masjid Al-Jihad. Massa kemudian akan melakukan konvoi melewati Ramayana menuju lokasi gedung eks Karawang Theater, tempat yang dikabarkan akan dijadikan Holywings. Di sana, peserta aksi akan menyampaikan orasi penolakan sebelum kembali ke titik awal.

Ustadz M. Robi Niay, perwakilan Front Persaudaraan Islam (FPI) Karawang, menegaskan bahwa aksi ini murni gerakan masyarakat Karawang yang merasa resah dengan kehadiran THM di daerahnya.

Berita Lainnya  Siapakah Fatimah Azzahra yang Berani Mengkritik Habis-habisan Program MBG

“Insya Allah besok kita kumpul di Masjid Al-Jihad, lalu konvoi melewati lokasi yang rencananya akan dijadikan Holywings. Aksi ini bersifat damai dan terbuka untuk siapa saja, baik santri, pimpinan pesantren, maupun aktivis Islam yang ingin bergabung. Karena ini gerakan warga Karawang yang menolak tegas berdirinya tempat hiburan malam,” ujar Ustadz Robi kepada Pojoksatu.id, Kamis 18 September 2025.

Ia menambahkan, penolakan ini bukan tanpa alasan. Menurutnya, Holywings memiliki rekam jejak yang pernah menyinggung umat Islam, sehingga keberadaannya di Karawang dinilai berpotensi menimbulkan keresahan baru.

Berita Lainnya  KPK Putuskan Tidak Lanjutkan Penyelidikan Korupsi MBG

“Kami menolak keras apapun bentuknya, apalagi jika Karawang Theater diganti dengan Holywings. Tempat itu jelas pernah menyinggung umat Islam, menghina Nabi Muhammad. Maka dari itu, kami akan berdiri di garda terdepan menolak kehadirannya di Karawang,” tegasnya.

Senada dengan itu, Ketua Forum Aktivis Islam (FAIS) Karawang, Ustadz Sunarto, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah FPI dan umat Islam yang akan turun ke jalan.

“Sejak awal kami sudah menolak keras rencana tersebut. Kami bersama umat Islam lainnya akan mengawal Karawang agar tetap bersih dari pengaruh buruk THM, miras, maupun narkoba. Kami minta pemerintah jangan menyepelekan isu ini, dan tetap menjaga kondisi Karawang agar tetap kondusif,” kata Ustadz Sunarto.

Berita Lainnya  Namanya Dicatut BEM Bersatu, FISIP Unas Tegaskan Tak Punya BEM Fakultas

Aksi damai ini diperkirakan akan diikuti oleh ratusan bahkan ribuan peserta dari berbagai ormas Islam, santri, serta masyarakat Karawang. Mereka menegaskan tuntutan utama agar pemerintah daerah tidak memberi izin berdirinya Holywings maupun bentuk THM lainnya di Karawang. ***

Artikel ini telah tayang di PojokSatu.id : https://www-pojoksatu-id.cdn.ampproject.org/v/s/www.pojoksatu.id/karawang/amp/1086589176/besok-ratusan-sampai-ribuan-massa-islam-karawang-gelar-konvoi-orasi-tolak-holywings-di-jalan-tuparev?amp_gsa=1&amp_js_v=a9&usqp=mq331AQIUAKwASCAAgM%3D#amp_tf=Dari%20%251%24s&aoh=17581806264384&referrer=https%3A%2F%2Fwww.google.com&ampshare=https%3A%2F%2Fwww.pojoksatu.id%2Fkarawang%2F1086589176%2Fbesok-ratusan-sampai-ribuan-massa-islam-karawang-gelar-konvoi-orasi-tolak-holywings-di-jalan-tuparev

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sudah 5 Orang Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia, BPSDM Kemhan Sampaikan Duka Cita

JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengungkap identitas lima peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah...

Gegara Program MBG, Sudah 2 Kali Prabowo-Gibran Disantet Mahasiswa

GEGARA program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang banyak dikecam mahasiswa, Presiden dan Wakik Presiden, Prabowo - Gibran sudah dua kali disantet mahasiswa. Ini bukanlah ritual...

Komnas Perempuan: Kasus YTR, Penyekapan Perempuan di Bandung Belum Bisa Disebut Penyiksaan Standar PBB

JAKARTA -  Komnas Perempuan menyatakan kasus penganiayaan berat terhadap perempuan berinisial YTR (29) di Bandung, Jawa Barat, belum dapat dikategorikan sebagai penyiksaan berdasarkan definisi...

Dari Dedi Mulyadi hingga Prabowo, Semua Orang Marah pada Kekejaman Taufik Hidayat

BANDUNG - Kasus penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan tersangka Taufik Hidayat (30), terhadap kekasihnya YTR di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat masih menjadi perbincangan...

Taufik Hidayat Minta Maaf dan Mengaku Menyesal

BANDUNG - Suasana di salah satu ruangan di Mapolda Jawa Barat, Kota Bandung, begitu riuh pada Jumat (26/6/2026). Sebab, di lokasi digelar konferensi pers...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan