Senin, Juli 20, 2026
spot_img

Tinjau Lokasi Banjir Bekasi, Menko Zulhas Bagi-bagi Sarung dan Mukena

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan bersama Menko PMK Pratikno, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, serta jajaran meninjau lokasi terdampak banjir di Villa Jatirasa Bekasi sekaligus meninjau TPST (Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu) Bantar Gebang, Rabu (19/3/2025).

Kedatangan Menko Pangan Zulkifli Hasan disambut antusias para warga, yang didominasi para ibu-ibu. Zulkifli Hasan menuturkan pihaknya akan berkoordinasi bagaimana selesaikan masalah banjir secara permanen.

Tentu setelah ini kita akan koordinasi bagaimana selesaikan masalah secara permanen agar tidak terjadi lagi jangka pendek dan jangka panjang,” kata Zulkifli Hasan.

Berita Lainnya  Pemkab Bekasi dan PMI Distribusikan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Cibarusah

Dalam peninjauan ke lokasi terdampak banjir di Bekasi, turut hadir Gubernur DKI Jakarta, Menko PMK Pratikno, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq.

Menko mengaku sangat merasa prihatin atas musibah banjir yang terjadi di Bekasi.

“Dan nanti Ibu-Ibu tentu kita akan berkoordinasi pusat, kota, provinsi secara bertahap meng-handle (menangani) masalah (banjir) disini. Kami datang kesini melihat langsung, dan tentu kami merasa ikut prihatin juga,” jelas Menko Zulkifli Hasan.

Berita Lainnya  Ghazali Center Soroti 'Conflict of Interest' Pengisian Anggota BPD di Karawang

Lebih lanjut, Menteri yang akrab dipanggil Zulhas itu menerangkan persoalan banjir yang terjadi diperlukan koordinasi kabupaten, provinsi, dan pusat serta  lintas kementerian yakni  Kementerian Lingkungan, Kementerian Kehutanan Kementerian ATR/BPN.

Kemudian, Menko Zulhas memberikan bantuan berupa sarung, dan mukena ke warga terdampak banjir di Villa Jatirasa. Menko Zulhas berharap sarung dan mukena tersebut bisa dipakai untuk aktivitas ibadah ramadhan atau lebaran nanti.

“Semoga tetap bisa menjalan Ibadah ramadhan hingga lebaran dengan nyaman,” tutur Zulhas.

Berita Lainnya  Khawatir Ganggu Nilai Pluralisme, Tokoh Masyarakat ini Tak Setuju Jika Nama Jawa Barat Diganti dengan Tatar Sunda

 Sumber : Liputan6

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Motif Tekanan Ekonomi, Oknum Polisi Rampok Toko Emas

ACEH - Tim gabungan Polres Aceh Selatan bersama personel Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Aceh menangkap seorang oknum polisi yang diduga merampok...

Spanyol Rebut Gelar Piala Dunia, Pecahkan Rekor Laju Tak Terkalahkan

East Rutherford - Spanyol merebut gelar juara Piala Dunia 2026 dengan nyaris sempurna. Spanyol melengkapi suksesnya dengan menciptakan rekor baru laju tak terkalahkan terpanjang. La...

Wacana Pemberlakuan SPP di SMA-SMK, KDM : “Cukup dengan Dana BOS”

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi kembali angkat bicara soal wacana pemberlakuan biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) di SMA-SMK Negeri. Ia menyebut sudah...

Dualisme KADIN Karawang Buat Dunia Usaha dan Industri Jadi Bingung

KARAWANG - Dinamika dualisme kepengurusan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) di Kabupaten Karawang kembali menjadi perhatian publik pada pertengahan Juli 2026. Dalam rentang waktu...

Sahroni Kritik Hotman Paris : “Gak Usah Bawa-bawa Nama Presiden”

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengkritik Hotman Paris, kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Ardiansyah, karena membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto....

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan