Selasa, Juli 14, 2026
spot_img

Suporter Persikas Geruduk Rumah Dedi Mulyadi

SUBANG – Usai dilakukan sejumlah pemeriksaan dan pendataan di Mapolres Subang, serta kemudian dipulangkan ke rumahnya masing-masing, puluhan suporter sepakbola Persikas Subang menggeruduk rumah Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) di Lembur Pakuan, Jumat (30/5/2025).

Kedatangan mereka ini untuk meminta maaf, karena telah membuat kegaduhan dan menyebabkan KDM naik pitam di kegiatan ‘Nganjang Ka Warga’, di Desa Sukamandijaya, Kecamatan Ciasem, Subang, pada Rabu (28/5/2025) malam.

“Saya atas nama Suporter Persikas meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada pak Gubernur  Jabar dan juga masyarakat yang sudah terganggu dengan kegaduhan kami,” kata Korlap Suporter Persikas, Rizki Maulana, Jumat (30/5/2025) siang.

Berita Lainnya  Bocah 4 Tahun di Bekasi Tewas Tercebur ke Sumur

Selain itu, para Suporter Persikas juga berharap KDM bisa membantu memfasilitasi modal atau mencari investor untuk membantu membiayai Persikas di Liga 2.

“Kami berharap pak Gubernur bisa mencari investor untuk Persikas,” ucapnya.

“Selain itu kami juga meminta Pak Gubernur untuk memfasilitasi pertemuan Bupati Subang Reynaldy dengan Manajemen Persikas untuk mencari solusi permasalahan Persikas,”

“Kami ingin sama-sama membangun sepak bola Subang untuk itu kami ingin Persikas tetap ada di Subang,” katanya.

Berita Lainnya  Truk Terobos Lampu Merah di Bekasi Tabrak 6 Pengedara, 1 Orang Tewas

“Dan yang paling utama, kami hanya ingin Persikas tetap ada di Subang, tidak keluar Subang apalagi berganti nama diakuisi oleh daerah lain,” timpalnya.

Menjawab pertanyaan ini, KDM yang terlihat masih kesal menegaskan, kalau pun Persikas diakuisisi oleh daerah lain, itu karena persoalan kemampuan anggaran Subang.

“Sekarang pertanyaanya ada orang di Subang yang rela mengeluarkan uang puluhan miliar untuk ngurus bola,” tanya KDM.

“Insha Allah aya pak (insya Allah ada pak),” jawab anak-anak Persikas.

Berita Lainnya  Kebakaran Ruko di Pulogadung - Jaktim, 3 Orang Tewas, 14 Unit Damkar Dikerahkan

“Nya geus teangan kaditu (ya sudah cari sendiri investornya),” jawab KDM.

“Bantuan ku bapak (bantuin sama Pak Gubernur untuk mencari investor),” kata anak Persikas.

“Embung aing mah, tong boro ngurus bola, ngurus pamajikan ge can bisa (gak mau saya, jangankan ngurus bola, ngurus istri saja belum bisa),” kelakar KDM, yang seketika membuat suasana diantara mereka begitu akrab.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sakit Hati karena Sering Di-bully, Siswa ini Ledakan Bom Rakitan di Lingkungan Sekolah

PADANG - Diduga menyimpan dendam karena sering mendapatkan perundungan atau bullying dari temannya, R (17) siswa MAN 3 Padang - Sumatera Barat, meledakan bom...

KPK Dalami Aliran Dana Rp100 juta ke Gus Miftah dalam Kasus Korupsi Proyek JGSS

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal mengusut Miftah Maulana Habiburrohman atau Gus Miftah yang diduga menerima Rp 100 juta dari proyek pembangunan jalur...

Polisi Tangkap Pelaku Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah – Jaksel

JAKARTA - Polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan terkait ancaman teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Pelaku pria berinisial MY...

2 Saksi Ahli Nilai Penangkapan Ade Kunang Tidak Penuhi Karakteristik OTT

BANDUNG - Dua saksi ahli dihadirkan tim penasihat hukum Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang dan ayahnya, HM Kunang alias Abah Kunang, di persidangan...

Diduga Terlibat Kasus Asusila, Maskar Desak Bupati Karawang Copot Kadishub Muhana

KARAWANG - Beberapa orang yang mengatasnamakan gerakan Masyarakat Karawang (Maskar), melakukan aksi demonstrasi dan orasi di depan kantor Bupati Karawang, Senin (13/7/2026). Beberapa orang ini...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan