Sabtu, April 18, 2026
spot_img

Suporter Persikas Geruduk Rumah Dedi Mulyadi

SUBANG – Usai dilakukan sejumlah pemeriksaan dan pendataan di Mapolres Subang, serta kemudian dipulangkan ke rumahnya masing-masing, puluhan suporter sepakbola Persikas Subang menggeruduk rumah Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) di Lembur Pakuan, Jumat (30/5/2025).

Kedatangan mereka ini untuk meminta maaf, karena telah membuat kegaduhan dan menyebabkan KDM naik pitam di kegiatan ‘Nganjang Ka Warga’, di Desa Sukamandijaya, Kecamatan Ciasem, Subang, pada Rabu (28/5/2025) malam.

“Saya atas nama Suporter Persikas meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada pak Gubernur  Jabar dan juga masyarakat yang sudah terganggu dengan kegaduhan kami,” kata Korlap Suporter Persikas, Rizki Maulana, Jumat (30/5/2025) siang.

Berita Lainnya  Diduga Alami Penganiayaan, Balita di Karawang Tewas Mengenaskan

Selain itu, para Suporter Persikas juga berharap KDM bisa membantu memfasilitasi modal atau mencari investor untuk membantu membiayai Persikas di Liga 2.

“Kami berharap pak Gubernur bisa mencari investor untuk Persikas,” ucapnya.

“Selain itu kami juga meminta Pak Gubernur untuk memfasilitasi pertemuan Bupati Subang Reynaldy dengan Manajemen Persikas untuk mencari solusi permasalahan Persikas,”

“Kami ingin sama-sama membangun sepak bola Subang untuk itu kami ingin Persikas tetap ada di Subang,” katanya.

Berita Lainnya  Remaja Bekasi Tewas Tenggelam di Wisata Green Canyon Karawang

“Dan yang paling utama, kami hanya ingin Persikas tetap ada di Subang, tidak keluar Subang apalagi berganti nama diakuisi oleh daerah lain,” timpalnya.

Menjawab pertanyaan ini, KDM yang terlihat masih kesal menegaskan, kalau pun Persikas diakuisisi oleh daerah lain, itu karena persoalan kemampuan anggaran Subang.

“Sekarang pertanyaanya ada orang di Subang yang rela mengeluarkan uang puluhan miliar untuk ngurus bola,” tanya KDM.

“Insha Allah aya pak (insya Allah ada pak),” jawab anak-anak Persikas.

Berita Lainnya  Kecelakaan Maut Truk Box Tabrak Warung, Sopir Ditetapkan Tersangka

“Nya geus teangan kaditu (ya sudah cari sendiri investornya),” jawab KDM.

“Bantuan ku bapak (bantuin sama Pak Gubernur untuk mencari investor),” kata anak Persikas.

“Embung aing mah, tong boro ngurus bola, ngurus pamajikan ge can bisa (gak mau saya, jangankan ngurus bola, ngurus istri saja belum bisa),” kelakar KDM, yang seketika membuat suasana diantara mereka begitu akrab.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Transformasi Kepemimpinan Tokoh Muda di Parpol Karawang, Apakah Partai Golkar akan Menyusul?

FAKTA politik menunjukan terjadinya transformasi kepemimpinan tokoh muda yang mendominasi peta perpolitikan di Kabupaten Karawang - Jawa Barat. Mereka-para tokoh muda bukan hanya sekedar mengisi...

46 Warga Karawang Keracunan MBG, Mayoritas Balita dan Ibu Menyusui

KARAWANG - Sebanyak 46 warga Desa Cariumulya, Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, diduga mengalami keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Mayoritas dari mereka adalah balita...

Dalih Ade Kunang : itu Uang Pinjaman Pribadi untuk Lunasi Utang Biaya Pilkada

BANDUNG - Pengakuan mengejutkan keluar dari mult Bupati Bekasi Nonaktif, Ade Kuswara Kunang, yang terseret dalam pusaran suap ijon proyek ratusan miliar di lingkungan...

Kenapa Polri dan TNI Boleh Punya 1.000 SPPG? Ini Penjelasan BGN

JAKARTA - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya, mengungkapkan alasan diperbolehkannya pihak Polri dan TNI untuk mengelola 1.000...

Kasus Ijon Proyek Ade Kunang, Anggota Polisi Terima Duit Rp 16 Miliar

JAKARTA - Seorang anggota polisi aktif bernama Yayat Sudrajat alias Lippo mengakui menerima uang imbalan hingga Rp 16 miliar. Uang itu terkait proyek-proyek di...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan