Rabu, Juni 17, 2026
spot_img

Soroti Korupsi dan Kenaikan Pajak, Kantor Bupati Karawang Kembali Bakal Dikepung Pendemo

KARAWANG – Sejumlah organisasi masyarakat (Ormas) di Kabupaten Karawang yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Indonesia Maju (Komando) berencana akan melakukan aksi unjuk rasa ke kantor Bupati Karawang pekan depan.

Rencana aksi demonstrasi mengepung kantor Bupati Karawang ini disepakati setelah mereka melakukan silaturahmi dan diskusi pada Jumat (31/10/2025) kemarin.

Aksi unjuk rasa juga akan dilakukan di kantor Kejaksaan Negeri Karawang. Karena tuntutan yang akan mereka bawa bukan hanya sekedar menolak kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang dinilai tidak sebanding dengan kondisi ekonomi masyarakat.

Tetapi juga soal dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Karawang.

Berita Lainnya  Kyai Agus Fudholi : "Tutup Total Theatre Night Mart atau Kami yang Kepung"

Ketua Umum Komando, Dudung Ridwan menyampaikan bahwa masyarakat harus lebih aktif mengawasi dan mengkritisi penyelenggaraan pemerintahan di daerah saat ini.

Ia menyebut ada sekitar 16 organisasi masyarakat yang tergabung dalam aliansi Komando yang seluruhnya bersepakat satu pandangan untuk menindaklanjuti berbagai temuan dugaan korupsi di sejumlah dinas di Karawang.

“Hasil pertemuan hari ini, kami sepakat dalam waktu dekat akan melakukan aksi unjuk rasa ke pemda. Masing-masing Ormas yang tergabung akan mengerahkan massanya,” tutur Dudung Ridwan, dilansir dari BeritaPembaharuan.id.

Berita Lainnya  Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Komnas PPLH Sampaikan 'Surat Cinta' kepada Bupati Karawang

Dudung mengklaim jika pihaknya telah mengantongi sejumlah data dan bukti terkait dugaan korupsi di berbagai dinas yang siap diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang.

Selain menggelar aksi damai di Pemda dan Kejari Karawang, pihaknya juga berencana mengirim surat resmi kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melaporkan temuan dugaan korupsi tersebut.

“Selain ke Pemda dan Kejari, kita juga akan berkirim surat ke Kejati Jabar dan KPK,” katanya.

Selain persoalan dugaan korupsi, Dudung menegaskan, Komando juga menyoroti kenaikan signifikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang dinilai tidak sebanding dengan kondisi ekonomi masyarakat.

Berita Lainnya  Anggota Dewan Laporkan Mantan Anggota Dewan, Dugaan Penggelapan Dana Investasi Rp 110 Juta

“Kenaikan PBB-P2 yang sangat tinggi, bersamaan dengan kenaikan tunjangan anggota DPRD Karawang yang di luar nalar, juga menjadi perhatian kami,” tegasnya.

Dudung memastikan bahwa surat pemberitahuan aksi unjuk rasa dan laporan ke lembaga hukum akan dikirim pekan depan.

“Minggu depan dipastikan surat akan dikirim, baik pemberitahuan aksi unjuk rasa maupun surat resmi ke KPK dan Kejati Jabar,” pungkasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

BEM Bersatu Duga Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG

JAKARTA - Aliansi mahasiswa yang menamakan diri BEM Bersatu menduga ada oknum mantan petinggi militer, yakni Jenderal TNI (Purnawirawan) SS di balik gerakan penolakan...

Lagi, Ayah di Karawang Perkosa Anak Kandung, Korban Sempat Melawan Tapi Tak Berdaya

KARAWANG - Belum juga reda rasa sedih dan amarah publik terhadap kasus pencabulan balita perempuan usia 3 tahun oleh ayah kandungnya J (39), warga...

Misteri Kematian Pejabat Purwakarta, Bunuh Diri atau Dibunuh?

PURWAKARTA - Kasus kematian Yogi Saleh, seorang pejabat Pemkab Purwakarta - Jawa Barat, terus menjadi perhatian publik terkait pertanyaan apakah Kepala Bidang Pengelolaan Aset...

Detik-detik Mahasiswa Teriaki Budiman Sudjatmiko ‘Pengkhianat Reformasi’

JAKARTA - Kericuhan mewarnai jalannya diskusi publik yang digelar platform Total Politik di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Senin (15/6/2026)...

70 Ribu Siswa yang Tak Lolos Sekolah Negeri akan Ditampung di Sekolah Swasta, KDM : Biaya Ditanggung Pemprov Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut Penerimaan Calon Murid Baru (PCMB) 2026 menunjukkan bahwa terdapat sekitar 444.000 siswa yang sudah terpetakan dalam...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan