Sabtu, November 7, 2026
Google search engine

Soal Kereta Api Kilat Pajajaran, Airlangga : Silahkan, Whoosh Jalan Terus

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan Kereta Cepat Jakarta-Bandung alias Whoosh akan tetap berjalan dan beroperasi meski ada Kereta Api Kilat Pajajaran.

“Silakan saja. Tidak apa-apa, Whoosh (akan tetap) jalan terus,” ujar Airlangga singkat saat ditemui di Kota Kasablanka Hall, Sabtu (29/11).

Hal itu disampaikan setelah rencana mengenai Kereta Api Kilat Pajajaran sudah disepakati oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) bersama dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM.

Perkiraannya, transportasi tersebut akan memangkas waktu tempuh Jakarta-Bandung menjadi 1,5 jam saja.

Berita Lainnya  Anak Durhaka Aniaya Ibu Kandung Berakhir Diciduk Polisi, Menangis Saat Ditangkap di Kandang Ayam

Kereta api ‘Kilat Pajajaran’ merupakan transportasi dengan rute Stasiun Gambir, Jakarta sampai Kota Bandung dengan nilai proyek investasi yang dibutuhkan sebesar Rp8 triliun.

Bahkan, KDM juga optimistis waktu tempuh dapat dipersingkat kembali menjadi satu jam, meski membutuhkan kajian lebih lanjut.

Direktur Utama PT KAI mengatakan kajian untuk proyek kereta api Kilat Pajajaran akan dimulai pada awal 2026.

KDM juga mengatakan Pemprov Jabar telah menyusun rencana pembiayaan yang akan disalurkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jabar senilai Rp2 triliun per tahun, dimulai dari tahun 2027 sampai 2030.

Berita Lainnya  Seorang Remaja di Bogor Tewas Dibacok Usai Laga Persib Bandung vs Garudayaksa

Hal tersebut berarti waktu pengerjaan proyek ini diprediksi akan dilakukan selama 4 tahun.

Tak hanya sampai Bandung, kereta api Kilat Pajajaran rencananya juga menghubungkan sampai Kota Banjar melalui Garut dan Tasikmalaya yang ditargetkan membutuhkan waktu tempuh selama hanya tiga jam.

“Kereta Kilat Pajajaran akan memangkas waktu tempuh relatif sangat cepat, Gambir-Bandung menjadi sekitar satu setengah jam,” kata Dedi dalam keterangan di Bandung, Rabu (26/11).

“Bahkan layanan ini direncanakan terhubung hingga Garut, Tasikmalaya, dan Banjar dengan waktu tempuh sekitar dua jam melalui Bandung,” tuturnya.***

Berita Lainnya  KADIN Karawang Bangun Kolaborasi dengan Bulog, Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan dan Ekonomi Daerah

Baca artikel CNN Indonesia “Airlangga soal Kereta Kilat Pajajaran: Silakan, Whoosh Jalan Terus” selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20251129160935-92-1300868/airlangga-soal-kereta-kilat-pajajaran-silakan-whoosh-jalan-terus#goog_rewarded

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tahanan Perempuan Hamil di Dalam Sel, Kapolsek Dompu Dicopot, Anggotanya Diperiksa Propam Polda NTB

DOMPU - Kapolsek Dompu, Ipda Sarbani, mendadak dicopot dari jabatannya. Pencopotan terjadi ketika viral isu mengenai seorang tahanan perempuan yang dikabarkan hamil di dalam...

Jokowi Marah di Persidangan, Karena Dokter Tifa Sempat Datangi Makam Orang Tuanya

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat tersinggung dan marah ketika hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu...

Tiga Jari Putus Setelah Alami Kecelakaan Kerja, Karyawati di Bekasi Dipaksa Tetap Bekerja, Disodori Surat Perjanjian Tak Menuntut

BEKASI - Nasib pilu kasus kecelakaan kerja dialami oleh Rindi Natasya (22 tahun), karyawati PT Daehyun Bobbin Indonesia yang berlokasi di kawasan Industri Jababeka...

Rp58,7 Miliar Dana CSR Bantu Pembangunan, Kang Jimmy : “Saya Akui Bupati Aep Visioner”

KARAWANG - Berdasarkan data laporan tahun 2025, sekitar Rp58,7 miliar dana bantuan perusahaan/industri melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) atau Corporate Social...

Menghilang Setelah Penetapan Tersangka Listyo Sigit, Seskab Teddy Akhirnya Muncul Dampingi Prabowo

JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya sempat menjadi perbincangan dan dicari publik karena tidak terlihat dalam beberapa agenda kepresidenan di tengah isu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan