Minggu, Juni 28, 2026
spot_img

Ribuan ASN di Kota Bekasi Belum Bayar Pajak Kendaraan

KOTA BEKASI – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintahan Kota Bekasi terdata belum membayar pajak kendaraan. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi, Solikhin, mengatakan data tersebut ia dapatkan dari kantor Samsat.

“Berdasarkan data dari Samsat Kota Bekasi terdapat 10 ribuan kendaraan bermotor (milik ASN) yang belum membayar pajaknya, akan tetapi data tersebut belum terverifikasi terhadap kendaraan yang sudah terjual,” katanya, Jumat (12/12/2025).

Solikhin pun meminta kepada ASN untuk segera membayar pajak kendaraan melalui aplikasi Sapawarga atau mendatangi langsung kantor Samsat Kota Bekasi. Selain itu, dia juga mengimbau ASN agar memperbarui data kepemilikan kendaraan yang dimiliki.

Berita Lainnya  Raker VII NHRI, Arif Dianto Kembali Terpilih sebagai Ketua Umum

“Apabila kendaraan tersebut sudah bukan menjadi miliknya, agar dilakukan pemblokiran, dan untuk kendaraan yang masih menjadi miliknya agar segera membayarkan pajaknya,” kata dia.

Sebelumnya, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, bakal melarang kendaraan yang belum membayar pajak milik ASN masuk kawasan kantor Pemerintah Kota Bekasi. Selain ASN, Tri juga bakal melarang kendaraan yang belum melunasi pajak milik masyarakat.

“Untuk aturan itu masih tindakan awal, yang bentuknya adalah sosialisasi,” kata Tri, Rabu, 10 Desember 2025.

Berita Lainnya  Instagram Down Saat Demo Mahasiswa, ini Penjelasan Meta

Tri juga menyampaikan, aturan tersebut akan diterapkan di lingkungan ASN Pemkot Bekasi terlebih dahulu. Langkah itu diharapkan bisa memberikan contoh bagi masyarakat yang taat membayar pajak.

“Tentu keteladanan harus dimulai dari aparatur pemerintah, dan kami hari ini sedang giat-giatnya meningkatkan pendapatan daerah,” kata dia.***

Sumber : IDN Times

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sudah 5 Orang Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia, BPSDM Kemhan Sampaikan Duka Cita

JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengungkap identitas lima peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah...

Gegara Program MBG, Sudah 2 Kali Prabowo-Gibran Disantet Mahasiswa

GEGARA program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang banyak dikecam mahasiswa, Presiden dan Wakik Presiden, Prabowo - Gibran sudah dua kali disantet mahasiswa. Ini bukanlah ritual...

Komnas Perempuan: Kasus YTR, Penyekapan Perempuan di Bandung Belum Bisa Disebut Penyiksaan Standar PBB

JAKARTA -  Komnas Perempuan menyatakan kasus penganiayaan berat terhadap perempuan berinisial YTR (29) di Bandung, Jawa Barat, belum dapat dikategorikan sebagai penyiksaan berdasarkan definisi...

Dari Dedi Mulyadi hingga Prabowo, Semua Orang Marah pada Kekejaman Taufik Hidayat

BANDUNG - Kasus penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan tersangka Taufik Hidayat (30), terhadap kekasihnya YTR di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat masih menjadi perbincangan...

Taufik Hidayat Minta Maaf dan Mengaku Menyesal

BANDUNG - Suasana di salah satu ruangan di Mapolda Jawa Barat, Kota Bandung, begitu riuh pada Jumat (26/6/2026). Sebab, di lokasi digelar konferensi pers...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan