Selasa, Februari 24, 2026
spot_img

Polda Jabar dan KDM Jemput Warga yang Dipekerjakan di Tempat Hiburan NTT

BANDUNG – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Tindak Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan TPPO) Polda Jawa Barat melaksanakan pendampingan dalam kegiatan penjemputan pekerja hiburan di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Minggu, 22 Februari 2026.

Kegiatan tersebut dilakukan bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) sebagai bentuk kepedulian dan perlindungan terhadap warga Jawa Barat yang berada di luar daerah.

Dalam kegiatan tersebut, hadir langsung Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Jabar Rumi Untari didampingi Achmad Chaerudin, selaku Kasubdit 3 Ditres PPA dan PPO Polda Jabar, serta Suryaningsih, selaku P.S. Kabag Wassidik Ditres PPA dan PPO Polda Jabar.

Berita Lainnya  Santri Yatim Dicabuli Pria yang Ngaku Anggota TNI

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan mengatakan bahwa pendampingan tersebut bertujuan memastikan proses penjemputan berjalan sesuai prosedur hukum serta menjamin perlindungan terhadap para pekerja, khususnya apabila terdapat dugaan unsur tindak pidana perdagangan orang (TPPO) maupun bentuk eksploitasi lainnya.

“Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara humanis dan berkoordinasi dengan aparat setempat guna menjamin keamanan serta keselamatan para pekerja,” ujar Kombes Hendra, dilansir dari rri.co.id, Senin, 23 Februari 2026.

Dirres PPA dan PPO Polda Jabar menyampaikan bahwa kehadiran pihak kepolisian merupakan bagian dari komitmen institusi dalam memberikan perlindungan maksimal terhadap perempuan dan anak, serta mencegah potensi terjadinya TPPO lintas daerah.

Berita Lainnya  Oknum Brimob Aniaya Siswa hingga Tewas, Kapolri Janiji akan Proses Hukum

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menegaskan bahwa Polda Jabar akan terus hadir dalam setiap upaya perlindungan masyarakat.

“Kami memastikan bahwa setiap warga Jawa Barat mendapatkan perlindungan hukum dan pendampingan yang layak. Kehadiran jajaran Ditres PPA dan PPO Polda Jabar dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mencegah dan menangani tindak pidana perdagangan orang, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa Polda Jabar akan terus meningkatkan koordinasi lintas wilayah dan lintas instansi. Selain itu melakukan edukasi kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap modus perekrutan kerja yang tidak jelas dan berpotensi merugikan.

Berita Lainnya  Tanggapi Survei Indikator Politik, Dedi Mulyadi : Warga Jabar Cinta Saya!

Kegiatan penjemputan berlangsung aman dan lancar. Para pekerja selanjutnya akan mendapatkan pendampingan serta asesmen lanjutan sesuai kebutuhan. Hal itu guna memastikan hak-hak mereka terpenuhi dan kondisi mereka tetap terjaga.***

Sumber : rri.co.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bupati Aep Dampingi Kapolda Jabar Tinjau Gerakan Pangan Murah

KARAWANG - Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di Lapangan Karangpawitan, Kabupaten Karawang, pada Selasa (24/2/2026).  Kegiatan...

Menag Buru-buru Lapor KPK, Sebelum Dituding Lakukan Gratifikasi

JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar melaporkan dugaan gratifikasi menumpangi pesawat jet pribadi mantan Ketua DPD Oesman Sapta Odang (OSO) menuju lokasi peresmian...

CELIOS : Rp 1,27 Triliun Setiap Pekan Kerugian MBG yang Terbuang

JAKARTA - Studi Internal yang dilakukan Center of Economic and Law Studies (CELIOS) mengungkap potensi kerugian akibat makanan yang terbuang dalam program Makan Bergizi Gratis...

Satu Tahun Pemerintahan, Bupati Aep : Kita Bukan Superman, Jangan One Man Show!

KARAWANG - Satu tahun masa pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh - H. Maslani, banyak mendapatkan tanggapan beragam dari publik Kota...

Santri Yatim Dicabuli Pria yang Ngaku Anggota TNI

KOTA BEKASI - Seorang pria berinsial RBP yang mengaku sebagai anggota TNI diduga melakukan aksi pencabulan terhadap santri yang masih berusia 15 tahun. Terduga...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan