Selasa, Juni 9, 2026
spot_img

Picu Kemusyrikan, ‘Bambu Ajaib’ di Cianjur Dibongkar

CIANJUR – Bambu ‘ajaib’ di halaman rumah Rudi (58) di Kampung Limbangan, Desa Cikaroya, Kecamatan Warungkondang, Cianjur dibongkar.

Banyaknya warga yang datang dan mengambil air dikhawatirkan menyimpang ke arah kemusyrikan, meskipun pembuat bambu tersebut mengklaim karyanya merupakan seni dan trik sulap.

Dilansir dari detikJabar, kolam yang berukuran 3×3 meter tersebut sudah kosong dan tersisa lumpur. Air mancur bambu dengan tiang penyangga dari baja ringan pun sudah tidak ada.

Rudi, pemilik rumah, mengaku membongkar air mancur bambu itu lantaran diminta oleh pemerintah desa usai karya seninya viral dan dianggap ajaib.

Bahkan banyak yang datang untuk mengambil air, meskipun dirinya sudah memasang papan pemberitahuan jika air dari bambu tersebut merupakan air biasa dan tidak ada unsur mistis.

Berita Lainnya  40 Kios dan Bangli di Kawasan Puncak Cianjur Ditertibkan, Emosi Pedagang Mereda Setelah KDM Janji Berikan Kompensasi Rp 10 Juta

“Dari pemerintah desa datang, meminta untuk dibongkar. Ya saya bongkar saja,” kata Rudi, Selasa (2/7/2025).

Dia menegaskan jika bambu tersebut merupakan perpaduan seni dan teknologi, sehingga menghasilkan trik layaknya menyulap air tiba-tiba keluar dari bambu tanpa adanya selang dari sumber air.

“Ini karya seni dan trik sulap, dengan memanfaatkan teknologi. Tapi banyak yang menyalahartikan,” jelas Rudi.

Rudi mengatakan rencananya dia membuat karya serupa di tempat lain. Bahkan beberapa hari lalu ada pihak yang meminta untuk dibuatkan karya serupa di Sukabumi.

“Belum tahun kapan dan di mananya. Tapi rencananya mau buat lagi di tempat lain. Berharap yang nanti dilihatnya murni sebagai karya seni, bukan dikaitkan hal mistis,” ucapnya.

Berita Lainnya  Askun : "Clean and Clear, Bupati Aep Masih Tegak Lurus"

Sementara itu, Kepala Desa Cikaroya Encep Mahmudin, mengatakan keberadaan bambu tersebut memang sebatas karya dan trik, tapi banyak pihak yang menyalahartikan sehingga dikhwatirkan terjadi penyesatan.

“Kami khawatir terjadi penyesatan. Sehingga diminta untuk dihentikan. Dan sekarang sudah dibongkar,” kata Encep.

Encep berharap masyarakat lebih bijak dalam menyikapi setiap fenomena atau benda yang ada. “Jangan sampai karena aneh dianggap bertuah atau ajaib. Karena faktanya kan itu karya seni dan trik,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, media sosial dihebohkan dengan video ‘bambu ajaib’ yang diklaim bisa mengeluarkan air adanya selang. Namun ternyata bambu di halaman rumah warga di Kampung Limbangan, Desa Cikaroya, Kecamatan Warungkondang, Cianjur tersebut merupakan karya seni dan trik sulap.

Berita Lainnya  Adukan Kades Sumurkondang, LBH Laskar NKRI Bakal Kembali Surati DPMD Karawang

Berdasarkan video yang beredar di media sosial, seseorang merekam adanya bambu yang ditopang tiang dari baja ringan. Bambu yang dibentuk layaknya air mancur di Jepang itu terlihat aneh lantaran bisa mengeluarkan air tanpa adanya selang.

Warga pun banyak yang mengira jika bambu yang di ujungnya dibentuk layaknya bambu petuk sebagai bambu ajaib. Apalagi bambu yang merupakan hiasan taman di rumah Rudi (58) itu dinamai Bambu Sakti Pandanwangi.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Studi PUSTAKA Sebut ‘Video Viral LGBT’ di THM Karawang Bisa Dijerat Pidana Kesusilaan

KARAWANG - Beredarnya video viral yang diduga memperlihatkan aktivitas komunitas LGBT di salah satu tempat hiburan malam (THM) di Kabupaten Karawang, perlu ditindaklanjuti secara...

Desak ‘THM Sarang Maksiat’ Ditutup Total, Santri Pondok Pesantren Bakal Kepung Kantor Bupati Karawang

KARAWANG - Jamiyyah Nahdatul Ulama (JNU) mendesak agar Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh segera menutup total Tempat Hiburan Malam (THM) yang diduga menjadi sarang...

Proyek SPPG Mandek, Investor di Sukabumi Merugi Rp 218 Miliar

SUKABUMI - Munjayin, investor asal Cikiray, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mengaku rugi Rp 218 miliar dalam proyek pengambilalihan 97 dapur khusus Satuan...

Soal Kontroversi ‘Map Bertuliskan Bupati Karawang’ di Rumah Eks Kepala BGN, Ternyata Hanya Dokumen Pengajuan Kekurangan SPPG

KARAWANG - Terkait kontroversi keberadaan 'map bertuliskan Bupati Karawang' di rumah eks Kepala BGN, Dadan Hindayana, saat dilakukan penggeledahan oleh Kejagung, Bupati Karawang, H....

Nama Dani Ramdan dan Iin Farihin Jadi Sorotan di Sidang Kasus Suap Ijon Proyek Ade Kunang

BANDUNG - Bukan hanya mantan Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan yang terseret pusaran kasus suap ijon proyek di Pemkab Bekasi,  nama a nggota DPRD...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan