Senin, Juli 20, 2026
spot_img

Perusahaan di Karawang Pelit CSR Hewan Kurban

Sikap kekecewaan Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh atas minimnya kontribusi perusahaan yang menyalurkan CSR hewan kurban melalui pemda, disorot oleh pemerhati kebijakan Asep Agustian SH.MH.

Bayangkan saja, dari 1.400 lebih perusahaan/pabrik di Karawang, hanya sekitar 37 perusahaan yang menyalurkan CSR hewan kurban lewat pemda. Padahal momentum berbagi hewan kurban di perayaan hari raya idul adha tersebut hanya sekali dalam setahun.

Tak ayal, Askun (sapaan akrab) menilai jika selama ini perusahaan di Karawang memang pelit berbagi CSR hewan kurban.

“Siapapun bupatinya pasti akan kecewa. Bayangkan saja, dari ribuan perusahaan hanya perusahaan itu-itu saja setiap tahunnya yang kasih hewan kurban ke masyarakat lewat pemda”, tutur Askun, Sabtu (7/6/2025.

Berita Lainnya  Minta Masyarakat Bersabar, Pemkab Bekasi Percepat Penanganan 4 Titik Longsor Jalan CBL

Menurut Askun, hal ini harus menjadi catatan penting bagi Pemkab Karawang. Karena jika untuk hal kecil seperti berbagi hewan kurban saja sulit, bagaimana dengan hal besar seperti soal membantu masalah pengangguran dengan menyediakan lowongan kerja bagi warga Karawang.

“Dari kasuistik ini kita bisa menggambarkan kenapa selama ini warga Karawang masih sulit kerja di industri. Ya, karena kalau berbagi hewan kurban saja sulit, gimana dengan hal besar seperti ketenagakerjaan,” katanya.

Berita Lainnya  Forkopimda Karawang dan Kapolda Jabar Rakor Perkuat Kondusifitas Kawasan Industri

Askun menyebut, sebagian perusahaan yang tidak menyalurkan hewan kurban lewat pemda beralasan sudah berkuban di lingkungan sekitar. Tetapi jika dihitung-hitung, Askun memprediksi hanya segelintir perusahaan yang menyalurkan hewan kurban langsung di lingkungannya.

“Coba didata saja ada berapa perusahaan gang menyalurkan kurban untuk lingkungan sekitar. Perkiraan saya paling cuma beberapa saja, masih jauh dari jumlah 1.400 perusahaan/pabrik di Karawang,” katanya.

Atas persoalan ini, Askun meminta Pemkab Karawang untuk mengevaluasi semua perizinan keberadaan perusahaan/pabrik di Karawang. Tujuannya tentu saja bukan untuk menghambat investasi. Melainkan untuk memberikan penegasan bahwa betapa pentingnya CSR hewan kurban perusahaan di setiap momentum idul adha.

Berita Lainnya  Apresiasi Penertiban Flyover Cikampek, L2PD Desak Pemkab Karawang Segera Lebarkan Ruas Jalan Penyangga

“Kalau saya sih melihatnya ini bukan kesalahan Tenaga Kerja Asing (TKA) di perusahaan. Tetapi lebih kepada para HRD perusahaanya yang tidak peka. Evaluasi saja nanti mereka semua saat melakukan perpanjanhan izin perusahaan,” tandasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sahroni Kritik Hotman Paris : “Gak Usah Bawa-bawa Nama Presiden”

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengkritik Hotman Paris, kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Ardiansyah, karena membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto....

Maksa Nikah Siri Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Karyawati 22 Tahun, Ketua Serikat Pekerja di Bekasi Dipolisikan

BEKASI - Ketua Serikat Pekerja di salah satu perusahaan elektronik terbesar di Kawasan Industri EJIP, Cikarang, berinisial Mrn, dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas...

Perkuat Ekosistem Keamanan, Kapolda Jabar Luncurkan Gerakan ‘Jaga Rawat Jawa Barat’

BANDUNG - Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Pipit Rismanto, resmi meluncurkan gerakan 'Jaga Rawat Jawa Barat' sebagai implementasi dan penguatan transformasi Polri presisi di...

Soal Rumah Febrie di Sentul, Hotman Paris : “Sudah Dihibahkan ke Cucu dari Mertuanya”

JAKARTA - Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, Hotman Paris Hutapea, menjelaskan rumah milik kliennya di kawasan...

Febrie Ardiansyah Belum Ditahan, Kejagung : “Itu Kewenangan Penyidik”

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menjelaskan alasan belum melakukan penahanan terhadap mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, yang telah berstatus...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan