Selasa, Juni 16, 2026
spot_img

Perhutani dan Pemkab Purwakarta Perkuat Mitigasi Bencana di Kawasan Hutan

PURWAKARTA – PERHUTANI (19/12/2025) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwakarta bersama Bupati Purwakarta H. Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein melaksanakan peninjauan lapangan sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana alam sekaligus penegasan larangan penebangan pohon di kawasan hutan Perhutani, khususnya pada lokasi-lokasi rawan bencana yang berdekatan dengan objek vital, seperti kawasan hutan di sekitar Waduk Cirata dan Sungai Cidadapan, Senin (16/12).

Hadir dalam kegiatan tersebut Administratur KPH Purwakarta Cecep Suryaman didampingi Wakil Administratur KPH Purwakarta Mulyana Kurniawan, Kepala Seksi Perencanaan Ika Cuhaya, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Purwakarta.

Peninjauan dilakukan di sejumlah titik kawasan hutan Perhutani yang dinilai memiliki tingkat kerawanan bencana, seperti longsor dan banjir, terutama pada wilayah dengan kontur lahan miring dan daerah tangkapan air. Kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara Perum Perhutani dan Pemerintah Kabupaten Purwakarta dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus melindungi keselamatan masyarakat.

Berita Lainnya  Proyek SPPG Mandek, Investor di Sukabumi Merugi Rp 218 Miliar

Administratur KPH Purwakarta Cecep Suryaman menyampaikan bahwa hutan memiliki fungsi strategis sebagai penyangga kehidupan, pengatur tata air, serta pelindung lingkungan. Oleh karena itu, Perum Perhutani secara tegas melarang segala bentuk penebangan pohon tanpa izin di kawasan hutan negara yang berada dalam wilayah kelola KPH Purwakarta.

“Peninjauan ini menjadi langkah konkret untuk memastikan fungsi hutan tetap terjaga sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana alam. Perhutani menegaskan bahwa penebangan pohon tanpa izin di kawasan hutan merupakan pelanggaran hukum dan dapat berdampak serius terhadap lingkungan maupun masyarakat,” ujar Cecep Suryaman.

Berita Lainnya  Puncak Kemarau, BPBD Purwakarta Ingatkan Dampak Kekeringan dan Krisis Air Bersih

Ia menambahkan bahwa Perum Perhutani mendukung penuh upaya mitigasi bencana yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Purwakarta serta menekankan pentingnya langkah-langkah preventif untuk mengantisipasi potensi bencana, khususnya di wilayah kerja KPH Purwakarta, guna melindungi masyarakat dan infrastruktur vital.

Sementara itu, Bupati Purwakarta Om Zein menekankan pentingnya kesadaran bersama dalam menjaga hutan sebagai aset bersama. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian hutan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan.

“Hutan merupakan benteng alami kita dari bencana. Jika hutan rusak, maka masyarakat sendiri yang akan merasakan dampaknya. Pemerintah daerah mendukung penuh langkah Perhutani dalam menjaga kawasan hutan serta menindak tegas segala bentuk pelanggaran, termasuk aktivitas penebangan pohon secara ilegal di kawasan Perhutani,” tegas Om Zein.

Berita Lainnya  40 Kios dan Bangli di Kawasan Puncak Cianjur Ditertibkan, Emosi Pedagang Mereda Setelah KDM Janji Berikan Kompensasi Rp 10 Juta

Selain peninjauan kondisi vegetasi dan topografi, kegiatan ini juga diisi dengan dialog dan koordinasi antara Perhutani, Pemerintah Kabupaten Purwakarta, serta unsur terkait untuk memperkuat pengawasan kawasan hutan dan meningkatkan upaya pencegahan bencana berbasis lingkungan.

Melalui kegiatan ini, Perum Perhutani KPH Purwakarta dan Pemerintah Kabupaten Purwakarta berkomitmen untuk terus bersinergi dalam menjaga kelestarian hutan, menekan risiko bencana alam, serta memastikan pengelolaan hutan yang berkelanjutan demi kepentingan generasi sekarang dan yang akan datang. (Kom-PHT/PWK/MP)

Sumber : perhutani.go.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Lagi, Ayah di Karawang Perkosa Anak Kandung, Korban Sempat Melawan Tapi Tak Berdaya

KARAWANG - Belum juga reda rasa sedih dan amarah publik terhadap kasus pencabulan balita perempuan usia 3 tahun oleh ayah kandungnya J (39), warga...

Misteri Kematian Pejabat Purwakarta, Bunuh Diri atau Dibunuh?

PURWAKARTA - Kasus kematian Yogi Saleh, seorang pejabat Pemkab Purwakarta - Jawa Barat, terus menjadi perhatian publik terkait pertanyaan apakah Kepala Bidang Pengelolaan Aset...

Detik-detik Mahasiswa Teriaki Budiman Sudjatmiko ‘Pengkhianat Reformasi’

JAKARTA - Kericuhan mewarnai jalannya diskusi publik yang digelar platform Total Politik di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Senin (15/6/2026)...

70 Ribu Siswa yang Tak Lolos Sekolah Negeri akan Ditampung di Sekolah Swasta, KDM : Biaya Ditanggung Pemprov Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut Penerimaan Calon Murid Baru (PCMB) 2026 menunjukkan bahwa terdapat sekitar 444.000 siswa yang sudah terpetakan dalam...

Kejagung Bakal Periksa Seluruh Pengadaan Barang di BGN, dari Motor Listrik hingga Sepatu

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) mengaku bakal memeriksa seluruh pengadaan barang di Badan Gizi Nasional (BGN) buntut dugaan kasus korupsi tata kelola program Makan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan