Jumat, September 25, 2026
Google search engine

Kemensos Kirim Ribuan Paket Bantuan untuk Korban Banjir Subang

SUBANG – Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan ribuan paket bantuan ke korban bencana banjir di Kabupaten Subang. Adapun bantuan dikirim dari Gudang Dinas Sosial Jawa Barat pada Senin (27/1/) lalu.

“Kemensos telah mendistribusikan bantuan bencana banjir di Subang. Kami akan terus memantau perkembangan di lapangan dan memastikan kebutuhan warga terdampak terpenuhi,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam keterangan tertulis, Jumat (30/1/2026).

Bantuan meliputi 500 paket makanan siap saji, 100 paket makanan anak, dan 400 paket lauk pauk siap saji. Sementara untuk kebutuhan sandang dan perlengkapan keluarga, bantuan yang diberikan yakni 50 paket sandang anak, 100 paket family kit, dan 100 paket kids ware.

Ada pula 1 unit tenda serbaguna, 5 unit tenda keluarga, dan 50 lembar tenda gulung. Selain itu, Kemensos juga menyalurkan 75 lembar kasur dan 100 lembar selimut untuk mendukung kebutuhan pengungsian.

Berita Lainnya  Apa Kabar Kasus Dugaan Pelecehan Sekpri Wabup Sumedang, PERADI : "Ini Bisa Jadi Presenden Buruk Kepemimpinan Dedi Mulyadi"

Dalam upaya penanganan darurat, petugas Kemensos, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Subang bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) juga telah melakukan asesmen dan pendataan dampak secara menyeluruh, membantu mengevakuasi warga terdampak ke lokasi aman, serta mendirikan dapur umum di Kantor Kecamatan Pamanukan.

Diketahui, dapur umum tersebut melayani kebutuhan permakanan korban bencana dengan dukungan Tagana Kabupaten Subang dan Garut. Berdasarkan laporan sementara, banjir berdampak pada 2.128 rumah dan 2.476 kepala keluarga yang tersebar di enam desa, yakni Desa Ciasem Hilir, Desa Dukuh, Desa Pinangsari, Desa Ciasem Baru dan Desa Ciasem Tengah serta Desa Jati Baru.

Berita Lainnya  Anak Buahnya Kena OTT KPK, Petani Karawang Sempat Demo Minta Prabowo Copot Nusron Wahid

Lebih lanjut, Sebagian warga mengungsi ke sejumlah titik pengungsian, sebanyak 172 jiwa mengungsi di masjid dan musala Desa Ciasem Hilir. Sementara 1.629 jiwa mengungsi di masjid dan madrasah Desa Ciasem Tengah. Adapun korban terdampak lainnya mengungsi secara mandiri ke rumah keluarga.

Sebelumnya, banjir yang melanda Kabupaten Subang, Jawa Barat, sejak Sabtu, (24/1) lalu, terus meluas akibat tingginya intensitas hujan di wilayah hilir. Luapan Bendungan Cimacan, Sungai Ciasem, Kalensama, dan Cijengkol menyebabkan ribuan rumah warga terendam dengan ketinggian air mencapai 1 hingga 1,5 meter.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang juga telah menetapkan status tanggap darurat bencana melalui Surat Pernyataan Nomor 300.2.2/103/BPBD yang berlaku mulai 24 Januari – 7 Februari 2026.

Berita Lainnya  Wujudkan UMKM Digitalisasi, Disperindagkop UKM Kolaborasi dengan GOKAR

Hingga saat ini, genangan air masih merendam permukiman warga di sejumlah lokasi, sementara hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih terjadi di wilayah Kabupaten Subang. Warga terdampak masih bertahan di pengungsian, dan dapur umum Tagana terus beroperasi untuk memenuhi kebutuhan dasar.

Penanganan bencana melibatkan berbagai unsur, antara lain Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Kemensos, Dinsos Provinsi Jawa Barat, Dinsos Kabupaten Subang, BPBD, TNI-Polri, pemerintah daerah, unsur BUMN dan swasta, relawan, serta masyarakat setempat.***

Sumber : Detik.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Muncul Spekulasi Publik Jika WBP yang Kepergok di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Adalah Tersangka Korupsi Jimmy Masrin

ENTAH mana yang harus dipercaya, temuan sidak Ombudsman RI atau pernyataan klarifikasi dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kanwil Jabar. Yang pasti temuan fasilitas mewah...

4 Guru SDN 58 Lengkese Alami Gatal-gatal Mulut Setelah Cicipi MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa, Terbukti Mengantuk Boraks

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, batal dibagikan kepada siswa setelah sejumlah guru...

Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Pemuda berinisial F (22) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi setelah diduga mengancam mantan pacarnya, AR (19), menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku...

Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin Sumar alias AIS atau Abah, menyatakan mundur...

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan