Minggu, Juni 21, 2026
spot_img

Ibu-ibu Tak Kuasa Menahan Tangis Saat Anaknya Dibawa ke Barak Militer

SUBANG – Sebanyak 50 siswa SMP/MTs di Kabupaten Subang, hari Senin(23/6/2025) mulai dikirim ke Barak Lanud Suryadarma.

Puluhan siswa ini akan menjalani pendidikan Karakter selama 10 hari ke depan.

Keberangkatan 50 siswa tersebut langsung dilepas oleh Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, dan Bupati Subang Reynaldy serta para orangtua siswa.

Terlihat para orangtua sebagian besar menangis meneteskan air mata saat melepas anaknya ke barak menggunakan truk militer Lanud Suryadarma Kalijati.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengatakan pengiriman siswa SMP yang bermasalah ke barak militer untuk pembinaan karakter. Program ini bekerja sama dengan TNI dan melibatkan siswa yang dianggap sulit dibina atau terlibat masalah seperti tawuran dan narkoba, serta bolos sekolah

“Untuk 50 siswa SMP di Subang ini Pembinaan berlangsung selama 10 hari  di barak militer Lanud Suryadarma dan bertujuan untuk mengubah perilaku siswa,” kata Dedi Mulyadi.

Tadi seperti sempat saya tanya para siswa ini, mereka ternyata senang tawuran merokok, bolos, melawan orangtua, dan main game online hingga malas sekolah.

“Kepribadian buruk siswa ini di Barak nanti akan diubah agar anak lebih disiplin dan bertanggungjawab demi masa depan anak yang lebih baik, kalau dibiarkan terus tidak dibina karakternya, kasian anak-anak ini nanti masa depannya tak jelas,” ungkapnya.

Berita Lainnya  Sekolah Rakyat di Bekasi Selesai 20 Juni, Bisa Menampung 1.080 Siswa

“Jadi para orangtua tak usah khawatir percayakan sepenuhnya kepada TNI yang akan membina mereka menjadi anak yang lebih baik dan disiplin,” imbuhnya.

Bupati Subang Reynaldy kepada mengatakan, Hari ini Kabupaten Subang mulai mengirimkan siswa untuk menjalani pendidikan Karakter ke Barak militer Lanud Suryadarma Kalijati.

” Hari ini untuk gelombang pertama, sebanyak 50 siswa kita kirim ke Barak Lanud Suryadarma untuk menjalani pendidikan Karakter selama 10 hari,” ujar Reynaldy, Senin(23/6/2026) pagi.

Pengiriman 50 siswa setingkat SMP ini sudah mendapatkan persetujuan dari para orangtua dan juga Anak-anak sendiri.

“Tidak ada paksaan untuk pendidikan karakter ini, para orangtua dan anak-anak dengan senang hati ingin mengikuti pendidikan karakter tersebut,” katanya.

Puluhan siswa ini nantinya akan diberikan pembinaan tentang disiplin dan pendidikan karakter wawasan kebangsaan di Barak Lanud Suryadarma Kalijati Subang selama 10 hari.

” Para siswa ini umumnya mengalami permasalahan kepribadian dan disiplin mulai dari sering bolos, tawuran merokok, nongkrong bolos di pemakaman, main game online hingga sering melawan kepada orangtua,” tuturnya.

Berita Lainnya  KBM Sekolah Rakyat di Bekasi Dimulai Akhir Juni 2026

Bupati Subang Reynaldy berharap, setelah menjalani pendidikan karakter para siswa ini bisa hidup lebih baik disiplin dan tanggungjawab.

“Semoga mereka jadi anak yang hebat tanggung jawab dan disiplin setelah menjalani pendidikan Karakter. Karena mereka ini generasi penerus bangsa harus punya massa depan yang lebih baik,” harapnya.

Sementara itu perwakilan orangtua mengharapkan Anak-anak ini yang umumnya masih kelas 7 dan 8 bisa lebih disiplin dan tanggung jawab akan dirinya demi masa depannya yang lebih baik.

“Tentunya saya selaku orangtua berharap anak saya setelah mengikuti pendidikan karakter ini bisa lebih disiplin dan tanggung jawab, tidak melawan sama orangtua,” ujar Eli Hayati salah seorang Orangtua siswa yang anaknya dikirim ke Barak Militer Lanud Suryadarma.

Permasalah anak saya ini memang kurang disiplin dan malas tidak punya semangat untuk sekolah.

“Dia sering melawan ke orangtua, minta jajan tidak boleh kurang seribu rupiah pun, kalau dia minta 20 ribu ya harus 20 ribu gak boleh kurang jadi sedikit memaksakan gak bisa lihat keadaan orangtua, semua keinginannya harus dituruti, kalau gak dituruti ya marah dan melawan ke orangtua,” ungkap Eli Hayati.

Berita Lainnya  Hampir Meneteskan Air Mata, Semringah Siswa Viral Sultan saat Mendapat Bantuan Sepeda dari Ketua MKGR

Dikatakan Eli Pengiriman anaknya yang sekolah di SMPN 1 Purwadadi tersebut ke barak ini atas dasar inisiatif saya sendiri dan anak saya juga setuju.

“Awalnya dia sedikit gelisah, namun saya kasih pemahaman bahwa di barak itu bukan mau disiksa atau jalani pendidikan militer tapi untuk pendidikan karakter disiplin dan banyak teman juga. Dan lama-lama dia ngerti dan seolah tak sabar ingin segera ke barak, suka nanyain kapan ke baraknya,” katanya.

Lanjut Eli, dia mengaku senang dan sekaligus sedih mengantar keberangkatan anaknya menuju Barak Militer Lanud Suryadarma.

“Jujur saya sangat sedih banget mengantar kepergian anak saya untuk jalani pendidikan militer Ke Lanud Suryadarma. Tapi ini semua saya lakukan untuk kebaikan anak saya ke depan agar memiliki kepribadian yang disiplin dan tanggung jawab demi masa depannya yang lebih baik,” ucapnya, sambil meneteskan air mata.(Sumber : TribunJabar)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dedi Mulyadi Ancam Cabut Subsidi Sekolah Swasta Gratis bagi Siswa Nakal

BANDUNG - Kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait program sekolah swasta gratis tidak hanya menitikberatkan pada akses pendidikan, tetapi juga pembentukan karakter siswa. Gubernur Jawa...

‘Nyanyian’ Sony Sonjaya Setorkan 41 Nama Tokoh yang Diduga Terlibat Korupsi MBG

JAKARTA - Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya kembali 'bernyanyi' terkait kasus korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia mengungkap nama-nama baru...

Viral Video Anggota TNI Diduga Intimidasi Petani di Tasikmalaya

TASIKMALAYA - Dugaan intimidasi terhadap petani yang tergabung dalam Serikat Petani Pasundan (SPP) di lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PT Wiria Cakra, Kecamatan...

Siapakah Fatimah Azzahra yang Berani Mengkritik Habis-habisan Program MBG

Sosok Mahasiswi Cerdas yang Menyita Perhatian Publik JAKARTA - Nama Fatimah Azzahra menjadi perbincangan luas di media sosial setelah tertangkap kamera wartawan saat melakukan orasi...

Roy Suryo dan dr. Tifa Ditahan, Jokowi akan Tunjukan Ijazah Asli di Pengadilan

SOLO - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menanggapi penahanan dua tersangka kasus dugaan fitnah ijazah palsu UGM, Roy Suryo dan dr Tifauzia Tyassuma alias...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan