Kamis, Mei 28, 2026
spot_img

Dituding Maling, Anak Disabilitas Purwakarta Dihakimi Massa di Karawang

KARAWANG – Anak disabilitas yatim piatu berusia 15 tahun asal Purwakarta, Jawa Barat dihakimi massa hingga koma lantaran diduga mencuri.

Kejadian tersebut terjadi di Dusun Ondang 1 RT 006, RW 003, Desa Tegalwaru, Kecamatan Cilamaya Wetan pada Selasa, (4/11) malam.

Diketahui anak tersebut masuk IGD RSUD Karawang pukul 04.00 dini hari pada Rabu, (5/11) dengan kondisi luka berat terutama bagian kepala.

Pekerja Sosial Ahli Pertama Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Karawang, Asep Riyadi menyayangkan sikap warga yang menghakimi seorang anak hingga kondisinya kritis dan koma di Rumah Sakit.

“Terlepas dari dia maling atau enggak, dia itu seorang anak disabilitas mental. Kenapa harus dihakimi sampai separah itu?,” katanya Kamis, 6 November 2025.

Berita Lainnya  Tidak Ada Kaitannya dengan Bentrok Suporter, Polisi Ringkus Pelaku Pembunuhan Pelajar di Batujaya

Asep mendapatkan kabar tersebut dari pihak RS pada Rabu, 5 November 2025. “Kemaren Rabu kita dapet laporan dari RSUD. Keterangannya ada Mr. X yang kritis, pas saya lihat orangnya ternyata saya kenal,” ungkapnya.

Anak tersebut, lanjut Asep, ia temui tahun lalu berjalan tanpa busana di Pasar Cikampek. Saat itu pihaknya langsung melakukan evakuasi dan membawa anak tersebut ke Rumah Singgah.

“Waktu itu kita mandiin, kita evakuasi di rumah singgah, terus kita anterin ke Purwakarta,” terangnya.

Berita Lainnya  Cabuli Santriwati, Oknum Pimpinan Ponpes di Garut Diamankan Polisi

Diterangkan Asep, anak tersebut tidak memiliki orang tua (yatim piatu), dan diurus oleh ibu dan kakak asuh yang sukarela merawat.

“Sering bulak balik ke Karawang, terakhir di Rawamerta. Terus dijemput sama tetehnya. Di Purwakarta juga dia sekolah di SLB,” terangnya.

Karena itu pihaknya menyayangkan tindakan penghakiman yang dilakukan oleh warga. Ia berharap, ada i’tikad baik dari pelaku maupun aparat desa untuk bertanggungjawab.

“Harus ada yang bertanggungjawab, ini gabisa pake BPJS. Mana ini orang Purwakarta, saya sebagai pekerja sosial sangat kenal anak tersebut, dia disabilitas mental, tapi gak galak. Memangnya dia maling apa?,” ujarnya.

Berita Lainnya  Viral Ibu Menangis karena Anaknya Ditangkap dan Dimintai Duit oleh Oknum Polisi, ini Perkembangan Kasusnya

Ia juga berharap, polisi menindaklanjuti kejadian kekerasan ini. “Saya juga pengen ngobrol sama polisi, apakah polisi mengantongi identitas. Apakah karena dia dianggap anak terlantar kasus ini dianggap selesai? Kalau ini masih berlanjut kasusnya, harusnya polisi ada konfirmasi ke kami, tapi sampe sekarang belum ada,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, kondisi anak bersangkutan masih koma ditemani oleh keluarga angkatnya. (*)

Sumber : TVBerita.co.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tak Ada Intruksi Prajurit TNI Turut Serta Berantas Begal

JAKARTA - Markas Besar (Mabes) TNI memastikan tidak ada instruksi langsung dari Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto agar prajurit TNI turut serta memberantas...

Menteri HAM Pigai Tak Setuju Begal Ditembak Mati

BANDUNG - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menolak wacana penembakan langsung terhadap pelaku begal seperti yang disampaikan Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi...

Polisi Ungkap Bengkel Motor di Cirebon Dijadikan Tempat Penjualan ‘Pil Setan’

CIREBON - MAB (31), seorang pemilik bengkel motor di Desa Jatiseeng, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon, terpaksa diamankan Satres Narkoba Polresta Cirebon, setelah diduga menjadi...

Bakal Surati Prabowo, Fraksi Golkar Minta MBG Tak Ambil Anggaran Pendidikan

JAKARTA - Ketua Fraksi Golkar di MPR RI Melchias Markus Mekeng meminta dana program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak mengambil anggaran pendidikan dalam Anggaran...

Fortusis Jabar Minta Kejelasan Program ‘Sekolah Maung’

BANDUNG - Kelompok pemerhati pendidikan Jawa Barat bersama Forum Orang Tua Siswa (Fortusis) Jawa Barat meminta kejelasan arah dan keberlanjutan program Sekolah Manusia Unggul...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan