Jumat, Februari 13, 2026
spot_img

Dilaporkan Kepala Disdikbud Subang, dr. Maxi Dicecar 50 Pertanyaan oleh Penyidik

SUBANG – Dr. Maxi memenuhi undangan klarifikasi dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Subang terkait laporan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Subang, Heri Sopandi.

Pantauan TINTAHIJAU.COM, Dr. Maxi tiba di Mapolres Subang sekitar pukul 13.30 WIB dan baru keluar dari ruang pemeriksaan sekitar 20.30 WIB, atau hampir tujuh jam lamanya.

Usai dimintai keterangan, Dr. Maxi mengaku dicecar sekitar 50 pertanyaan oleh penyidik. Meski begitu, ia enggan merinci materi pertanyaan yang diajukan kepadanya.

Berita Lainnya  Diduga Miliki Informasi Penting, KPK Periksa Istri HM Kunang

“Ada 50 pertanyaan, ya. Saya sudah menyampaikan seluruh keterangan dan saya percaya Polres Subang dapat menyelesaikan masalah ini dengan baik dan profesional,” ujar Dr. Maxi.

Ketika didesak mengenai isi pertanyaan penyidik, Dr. Maxi memilih tidak membeberkannya. Ia menegaskan bahwa hal tersebut merupakan kewenangan penyidik.

“Pokoknya semua keterangan sudah saya sampaikan kepada penyidik. Itu menjadi kewenangan penyidik,” tambahnya.

Mantan Kepala Dinas Kesehatan Subang yang kini menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Subang itu juga menegaskan bahwa selama pemeriksaan ia diperlakukan secara baik dan humanis.

Berita Lainnya  Anggota DPRD Bekasi Nyumarno Ditetapkan Tersangka Kasus Pengeroyokan

“Saya menjalani undangan ini dengan sangat baik. Teman-teman penyidik sangat humanis. Hak-hak saya dipenuhi, mulai dari istirahat, makan, minum. Semua keterangan sudah saya sampaikan,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Subang, Heri Sopandi, resmi melaporkan sejumlah pihak terkait dugaan pencemaran nama baik dan fitnah.

Laporan tersebut disampaikan langsung ke Satreskrim Polres Subang pada Selasa (12/11/2025).

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Polres Subang maupun pihak pelapor terkait hasil pemeriksaan tersebut.***

Berita Lainnya  Ketua dan Wakil Ketua PN Depok Minta Uang Rp 1 Miliar untuk imbalan Eksekusi Lahan

Sumber : TintaHijau.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ketum Laskar NKRI Santuni Ratusan Yatim Piatu dan Jompo

KARAWANG - Dalam rangka menyambut kebahagiaan bulan suci ramadhan, tokoh masyarakat sekaligus tokoh pergerakan Kabupaten Karawang, H. ME. Suparno, menggelar kegiatan santunan anak yatim...

Jadi Tersangka Kasus Pengeroyokan, Polisi Tahan Anggota DPRD Bekasi Nyumarno

BEKASI - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Bekasi memastikan menahan oknum anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno seusai diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan...

Warga Geger Penemuan Bayi Baru Lahir di Samping Tempat Sampah

KARAWANG - Warga Kampung Jatirasa, Kelurahan Karangpawitan, Kabupaten Karawang, digegerkan dengan penemuan sesosok bayi laki-laki di samping tempat pembuangan sampah pada Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 17.00...

Rekonstruksi Jalan Exit Tol Karawang Barat – Karawang Timur Dimulai Mei 2026

KARAWANG – Bupati Karawang, Aep Syaepuloh menargetkan rekonstruksi menyeluruh ruas jalan Exit Tol (Interchange) Karawang Barat dan Karawang Timur dapat terealisasi pada Mei mendatang. Perbaikan...

Petani Pakisjaya – Karawang Dapat Layanan Cek Kesehatan Gratis

KARAWANG - Wakil Bupati Karawang, H.Maslani bersama Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Jawa Barat Dr. Detia Triyunandar SP., M.Si meninjau Cek Kesehatan gratis...

Peristiwa

Warga Geger Penemuan Bayi Baru Lahir di Samping Tempat Sampah

KARAWANG - Warga Kampung Jatirasa, Kelurahan Karangpawitan, Kabupaten Karawang, digegerkan dengan penemuan sesosok bayi laki-laki di samping tempat pembuangan sampah pada Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 17.00...

CAPTURE

Berita Pilihan

Pemerintahan

spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Pendidikan

- Advertisement -spot_img

INDEKS

HUKUM

KONTROVERSI