Jumat, September 25, 2026
Google search engine

Kapolres Cilacap ‘Kecipratan’ THR Lebaran dari Bupati Syamsul Auliya

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar pihak-pihak yang menerima Tunjangan Hari Raya (THR) dari Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.

Bupati Cilacap Syamsul sebelumnya terjaring Operasi Tangkap Tangan (KPK) pada Jumat (13/3/2026).

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu melakukan pemerasan terhadap satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk setor THR.

THR tersebut kemudian Bupati Cilacap Syamsul bagikan ke sejumlah instansi yang tergabung dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)

Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Asep Guntur Rahayu menjelaskan, salah satunya adalah Kapolresta Cilacap, Kombes Pol Budi Adhy Buono.

“Diperoleh informasi bahwa uang tersebut bahkan sudah di goodie bag ya itu untuk Forkopimda. Salah satu Forkopimda itu adalah Polres gitu ya. Kapolres di situ (Cilacap),” katanya, dikutip dari kanal YouTube KPK RI, Senin (16/3/2026).

Berita Lainnya  Tunjukan Bukti Surat Penghentian Praktik Joki, Kuasa Hukum Tersangka VY Bantah 'Mensrea'

Asep melanjutkan, setiap goodie bag berisi jumlah uang berbeda-beda, ada yang Rp20 juta hingga Rp100 juta.

Sementara terkait kasus ini, sudah ada 2 orang jadi tersangka.

Mereka Bupati Cilacap Syamsul dan Sekretaris Daerah (Sekda) Cilacap Sadmoko Danardono.

Saat ini, Syamsul dan Sadmoko telah ditahan di rumah tahanan KPK untuk masa penahanan awal selama 20 hari.

Atas perbuatannya, para tersangka disangkakan melanggar Pasal 12 huruf e dan/atau Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, juncto Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Berita Lainnya  Tidak Terafiliasi dengan Ormas, Polisi Ungkap Motif 3 Pelaku Pengeroyokan Bambang Setiawan

Sosok Kapolresta Cilacap Kombes Pol Budi Adhy Buono

Berdasarkan penelusuran Tribunnews.com, ia merupakan lulusan Akademi Polisi (Akpol) 2002.

Selama di Polri, ia menduduki sejumlah jabatan strategis di wilayah hukum Indonesia.

Dirangkum dari tribunnewswiki.com, ia tercatat pernah mengemban jabatan sebagai Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Maluku Barat Daya.

Kemudian pada Juli 2021, Kombes Pol Budi Adhy kemudian dimutasi menjadi Kapolres Demak.

Dua tahun kemudian, dia ditarik ke Polda Jateng untuk menjadi Kepala Bagian Pembinaan Karier (Kabagbinkar).

Ini jabatan strategis di Biro SDM Polda yang bertanggung jawab atas manajemen karier personel Polri.

Tidak lama kemudian, dirinya mendapat promosi Kombes dengan jabatan Auditor kepolisian madya tingkat III Itwasda Polda Jateng 2024.

Berita Lainnya  Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Karier Kombes Pol Budi Adhy berlanjut jadi Plt Kapolres Boyolali, pada 9 Oktober 2024

Amanah tersebut ia pegang selama 4 bulan.

Kini, Kombes Pol Budi Adhy menjabat sebagai Kapolresta Cilacap.

Ia menggantikan Kombes Pol Ruruh Wicaksono karena menjadi ajudan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Prosesi sertijab Kapolresta Cilacap yang digelar di Gedung Borobudur Semarang, Rabu (13/8/2025).

Artinya, Kombes Pol Budi Adhy sudah selama 7 bulan 3 hari jadi orang nomor satu di Polresta Cilacap.

Ia juga memiliki 4 titel akademis Sarjana Hukum (S.H.), Sarjana Ilmu Kepolisian (S.I.K.), dan Magister Hukum (M.H.), Doktor (Dr.).***

Sumber : TribunNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Muncul Spekulasi Publik Jika WBP yang Kepergok di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Adalah Tersangka Korupsi Jimmy Masrin

ENTAH mana yang harus dipercaya, temuan sidak Ombudsman RI atau pernyataan klarifikasi dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kanwil Jabar. Yang pasti temuan fasilitas mewah...

4 Guru SDN 58 Lengkese Alami Gatal-gatal Mulut Setelah Cicipi MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa, Terbukti Mengantuk Boraks

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, batal dibagikan kepada siswa setelah sejumlah guru...

Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Pemuda berinisial F (22) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi setelah diduga mengancam mantan pacarnya, AR (19), menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku...

Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin Sumar alias AIS atau Abah, menyatakan mundur...

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan