Senin, Juli 20, 2026
spot_img

Demo Tolak Pertambangan, Warga Bakar Gerbang dan Pos Satpam PT. Jui Shin Indonesia

Aksi demonstrasi dilakukan warga Karawang Selatan di depan gerbang PT. Jui Shin Indonesia (JSI), di Desa Tamansari Kecamatan Pangkalan Kabupaten Karawang – Jawa Barat, Kamis (17/4/2025).

Massa aksi menuntut PT. Mas Putih Belitung (MPB)- anak perusahaan PT. JSI untuk menghentikan aktivitas pertambangan yang merusak alam Karawang Selatan.

Aksi demonstrasi yang berlangsung sejak pagi itu tidak menemukan titik terang. Tak ada satu pun perwakilan manajemen perusahaan yang menemui massa aksi.

Massa aksi yang tersulut emosi, akhirnya membakar gerbang dan pos Satpam PT. JSI. Meski dijaga aparat kepolisian, beberapa massa aksi mencoba merangsek masuk ke wilayah operasional PT. JSI.

Berita Lainnya  Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara dan Denda Rp 1 Miliar

Beruntung ada beberapa tokoh masyarakat yang mengingatkan massa aksi, agar jangan sampai masuk ke wilayah operasional PT. JSI. Karena meskipun bahan baku (kars) PT. JSI diambil di wilayah Karawang, tetapi lokasi pabriknya terletak di wilayah Kabupaten Bekasi.

Aksi demonstrasi ini coba ditengahi oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Jenal Aripin yang masih merupakan salah seorang tokoh masyarakat Karawang Selatan.

Sampai berita ini masuk meja redaksi, belum ada jawaban resmi dari pihak perusahaan atas tuntutan massa aksi.

Berita Lainnya  Pertama, Presiden Prabowo Luncurkan Biodiesel B50 di KM 57A Karawang

Namun sebelumnya diberitakan, PT. MPB ini telah mengantongi izin Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) dan Izin Usaha Pertambangan (IUP) dari Pemprov Jabar.

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh juga sudah meminta Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi untuk membatalkan izin operasional pertambangan di Karawang Selatan ini.

Karena selain merusak alam, aktivitas pertambangan ini juga mendapatkan penolakan dari warga Karawang Selatan.

Hingga berita ini diterbitkan, massa aksi yang melibatkan mahasiswa dan aktivis lingkungan ini masih berkerumun di depan gerbang PT. JSI.

Berita Lainnya  Dualisme KADIN Karawang Buat Dunia Usaha dan Industri Jadi Bingung

Massa aksi berharap kedatangan Dedi Mulyadi yang hari ini dikabarkan memiliki agenda kunjungan ke Karawang Selatan, khususnya agenda meninjau bailey (jembatan darurat) Cicangor di Desa Tamansari.***

 

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Motif Tekanan Ekonomi, Oknum Polisi Rampok Toko Emas

ACEH - Tim gabungan Polres Aceh Selatan bersama personel Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Aceh menangkap seorang oknum polisi yang diduga merampok...

Spanyol Rebut Gelar Piala Dunia, Pecahkan Rekor Laju Tak Terkalahkan

East Rutherford - Spanyol merebut gelar juara Piala Dunia 2026 dengan nyaris sempurna. Spanyol melengkapi suksesnya dengan menciptakan rekor baru laju tak terkalahkan terpanjang. La...

Wacana Pemberlakuan SPP di SMA-SMK, KDM : “Cukup dengan Dana BOS”

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi kembali angkat bicara soal wacana pemberlakuan biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) di SMA-SMK Negeri. Ia menyebut sudah...

Dualisme KADIN Karawang Buat Dunia Usaha dan Industri Jadi Bingung

KARAWANG - Dinamika dualisme kepengurusan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) di Kabupaten Karawang kembali menjadi perhatian publik pada pertengahan Juli 2026. Dalam rentang waktu...

Sahroni Kritik Hotman Paris : “Gak Usah Bawa-bawa Nama Presiden”

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengkritik Hotman Paris, kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Ardiansyah, karena membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto....

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan