Sabtu, Oktober 17, 2026
Google search engine

Darurat Fiskal, TPP ASN Bikin Krisis APBD Purwakarta

PURWAKARTA – Kalangan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Purwakarta melontarkan kritik keras terhadap kondisi keuangan daerah. Mereka menilai, anjloknya Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp300 miliar pada 2026 telah membawa APBD Purwakarta ke situasi yang disebut “darurat fiskal.”

Ketua PMII Purwakarta, Ali Akbar, menuding ambisi Pemkab dalam menggelontorkan anggaran untuk birokrasi menjadi pemicu krisis. Ia bahkan menyebut kondisi ini sebagai bentuk “kejahatan anggaran terselubung.”

“Penurunan TKD Rp300 miliar itu bukan lagi alarm, tapi sirine bencana. Jika Pemerintah Kabupaten tetap buta dan tuli, enggan merevisi Perbup Nomor 5 Tahun 2024 tentang TPP ASN, kami tegaskan, mereka telah menindas rakyat Purwakarta secara terang-terangan!” ujar Ali Akbar, Kamis (2/10).

Berita Lainnya  Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan Pemeriksaan KPK

Ia mengungkapkan, data APBD Purwakarta menunjukkan belanja pegawai mencapai 41,3 persen dari total belanja daerah, sementara belanja modal hanya 5,3 persen. Menurutnya, angka ini menyalahi aturan dan jauh dari asas keadilan.

“Ini bukan ketimpangan, ini pengkhianatan terhadap Undang-Undang. UU HKPD jelas membatasi belanja pegawai maksimal 30 persen. Purwakarta melanggar batas itu, dan ini menunjukkan prioritas biadab yang menempatkan kesejahteraan elit birokrasi di atas kebutuhan dasar rakyat miskin,” tegasnya.

Ali menilai kebijakan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN yang diatur Perbup Nomor 5 Tahun 2024 tidak lagi relevan dengan alasan peningkatan kinerja. Ia menyebut kebijakan itu justru sebagai bentuk penyanderaan APBD oleh segelintir aparatur.

Berita Lainnya  Produksi Capai 160 Ton per Hari, Menteri ESDM Bahlil Resmikan Kilang LPG Cilamaya

“Ketika dana triliunan rupiah disedot habis untuk gaji dan tunjangan, apa yang tersisa untuk jalan rusak, perbaikan pasar Jumat yang terbengkalai setelah kebakaran, pembangunan puskesmas, atau beasiswa pendidikan? Nol! Tidak ada! Uang rakyat habis mempertebal rekening ASN, sementara pelayanan publik compang-camping,” kritiknya.

PMII Purwakarta kemudian menyampaikan dua tuntutan. Pertama, revisi total Perbup Nomor 5 Tahun 2024 agar porsi belanja pegawai kembali rasional dan sesuai aturan.

Kedua, desakan kepada DPRD Purwakarta untuk bersikap tegas dengan menggunakan hak interpelasi maupun angket guna membuka detail penggunaan anggaran TPP.

Berita Lainnya  Emosi karena Cemburu Ibu Korban Chat Pria Lain, Ayah Tiri Aniaya Balita 1 Tahun hingga Tewas

“DPRD jangan jadi stempel eksekutif. Jika diam, mereka adalah bagian dari komplotan yang menggerogoti APBD,” tegas Ali.

Di akhir pernyataannya, Ali Akbar melontarkan ancaman aksi jika tuntutan mahasiswa tidak digubris.

“Peringatan kami jelas. Revisi TPP dan alihkan dana untuk rakyat! Jika Pemkab Purwakarta tetap ngeyel, PMII akan turun ke jalan, memobilisasi massa, dan menuntut pertanggungjawaban politik atas setiap rupiah APBD yang dibakar untuk birokrasi gemuk,” pungkasnya. (yat)

Artikel ini telah tayang di RadarKarawang.id : https://radarkarawang.id/tpp-asn-purwakarta-keruk-apbd/

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Produksi Capai 160 Ton per Hari, Menteri ESDM Bahlil Resmikan Kilang LPG Cilamaya

KARAWANG - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi/Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dr. Bahlil Lahadalia, S.E., M.Si., meresmikan Kilang LPG Cilamaya...

KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules, Terkait Korupsi Kementerian ATR/BPN – PT. Summarecon

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyiya uang senilai Rp800 juta dari Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) Jaya Hercules...

Diduga Cabuli 2 Anak Kandung, Mantan Kepala KUA Ditangkap Polisi Setelah Selesai Jadi Imam Salat Berjamaah

SOLOK - Seorang pria berinisial AH (66 tahun) yang merupakan pensiunan PNS Kementerian Agama (mantan Kepala KUA) sekaligus imam masjid ditangkap oleh Satreskrim Polres...

Viral Video Pria Dicambuk Meringis Kesakitan di KPPG Bogor, Polisi Lakukan Penyelidikan

BOGOR - Pihak kepolisian melakukan penyelidikan terkait rekaman video yang memperlihatkan pria dicambuk yang dinarasikan terjadi di Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bogor. "Ya kita...

RDP Soroti Kebakaran Kantor ATR/BPN Karawang, Murni Konsleting atau Sabotase Data Tanah Rakyat

KARAWANG - Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka (RDP) mengaku kaget atas insiden kebakaran kantor ATR/BPN Karawang yang terjadi pada Rabu (14/10/2026),...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan