Rabu, Agustus 5, 2026
spot_img

Bupati Aep Apresiasi ‘Gerobak Nyai’, Semoga Bermanfaat bagi Para Pelaku UMKM

KARAWANG – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi untuk ‘Gerobak Nyari’, yaitu sebuah usaha UMKM yang baru saja di-launching Nyai Hj. Ida Zamakhsyari atau istri dari mantan Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari (Kang Jimmy).

Terlebih sebelumnya diberitakan, ‘Gerobak Nyai’ ini disebut dapat mendukung program Pemkab Karawang dalam mengentaskan persoalan pengangguran. Yaitu dimana warga Karawang khususnya para pencaker didorong untuk tidak ketergantungan kepada dunia industri di dalam mencari pekerjaan.

Diketahui, untuk tahap pertama sebanyak 25 ‘Gerobak Nyai’ telah diluncurkan. Perdana, gerobak UMKM ini akan menyasar anak muda, ustaz, para guru ngaji atau guru madrasah yang ingin memiliki penghasilan usaha tambahan.

Dengan pembagian keuntungan 60% untuk owner dan 40% untuk penjual (pelaku UMKM), gerobak dengan semua perlengkapan dan jenis dagangannya diberikan secara cuma-cuma. Artinya, di penjual tinggal memiliki niatan dan keseriusan untuk berdagang.

Berita Lainnya  Nobar Piala Dunia di Karawang Bantu Omset UMKM hingga Rp1,2 Miliar

Sementara keuntungan akan berbalik menjadi 30% untuk owner dan 70% untuk si penjual, ketika ingin berjualan barang dagangan lain dengan modal sendiri.

“Selamat buat Neng Nyai, dimana hari ini sukses menjalankan usaha gerobaknya. Semoga senantiasa bisa memberikan kemanfaatan bagi para pelaku UMKM, wabil’khususnya di Kabupaten Karawang,” tutur Bupati Aep, dalam postingan video di instagram @ahmadzamakhsari.

‘Gerobak Nyai’ untuk Bangkitkan Gairah Ekonomi Kerakyatan

Sebelumnya diberitakan, dalam rangka merubah paradigma masyarakat, khususnya kalangan anak muda agar tidak ketergantungan terhadap dunia industri dalam mencari mata pencaharian ekonomi, mantan Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari (Kang Jimmy) akan membagikan gerobak UMKM atau yang ia sebut sebagai ‘Gerobak Nyai’.

Berita Lainnya  GOKAR Karawang Hadirkan Promo 'MerdekaMurah' Diskon 50%

Disampaikan Kang Jimmy, pembagian ‘Gerobak Nyai’ ini tidak akan diberikan secara cuma-cuma. Melainkan akan diterapkan konsep kerjasama saling menguntungkan antara ia sebagai owner dan anak muda atau guru ngaji sebagai pelaku usaha (penjual).

Sebagai owner, kata Kang Jimmy, ia dan istrinya Nyai Hj. Ida Zamakhsyari akan menyediakan gerobak berikut isi jualannya seperti aneka jenis sembako, kopi, es, rokok, obat-obatan, mie instan, makanan ringan, minuman mineral dan lain sebagainya. Dan ‘Gerobak Nyai’ juga akan dilengkapi dengan kompor dan gas, alat masak, termos es, kursi, meja, serta peralatan dan perlengkapan berjualan lainnya.

Berita Lainnya  KADIN Karawang 'Gaspol' Jadi Jembatan Kolaborasi Dunia Usaha dengan Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Untuk tahap pertama, sebanyak 25 ‘Gerobak Nyai’ akan dibagikan kepada anak muda dan ustaz atau guru ngaji yang memiliki keinginan adanya penghasilan tambahan untuk berjualan di tempatnya masing-masing. Yaitu dengan konsep keuntungan 60% baginya sebagai owner dan 40% bagi si penjual atau pelaku UMKM.

“Insha Allah ini program konkret yang akan membangkitkan gairah ekonomi kerakyatan, supaya anak-anak muda kita tidak selalu ketergantungan ke industri terus,” tutur Kang Jimmy, saat dikonfirmasi Redaksi Opiniplus.com, pada Minggu (17/5/2026).***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Mulut Dilakban, Nenek ini Dirampok Tetangga Saat Mau Laksanakan Salat Dzuhur

JAKARTA - Seorang nenek bernama Hartati (61) datang ke Polsek Cakung melaporkan bahwa dirinya diikat lakban dan dirampok saat hendak melaksanakan salat. Pelaku adalah...

Menag Ajak Masyarakat Bersyukur Atas Kepemimpinan Prabowo karena Berada di Jalur yang Tepat

JAKARTA - Menteri Agama Nasaruddin mengajak seluruh peserta Zikir dan Doa Kebangsaan bersyukur dengan kondisi Indonesia di tengah dinamika geopolitik. Menurut Nasaruddin, kepemimpinan di bawah...

Diduga Korban Konflik Adat, Jasad Pria di Mimika Ditemukan dalam Kondisi Tubuh Penuh Anak Panah

MIMIKA - Seorang warga bernama Jerren Uamang ditemukan tewas dengan puluhan anak panah menancap di tubuhnya di Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika,...

707 Siswa dan Guru di SMKN 6 Semarang Keracunan MBG, Kepala BGN Minta Maaf

SEMARANG - Sebanyak 707 siswa dan guru SMKN 6 Semarang, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, diduga keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Yaitu dimana 693...

KDM akan Beri Hadiah bagi Warga yang Bisa Memposting Keberadaan Warung Tramadol

BANDUNG - Setelah membuka sayembara memburu dan menangkap para pelaku begal untuk diserahkan ke pihak kepolisian dalam kondisi hidup, kini Gubernur Jawa Barat, Kang...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan