KARAWANG – Turnamen Ramadhan Cup Mini Soccer dalam rangkaian HUT PDI Perjuangan telah sukses digelar. Melalui kesempatan ini, PDI-P Karawang mengaku ingin menegaskan ke publik bahwa partainya tidak hanya terus berusaha konsisten untuk mengawal isu-isu pembangunan kerakyatan ataupun isu-isi wong cilik.
Lebih dari itu, PDI-P Karawang hari ini juga fokus mengawal potensi-potensi anak muda Karawang, baik di bidang seni, olahraga, budaya, pendidikan dan lain sebagainya.
Demikian diungkapkan Ketua DPC PDI-P Karawang, Dr. Dede Anwar Hidayat SH MH, kepada Redaksi Opiniplus.com, Kamis (5/3/2026) sore.
Disampaikan Dede Anwar (sapaan akrab), sampai sejauh ini partainya masih konsisten mengawal isu-isu pembangunan ‘Karawang Maju’ kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, Aep-Maslani. Terlebih secara kebetulan, PDI-P menjadi bagian dari partai pengusung Aep-Maslani di Pilkada lalu.
Sehingga untuk isu-isu kerakyatan seperti program pembangunan Rulahu untuk warga kurang mampu, beasiswa Karawang Cerdas, dukungan terhadap UMKM, hingga program pembangunan infrastruktur untuk mendukung pertanian desa, semuanya masih dalam pengawalan PDI-P.
“Sebagai bagian dari tanggungjawab moral kita kepada masyarakat, PDI-P juga tidak segan-segan mengingatkan Aep-Maslani, apabila melenceng dari visi misi Karawang Maju,” tutur Dede Anwar.
Lebih dari itu, Dede Anwar juga menegaskan jika hari ini partainya sedang banyak melakukan ‘romantisme’ dengan anak-anak muda Karawang. Sehingga publik tidak perlu bertanya lagi ketika PDI-P Karawang hari ini banyak menggelar program kegiatan yang melibatkan anak-anak muda.
“Kemarin, hari ini, besok, lusa dan seterusnya, maka akan banyak kegiatan-kegiatan PDI-P Karawang yang melibatkan mahasiswa, pelajar ataupun anak-anak muda di pelosok desa,” katanya.
Disampaikan Dede Anwar, setiap program PDI-P Karawang yang melibatkan anak muda merupakan dari bagian upaya untuk menerapkan pendidikan politik sejak usia remaja.
Pasalnya sebagai negara demokrasi yang selalu mengedepankan ‘jiwa ketimuran’ dan semangat gotong royong, maka setiap esensi dan nilai-nilai politik perlu dipahami oleh setiap generasi penerus bangsa yang akan menjadi calon-calon pemimpin ke depan.
“Maka melalui program dan kegiatan-kegiatan PDI-P Karawang yang melibatkan anak-anak muda, pelan-pelan kita ajarkan mereka tentang pemahaman kearifan politik sebagai dasar sistem bermasyarakat di dalam membangun bangsa. Jangan sampai generasi penerus kita antipati terhadap politik,” tandasnya.***









