Senin, Agustus 17, 2026
spot_img

Bekasi Masuk Gelombang Pertama ‘Waste to Energy’

BEKASI – Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, ditetapkan menjadi daerah potensial untuk menyelenggarakan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Penetapan ini, dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) di Wisma Danantara, Jakarta pada, Kamis (9/10/2025).

Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq menjelaskan, Kabupaten Bekasi masuk dalam gelombang pertama. Yakni, sebagai daerah potensial dalam pembangunan ‘waste to energy’.

“Nantinya Kabupaten Bekasi akan bersanding dengan daerah lainnya. Seperti Yogyakarta, Denpasar, Tangerang Raya, Bogor Raya, Medan, dan Semarang,” kata Hanif dalam keterangannya, Sabtu (11/10/2025).

Berita Lainnya  Saat Prabowo Lemparkan Candaan ke Siswi Sekolah Rakyat : "10 Tahun Lagi Kau Boleh Pacaran"

Hanif mengatakan, pemerintah pusat konkret dalam memperluas pembangunan fasilitas pengolahan sampah berbasis energi di berbagai daerah. “Kabupaten Bekasi termasuk salah satu daerah yang terpilih bersama daerah lainnya,” ucap Hanif.

Sementara, Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang mengucapkan, rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan pemerintah pusat. Sebab, telah memasukkan Kabupaten Bekasi dalam daftar daerah potensial pengembangan PSEL Nasional.

Menurutnya, hal ini menjadi langkah penting dalam mengatasi permasalahan sampah. Sekaligus, memperkuat program energi ramah lingkungan di daerah.

Berita Lainnya  GCI Sarankan Pemda Karawang Segera Revisi Perda RTRW

“Alhamdulillah Kabupaten Bekasi dan daerah lain berkesempatan besar menjalankan PSEL. Ini bentuk kepercayaan besar pemerintah pusat kepada kami,” kata Ade.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bekasi berkomitmen penuh mendukung program nasional ini. Yakni sebagai upaya nyata menuntaskan persoalan sampah yang kian mendesak.

“Kabupaten Bekasi saat ini menghadapi situasi darurat sampah. Karena itu, kami sangat bersyukur atas dukungan Presiden Prabowo melalui program ‘waste to energy’ ini,” ujar Ade.***

Berita Lainnya  Anggaran Rp 6,6 Miliar, Jalan Butut Viral Kemiri - Jayamakmur Akhirnya Diperbaiki Pemkab Karawang

Sumber : RRI.co.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Peringatan Hari Damai Aceh Berujung Ricuh, Massa Kibarkan Bendera Bulan Bintang, Polisi Tembakan Gas Air Mata

ACEH - Peringatan Hari Damai Aceh di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026), berakhir ricuh. Agenda doa tolak bala dan zikir akbar yang...

Bobby Nasution Jenguk Siswa Korban Keracunan MBG yang Kondisinya Parah

MEDAN - Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menjenguk salah seorang siswa SMK Negeri 1 Berastagi, Kabupaten Karo, yang menjadi korban dugaan keracunan Makan Bergizi...

Bukan Hanya 269 Siswa di Karo, 45 Siswa di Kota Dumai juga Keracunan MBG

RIAU - Bukan hanya 269 siswa di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dugaan keracunan menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) juga terjadi di Kota Dumai...

Banyak Kasus Keracunan MBG, DPD RI : Anggaran Bahan Makanan Perlu Ditambah Jadi Rp 15-20 Ribu

SEMARANG - Anggota DPD RI Abdul Kholik mengungkapkan, masih banyak aspek yang perlu ditinjau dan dievaluasi dari pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal...

Kawal Program Presiden Prabowo, PKB Deklarasi ‘Satgas Prabowonomics’

JAKARTA - PKB melalui organisasi sayapnya, Panji Bangsa, membentuk Satuan Tugas (Satgas) Prabowonomics Panji Bangsa. Satgas tersebut didirikan Panji Bangsa sebagai tindak lanjut dari...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan