Minggu, Juni 14, 2026
spot_img

Kejaksaan Bekasi Kini Punya Gedung Griya Adhyaksa Senilai Rp 6,1 Miliar

BEKASI – Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, merealisasikan pembangunan Griya Adhyaksa di lahan seluas 2.000 meter persegi untuk menunjang kinerja para pegawai kejaksaan daerah setempat.

Griya Adhyaksa berlokasi di Desa Cicau, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Mess pegawai kejaksaan ini mulai dibangun sejak 22 April 2025 serta melalui adendum kontrak pada 10 Juni 2025 senilai Rp6,17 miliar selama 150 hari kalender oleh penyedia CV. Bintang Utama.

“Faktor perlindungan terhadap keamanan dan keselamatan pegawai turut menjadi perhatian kami. Besar harapan kami keberadaan griya ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pegawai, khususnya dalam memberikan pelayanan hukum yang optimal kepada masyarakat,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi Eddy Sumarman saat peresmian Griya Adhyaksa di Kabupaten Bekasi, Senin (1/12/2025).

Griya Adhyksa ini dibangun dengan spesifikasi konstruksi terdiri atas dua lantai berbentuk U dengan luas bangunan seluas 1.841 meter persegi dilengkapi taman yang terisi beberapa jenis pohon hingga area bersantai.

Berita Lainnya  PT. PPJM Salurkan 14 Ekor Sapi Qurban kepada Warga Karawang

Pada lantai 1 bangunan terdapat 12 unit kamar tipe A berukuran 3×5 meter persegi dilengkapi kamar mandi dalam, musala seluas 4×5 meter persegi, ruang wudhu dan kamar mandi, ruang servis atau pantry seluas 6 x 6 meter persegi serta ruang kamar 6×6 meter persegi.

Pada lantai 2 terdapat 10 kamar type A seluas 3×5 meter persegi yang dilengkapi kamar mandi dalam serta balkon belakang. Kemudian 4 unit kamar tipe B berukuran 6×6 dilengkapi kamar mandi dalam dan balkon belakang.

“Sehingga keseluruhan terdapat 26 kamar yang terdiri dari tipe A berjumlah 22 unit dan tipe B berjumlah 4 unit,” katanya.

Ia mengungkapkan pegawai di institusinya mencapai 96 jiwa terdiri atas jaksa serta pegawai tata usaha dengan kondisi hampir separo berstatus pendatang sehingga terpaksa menyewa tempat tinggal di sekitar area kantor.

Berita Lainnya  7 Dewan Dapil 2 Karawang Tidak Peka Jeritan Rakyatnya, Angga : 'Mungkin Lagi Pada Sibuk Ngurusin Pokir'

Dia menjelaskan bahwa tanah seluas 2.000 meter persegi untuk pembangunan griya merupakan aset pemerintah daerah yang telah dihibahkan kepada kejaksaan sejak 1 Januari 2015. Sebelum berdiri Griya Adhyaksa, di lokasi ini berdiri lima unit rumah dinas bagi para kepala seksi.

Seiring waktu berjalan, rumah dinas itu sudah dinilai tidak layak sehingga pada tahun 2022 diambil kebijakan untuk penghapusan melalui penghitungan ulang oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).

“Sejak penghapusan, lahan ini menjadi kosong dan digunakan untuk menampung barang bukti kendaraan berdimensi besar yang sedang menunggu proses eksekusi. Baru pada tahun 2024, melalui Dinas Cipta Karya, mulai dianggarkan pembangunan mes pegawai Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi,” katanya.

Berita Lainnya  Demo Mahasiswa Tuntut Turunkan Harga Kebutuhan Pokok dan BBM hingga Stop MBG dan KDMP

Pembangunan telah diserahterimakan melalui skema professional handover (PHO) dari penyedia CV. Bintang Utama kepada Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang sejak 25 September 2025 dan kini masih dalam pemeliharaan selama 150 hari sesuai dokumen kontrak atau sampai 23 Maret 2026.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Barat Hermon Dekristo meresmikan griya adhyaksa Kabupaten Bekasi sebagai fasilitas mes pegawai kejaksaan untuk menunjang kualitas kinerja, integritas maupun pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.

“Dengan hadirnya fasilitas hunian yang representatif ini, saya berharap pegawai semakin bersemangat, bekerja dengan lebih profesional serta menjaga nama baik institusi,” katanya.***

Sumber : AntaraNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pimpin Langsung Sidak, Bupati Aep Temukan THM hingga Minol Tak Berizin

KARAWANG - Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh memimpin langsung agenda inspeksi mendadak (sidak) terhadap beberapa Tempat Hiburan Malam (THM), pada Sabtu (13/6/2026) malam. Didampingi Wakil...

Polemik Theatre Night Mart, Toto : “Ada Indikasi Sarat Kepentingan Persaingan Bisnis THM”

KARAWANG - Sejak awal kali pertama beroperasi, dugaan 'aksi kucing-kucingan' dengan Pemkab Karawang dilakukan Theatre Night Mart - tempat hiburan malam (THM) di Jalan...

Gegara Berselisih di Medsos, Remaja di Bekasi Tewas Dikeroyok, 6 Pelaku Diamankan

KOTA BEKASI - Sebanyak enam orang diamankan Polres Metro Bekasi Kota, karena diduga terlibat dalam kasus penganiayaan dan pengeroyokan yang menyebabkan remaja berinisial SRR...

Ayah Biadab di Karawang, Anak Kandung Usia 3 Tahun ‘Digares’ juga

KARAWANG - J (39), seorang ayah yang merupakan warga Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ini terpaksa dicokok polisi, setelah diduga memerkosa anak kandung...

Mendikdasmen Klaim 43 Juta Siswa Ingin Program MBG Dilanjutkan

JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengeklaim, 43 juta murid penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) menginginkan programnya lanjut. Dia menyebutkan,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan