Sabtu, Oktober 10, 2026
Google search engine

Wardah : Mahasiswa Harus Ambil Tanggungjawab Mengawal Pancasila dan NKRI

DALAM situasi yang terus berkembang di era globalisasi, peran aktif mahasiswa sebagai kekuatan moral, kontrol sosial dan agen perubahan harus muncul. Hal ini sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjaga Pancasila, keutuhan NKRI, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

Demikian disampaikan Aggota MPR RI Fraksi Gerindra, Hj. Wardatul Asriah, saat menyampaikan materi Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan dihadapan 150 orang perwakilan Mahasiswa dari berbagai kampus di Kabupaten Bekasi, 10 Oktober 2025.

Anggota Komisi VIII DPR ini mengatakan, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa bukanlah hal yang mudah. Banyak tantangan dan masalah yang harus dihadapi bersama.

Berita Lainnya  Menuai Perdebatan, Komisi XIII DPR RI Usulkan Fasilitas Bilik Asmara dan Alat Bantu Seks bagi Narapidana

“Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa merupakan kewajiban seluruh rakyat Indonesia, karena negara ini tidak hanya terdiri atas satu golongan suku, ras, dan agama, tetapi banyak golongan yang ada di tanah air kita tercinta,” tuturnya.

Di era digital, kata Wardah, mahasiswa menghadapi tantangan baru. Yaitu dimana media sosial akan memberikan platform yang lebih besar bagi mahasiswa untuk menyuarakan pendapat mereka, tetapi juga membuka pintu bagi penyebaran disinformasi dan ujaran kebencian.

Berita Lainnya  Ombudsman RI : Asal Bayar Rp250 Juta, Warga Binaan Bisa Gunakan HP di Rutan

Mahasiswa perlu lebih kritis dalam menggunakan platform digital ini, memastikan bahwa kebebasan yang mereka nikmati tidak digunakan untuk menyebarkan informasi yang tidak akurat atau menimbulkan konflik yang pada akhirnya menganggu keutuhan bangsa.

Oleh karenanya, Wardah mendorong mahasiswa untuk memiliki ambisi yang besar, motivasi yang tinggi, visi jangka menengah hingga jangka panjang, dan tekad pantang menyerah.

Kiprah mahasiswa dalam melakukan perubahan-perubahan di Indonesia merupakan wujud sikap bela negara. Semangat juang dan patah semangat yang dimiliki mahasiswa seharusnya dapat dimanfaatkan sebagai dasar pergerakan pemuda untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Berita Lainnya  Raperda Perubahan APBD TA 2026 Kabupaten Karawang Disetujui

“Penting mahasiswa sebagai warga NKRI untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan, serta bekerja sama dalam mitigasi potensi ancaman tersebut demi mempertahankan keutuhan negara,” tandas Wardah.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Diduga Sengaja Dibakar Setelah Rusuh Razia HP, Lapas Merauke Kebakaran, Sejumlah Narapidana Melarikan Diri

MERAUKE - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) II B Merauke, Papua Selatan, diduga dibakar hingga sejumlah narapidana atau warga binaan melarikan diri. Kebakaran diduga dipicu kerusuhan...

Cekcok dan Perkelahian Anak Punk di Karawang Berakhir 2 Orang Dikabarkan Hilang Tenggelam

KARAWANG - Dua orang pemuda yang diduga anak punk bernama Abdullah (asal Sukamandi, Subang) dan Rian (asal Bayur) dilaporkan hilang tenggelam di Saluran Irigasi...

Loncat dari Lantai 3 Gedung, Aksi Heroik Seorang Ibu Saat Selamatkan Bocah dari Kebakaran

JAKARTA - Kebakaran melanda sebuah rumah makan (RM) Padang di Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur (Jaktim). Saat kebakaran terjadi, ada aksi heroik seorang wanita yang...

Diduga Jadi Markas Peredaran Narkoba, Polisi Gerebek Eks Prostitusi Saritem, 21 Orang Positif

BANDUNG - Eks lokalisasi prostitusi di Kota Bandung, Saritem digerebek jajaran Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung, karena diduga menjadi markas peredaran narkoba. Dalam penggerebekan itu...

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan Pemeriksaan KPK

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid, mangkir atau tidak memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu, 7...

Hukum

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan Pemeriksaan KPK

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid, mangkir atau tidak memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu, 7...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan