Minggu, November 8, 2026
Google search engine

PSSI Tunjuk Frank Van Kempen sebagai Pelatih Timnas U-20

JAKARTA – PSSI resmi menunjuk Frank van Kempen sebagai pelatih kepala baru Tim Nasional U-20 Indonesia.

Kehadiran pelatih asal Belanda ini menandai komitmen federasi dalam membangun jalur pembinaan berkelanjutan dari level usia muda hingga ke timnas senior.

Frank van Kempen dikenal sebagai sosok pelatih berpengalaman yang telah lama berkecimpung dalam pengembangan pemain muda di Eropa.

Dengan latar belakang sebagai direktur teknik akademi klub-klub di Eredivisie, Belanda serta pengalaman melatih kelompok usia di level elite, Kempen dinilai memiliki kapasitas untuk merancang sistem pembinaan yang progresif dan terstruktur.

Berita Lainnya  Bupati Aep Resmi Lepas 689 Personel Atlet yang Berlaga di Porprov XV Jabar 2026

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyebut penunjukan Frank van Kempen sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memastikan kesinambungan prestasi antar kelompok usia.

“Kami butuh juru latih yang bukan hanya mumpuni secara taktik, tetapi juga memahami pentingnya transisi pemain dari kelompok usia U20 ke U23 dan senior. Frank van Kempen memiliki track record dalam hal ini,” ujar Erick Thohir.

Di tangan van Kempen, Tim Garuda Muda akan diarahkan tak hanya untuk meraih prestasi di ajang AFF U-19 dan Kualifikasi AFC U-20, tetapi juga menjadi wadah penyaringan talenta unggul yang siap mengisi kebutuhan timnas level atas secara bertahap dan sistematis.

Berita Lainnya  Bupati Aep Apresiasi 'KADIN Karawang Padel Tournament' : "Harus Digelar Secara Rutin"

Langkah ini menegaskan fokus PSSI untuk memperkuat fondasi pembinaan usia muda demi kemajuan sepak bola nasional yang berkelanjutan.

Pria kelahiran Sevenum, 6 Januari 1972 dikenal berpengalaman sebagai pelatih sepakbola usia muda. Tercatat, ia pernah menjadi asisten pelatih Timnas Belanda U-20 periode 2014 hingga 2016.

Jabatan terakhir van Kempen menjadi asisten pelatih klub VVV-Venlo, klub Divisi Dua periode Juli 2022 hingga 30 Juni 2024.

Dia juga pernah menjadi pelatih kepala di beberapa klub seperti NAC Breda U-21, Sparta U-21, Sparta U-19, VVV-Venlo II, Helmond U-21, dan Roda JC U-19.

Berita Lainnya  PSSI Kecam Keras Penyerangan yang Tewaskan Bobotoh di Bogor, Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku

Frank van Kempen menyatakan antusiasmenya bergabung dengan proyek besar sepak bola Indonesia.

“Talenta muda Indonesia luar biasa. Tugas saya adalah menciptakan jembatan pengembangan agar mereka bisa bersaing di level tertinggi, dengan fondasi disiplin, taktik modern, dan kultur kerja keras,” kata Frank van Kempen usai pertemuan dengan Ketum PSSI, di Jakarta.

Sumber : PSSI

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bahlil Bantah Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal HP Presiden

MALUKU - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dengan tegas membantah tudingan yang menyebutkan dirinya terlibat...

Aksi Women’s March Jakarta Sampaikan 9 Tuntutan, Sempat Dorong-dorongan dengan Polisi

JAKARTA - Aksi unjuk rasa Women's March Jakarta (WMJ) 2026 yang digelar hari ini, Sabtu, 7 November 2026, sempat diwarnai ketegangan berupa aksi saling...

Terbakar Api Cemburu, Pria ini Injak-injak Kekasihnya hingga Meninggal Dunia

KARAWANG - Polresta Karawang telah menangkap seorang pemuda berinisial RHT atau RH (20) setelah diduga melakukan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, AAP (22), hingga meninggal...

Tahanan Perempuan Hamil di Dalam Sel, Kapolsek Dompu Dicopot, Anggotanya Diperiksa Propam Polda NTB

DOMPU - Kapolsek Dompu, Ipda Sarbani, mendadak dicopot dari jabatannya. Pencopotan terjadi ketika viral isu mengenai seorang tahanan perempuan yang dikabarkan hamil di dalam...

Jokowi Marah di Persidangan, Karena Dokter Tifa Sempat Datangi Makam Orang Tuanya

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat tersinggung dan marah ketika hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan