Selasa, Agustus 11, 2026
spot_img

Om Zein Gadaikan SK Jabatan Bupati ke Bank

Untuk Beli Tanah dan Bangunkan Rumah Siswa Alumni Pendidikan Barak Militer

Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, mengambil langkah tak biasa demi membantu keluarga seorang siswa yang hidup dalam keterbatasan.

Ia menggadaikan Surat Keputusan (SK) jabatannya ke Bank BJB untuk membeli sebidang tanah bagi keluarga siswa tersebut, yang sebelumnya mengikuti pelatihan karakter dan kedisiplinan berbasis militer.

Siswa bernama Jajang (nama samaran) mengikuti pelatihan di Resimen Armed 1 Sthira Yudha. Seusai mengikuti program tersebut, sikap Jajang berubah drastis menjadi lebih positif.

Perubahan ini menarik perhatian Om Zein—sapaan akrab sang bupati—hingga ia memutuskan untuk mengunjungi rumah Jajang di Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta.

Kunjungan pada Selasa (20/5/2025) itu membuka mata Om Zein terhadap kondisi keluarga Jajang yang memprihatinkan. Rumah yang nyaris roboh berdiri di atas tanah milik orang lain.

Sang ayah, Bah Mamat, tengah berjuang melawan kanker perut di tengah keterbatasan ekonomi.

Dua hari berselang, Kamis (22/5/2025), Om Zein menepati janjinya. Ia datang kembali dan langsung bernegosiasi dengan pemilik tanah tak jauh dari rumah lama Jajang. Dengan harga Rp100 ribu per meter, ia membeli tanah seluas 50 meter persegi secara tunai.

“Ini uang pribadi Om Zein, hasil menggadaikan SK ke BJB,” kata Om Zein.

Ia meminta agar rumah yang akan dibangun di atas tanah itu berbentuk rumah panggung sederhana namun layak huni.

Tanah tersebut juga akan disertifikatkan atas nama Jajang, sebagai bentuk dukungan agar ia terus menjaga sikap baik dan kedisiplinan yang telah dibangun.

Bantuan ini pun disertai syarat. Tidak berat, tapi sarat makna. Om Zein meminta agar keluarga Bah Mamat menjaga salat, dan khusus untuk Jajang, tidak membawa handphone ke sekolah.

“Kalau masih bawa handphone ke sekolah, bantuannya akan dicabut,” tegas Om Zein.

Langkah Om Zein ini menjadi contoh nyata kepedulian pemimpin terhadap warganya, terutama saat perubahan kecil dari seorang anak mampu menyentuh nurani pejabat setingkat bupati.

Sumber : Kompas

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

3 Kali Mangkir Panggilan, Kejari Bekasi Tahan Mantan Dirus Perumda Tirta Bhagasasi

BEKASI - Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menahan mantan Direktur Usaha Perumda Tirta Bhagasasi berinisial AEZ (35) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pemasangan...

2 Tahun Misteri Hilangnya Paramitha Titania Akhirnya Terungkap, Tulang Belulang Korban Ditemukan di Jurang

MOROWALI - Tulang belulang Paramitha Titania Anggelica (28), yang hilang sejak Juli 2024, ditemukan di dalam jurang Desa Kalono, Kecamatan Bungku, Kabupaten Morowali, Sulawesi...

Sama dengan Judi, MUI Tegaskan Hadiah Agustusan yang Dipungut dari Peserta Hukumnya Haram

JAKARTA - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia setiap 17 Agustus, masyarakat biasanya menyambutnya dengan penuh antusias melalui beragam kegiatan. Salah satu yang...

5 Orang Sudah Diperiksa, Kapolda Sulut : “Pengemudi Berpotensi Jadi Tersangka”

SULAWESI - Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Roycke Harry Langie menyebut pengemudi mobil dalam tragedi drag race Kotamobagu berpotensi menjadi...

Prabowo Mau Rombak Buku Pelajaran Siswa SD hingga SMA?

JAKARTA - Pemerintah berencana merombak buku pelajaran siswa SD hingga SMA. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari sorotan Presiden Prabowo Subianto terhadap kualitas buku...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan