Rabu, Oktober 21, 2026
Google search engine

Ricuh Demo di Bandung, Massa Berpakaian Serba Hitam Serang Armada Polisi, 11 Personel Terluka

BANDUNG – Sebanyak 11 personel kepolisian menderita luka berat hingga luka ringan akibat serangan sekelompok massa berpakaian serba hitam pada penutupan aksi unjuk rasa di Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (20/10/2026) malam.

Aksi demo itu berlangsung bertepatan dengan dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas jatuhnya korban luka di jajaran kepolisian saat menjalankan tugas pengawalan pengamanan.

“Kami menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas luka berat sampai luka ringan 11 anggota kepolisian yang mendapatkan serangan semalam,” kata Farhan, dikutip dari Tribun Jabar.

Berita Lainnya  Belum Semenit Masuki Rumput Hijau, Tandukan Julio Cesar Langsung Bobol Gawang Persik Kediri

Rangkaian demonstrasi yang digelar oleh elemen mahasiswa di sejumlah titik vital seperti Jalan Asia Afrika, Simpang Lima, kawasan Braga, hingga Gedung DPRD Jawa Barat semula berlangsung aman dan tertib.

Namun, eskalasi secara mendadak memuncak pada malam hari ketika kelompok massa tak dikenal berbusana hitam-hitam melancarkan penyerangan brutal terhadap armada truk kepolisian di persimpangan Jalan Sulanjana.

Pemkot tegaskan mahasiswa tertib saat demo

Farhan menegaskan, aksi penyampaian pendapat oleh kelompok mahasiswa sepanjang hari sebenarnya berjalan dengan damai.

Kerusuhan baru meletus setelah muncul kelompok lain yang menyusup di malam hari dan memprovokasi kerusuhan lewat pembakaran serta pelemparan ke arah petugas.

Berita Lainnya  Modal Sudah Habis Miliaran, Mitra SPPG Minta BGN Segera Cabut Moratorium

“Unjuk rasanya juga sebetulnya sih baik-baik saja ya, sampai kejadian terjadi penyerangan terhadap truk polisi. Nah, itu menjadi lain nih sekarang,” jelas Farhan.

Untuk mencegah dampak kekerasan tereskalasi lebih luas, Pemkot Bandung mengedepankan pendekatan humanis sembari menyerahkan seluruh proses penegakan hukum dan identifikasi kelompok massa berpakaian hitam tersebut kepada kepolisian.

Siaga 2×24 jam

Sebagai langkah antisipasi keamanan, Pemkot Bandung menginstruksikan seluruh jajaran terkait untuk siaga penuh selama dua hari ke depan guna memastikan stabilitas kawasan perkotaan tetap terjaga.

“Sedangkan kami dari pemerintah kota memastikan bahwa semua akan kita bersihkan untuk kembali ke normal. Tapi sampai 2×24 jam ke depan kita akan dalam posisi waspada,” tegas Farhan.

Berita Lainnya  Kantor ATR/BPN Karawang Mengamali Kebakaran Hebat, 5 Unit Damkar Dikerahkan

Farhan memastikan, penanganan dan pembersihan sisa-sisa kerusakan akibat bentrokan telah diselesaikan sejak Selasa malam.

Saat ini, pergerakan ekonomi, aktivitas sosial masyarakat, hingga agenda agenda internasional di Kota Bandung dilaporkan sudah kembali beroperasi secara kondusif dan lancar.***

Artikel ini telah tayang di Tribun Jabar

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

KPK Bantah Video Penangkapan Nusron Wahid, Upaya Jemput Paksa Masih Dipertimbangkan

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah unggahan video yang memperlihatkan penangkapan Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid oleh penyidik. Dalam sebuah video yang diunggah akun infociseeng.id...

Polisi Imbau Masyarakat Tidak Berspekulasi, GCI Desak Hasil Uji Forensik Kebakaran Kantor ATR/BPN Karawang Dibuka ke Publik

KARAWANG - Polresta Karawang menyatakan penyebab kebakaran Kantor ATR/BPN Karawang pada 14 Oktober 2026 masih dalam penyelidikan. Polisi melalui Kasi Humas IPDA Muh Asim...

Geger Penemuan Benda Logam Misterius di Perkebunan Kelapa Sawit, Diduga Serpihan Roket Pembawa Satelit Milik China

KOTIM - Sebuah benda logam misterius berukuran cukup besar ditemukan di tengah perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng) pekan...

Diduga Sengaja Bakar Lahan untuk Tanam Sawit, Anggota DPRD Mempawah Resmi Ditahan Polisi

MEMPAWAH - Polres Mempawah resmi menetapkan dan menahan anggota DPRD Kabupaten Mempawah, Choirussaib dari Partai Hanura. Penahanan ini dilakukan terkait kasus dugaan pembakaran lahan di...

Diduga Keracunan MBG, Ratusan Siswa TK hingga SD di Cirebon Dilarikan ke Rumah Sakit

CIREBON - Ratusan siswa di Kelurahan Kalijaga, Cirebon, Jawa Barat, diduga keracunan usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG). Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang...

Hukum

KPK Bantah Video Penangkapan Nusron Wahid, Upaya Jemput Paksa Masih Dipertimbangkan

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah unggahan video yang memperlihatkan penangkapan Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid oleh penyidik. Dalam sebuah video yang diunggah akun infociseeng.id...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan