ENTAH mana yang harus dipercaya, temuan sidak Ombudsman RI atau pernyataan klarifikasi dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kanwil Jabar. Yang pasti temuan fasilitas mewah mirip apartemen di area Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, mulai memunculkan beberapa spekulasi publik.
Spekulasi itu adalah tentang siapa sebenarnya seseorang yang kepergok Ombudsman saat berada di fasilitas mewah tersebut.
Publik menduga jika seseorang tersebut adalah Jimmy Masrin, mantan petinggi PT Petro Energy yang menjadi terpidana kasus korupsi fasilitas kredit Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) yang divonis 10 tahun penjara oleh Pengadilan Tinggi Jakarta dengan
kerugian negara mencapai Rp 958,5 miliar.
Spekulasi publik ini muncul atas dokumentasi video sidak Ombudsman RI yang memergoki seseorang yang kemudian disebut mirip dengan pajangan foto bertuliskan ‘Jimmy M’ yang berada di ruangan fasilitas mewah mirip apartemen tersebut.
“Permisi…”, tegur pejabat Ombudsman, kepada seseorang tersebut yang dalam rekaman video sidak terlihat langsung mengunci pintu.
“Dikunci ada orangnya,” timpal pejabat Ombudsman.
“Halo… halo…,” kata pejabat Ombudsman yang meminta agar seseorang tersebut membukakan pintu.
“Siapa…? Chinese… Chinese…,” kata pejabat Ombudsman.
“Mungkin petugas,” jawab pejabat Lapas Kelas IIA Cibinong, saat mencoba membantah.
“Kamu bohong,” jawab pejabat Ombudsman.
“Terindikasi WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan),” timpal pejabat Ombudsman yang lain.
“Ini nih beliau nya tadi ini fotonya. Ini beliau namanya pak Jimmy,” timpal pejabat Ombudsman yang lain, sambil menunjukan pajangan pas foto dalam ruangan mewah semi apartemen tersebut.
Namun demikian, hingga kini spekulasi publik tersebut belum dapat terkonfirmasi kebenarannya. Karena belum adanya pernyataan resmi atau bukti valid dari lembaga pengawas yang mengonfirmasi bahwa fasilitas mewah tersebut dihuni Jimmy Masrin.***

