Operasi SAR gabungan resmi menghentikan pencarian terhadap 5 jurnalis dan 3 kru kapal KM Arupadhatu I yang hilang di perairan Selat Sunda pada Kamis, 17 September 2026.
Pencarian sudah berlangsung selama 10 hari setelah hilang kontak sejak Senin, 7 September 2026.
Operasi dinilai sudah tidak efektif, tetapi tidak ditemukan tanda-tanda korban atau bangkai kapal setelah penyisiran seluas 8.509 mil laut.
Sebelumnya, pencarian terhadap para korban melibatkan 523 personel SAR gabungan lewat jalur darat, laut, dan udara.
Basarnas bersama pihak berwenang melakukan pemantauan (pemapelan) melalui SROP/VTS serta patroli Polairud dan TNI AL, dan operasi dapat dibuka kembali jika ada petunjuk baru.***
Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..










