Selasa, September 8, 2026
spot_img

Mengecam Pernyataan Nusron Wahid, Petani Karawang Desak RUU Reforma Agraria Segera Disahkan

KARAWANG – Ratusan Petani Karawang yang tergabung dalam Serikat Petani Karawang (Sepetak) bersama Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) melakukan aksi demonstrasi di kantor ATR/BPN Karawang, Jawa Barat, Selasa (8/9/2026).

Selain menuntut Kepala ATR/BPN Karawang mendukung pengesahan RUU Reforma Agraria, pendemo juga mengecam keras pernyataan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid yang sempat mempertanyakan perjuangan rakyat atas tanah dan menyebut klaim sepihak terkait Lokasi Prioritas Reforma Agraria (LPRA).

Para petani menilai pernyataan tersebut keliru dan menunjukkan ketidakpahaman atas akar konflik agraria struktural serta perjuangan pemulihan hak tanah yang telah berlangsung puluhan tahun di Karawang.

Berita Lainnya  Pemilihan BPD Sirnabaya Sukses Digelar, Ocvyta : "Perempuan Miliki Hak yang Sama dalam Keadilan dan Kesejahteraan"

Petani menegaskan bahwa tuntutan atas tanah pemukiman dan lahan garapan bukanlah tindakan sepihak, melainkan hak yang sah atas pemulihan ruang hidup yang telah mereka kelola secara turun-temurun.

Pendemo menyoroti bahwa banyak lahan garapan petani di Karawang diklaim masuk kawasan Perhutani tanpa dokumen batas yang utuh. Petani mendesak adanya penataan batas ulang secara transparan, bukan langsung mencap perjuangan mereka sebagai pelanggaran.

Selain menyinggung sengketa wilayah hutan, para petani (termasuk petani tambak di Karawang Utara) juga menolak program revitalisasi yang masuk lewat Proyek Strategis Nasional (PSN), karena dinilai justru berisiko menggusur lahan produktif lokal demi kepentingan korporasi modern.

Berita Lainnya  Modus 'Pentahelix' Kembali Disorot, Pengamat Minta Kejari Karawang Lebih Transparan

Terpantau di lokasi, aksi demonstrasi ini dikawal ketat aparat kepolisian. Dan sekitar pukul 10.45 WIB, perwakilan massa aksi dipersilahkan masuk untuk melakukan mediasi dengan Kepala ATR/BPN Karawang dalam menyampaikan aspirasinya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dugaan Korupsi Penyaluran KPR, Kejari Karawang Tetapkan Tersangka Baru

KARAWANG - Kejaksaan Negeri Karawang kembali menetapkan 1 (satu) orang tersangka baru berinisial DMP, terkait dugaan tindak pidana korupsi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR)...

Diduga Kesurupan, Petugas Kebersihan Bandara Soekarno-Hatta Menangis, Tertawa hingga Lompat-lompat Seperti Pocong

TANGGERANG - Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang petugas kebersihan (cleaning service) wanita yang diduga mengalami kesurupan dan bertingkah histeris di Terminal...

Apes! Salah Sasaran Malah Palak Mantan Ajudan Dedi Mulyadi, Preman ini Berakhir Diciduk Polisi

PURWAKARTA - Aksi seorang pria yang diduga melakukan pemalakan di sebuah minimarket di Purwakarta, Jawa Barat, berakhir setelah diamankan anggota polisi lalu lintas. Pelaku disebut...

Ketua DPRD Kota Malang Sepakat Hentikan dan Evaluasi Total Program MBG

MALANG - Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menyatakan kesepakatan untuk menindaklanjuti tuntutan mahasiswa dari Aliansi Malang Bergerak/Amarah Brawijaya guna menghentikan atau mengevaluasi...

Aksi Pengejaran Mobil CR-V Pelaku Tabrak Lari Berlangsung Dramatis, Warga Temukan Plastik Diduga Narkotika

BANJAR - Aksi kejar-kejaran dramatis terjadi di jalanan dari Banjarmasin hingga Kabupaten Banjar pada Minggu petang, 6 September 2026, melibatkan mobil Honda CR-V hitam...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan