Jumat, Oktober 23, 2026
Google search engine

Mengecam Pernyataan Nusron Wahid, Petani Karawang Desak RUU Reforma Agraria Segera Disahkan

KARAWANG – Ratusan Petani Karawang yang tergabung dalam Serikat Petani Karawang (Sepetak) bersama Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) melakukan aksi demonstrasi di kantor ATR/BPN Karawang, Jawa Barat, Selasa (8/9/2026).

Selain menuntut Kepala ATR/BPN Karawang mendukung pengesahan RUU Reforma Agraria, pendemo juga mengecam keras pernyataan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid yang sempat mempertanyakan perjuangan rakyat atas tanah dan menyebut klaim sepihak terkait Lokasi Prioritas Reforma Agraria (LPRA).

Para petani menilai pernyataan tersebut keliru dan menunjukkan ketidakpahaman atas akar konflik agraria struktural serta perjuangan pemulihan hak tanah yang telah berlangsung puluhan tahun di Karawang.

Berita Lainnya  LSM Laskar NKRI Instruksikan Semua Anggotanya Bantu Polisi Lawan Begal

Petani menegaskan bahwa tuntutan atas tanah pemukiman dan lahan garapan bukanlah tindakan sepihak, melainkan hak yang sah atas pemulihan ruang hidup yang telah mereka kelola secara turun-temurun.

Pendemo menyoroti bahwa banyak lahan garapan petani di Karawang diklaim masuk kawasan Perhutani tanpa dokumen batas yang utuh. Petani mendesak adanya penataan batas ulang secara transparan, bukan langsung mencap perjuangan mereka sebagai pelanggaran.

Selain menyinggung sengketa wilayah hutan, para petani (termasuk petani tambak di Karawang Utara) juga menolak program revitalisasi yang masuk lewat Proyek Strategis Nasional (PSN), karena dinilai justru berisiko menggusur lahan produktif lokal demi kepentingan korporasi modern.

Berita Lainnya  Produksi Capai 160 Ton per Hari, Menteri ESDM Bahlil Resmikan Kilang LPG Cilamaya

Terpantau di lokasi, aksi demonstrasi ini dikawal ketat aparat kepolisian. Dan sekitar pukul 10.45 WIB, perwakilan massa aksi dipersilahkan masuk untuk melakukan mediasi dengan Kepala ATR/BPN Karawang dalam menyampaikan aspirasinya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Anak Durhaka Aniaya Ibu Kandung Berakhir Diciduk Polisi, Menangis Saat Ditangkap di Kandang Ayam

PADANG - Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang telah menangkap seorang pemuda berinisial L (24 tahun) atau LN di kawasan Arai Pinang, Kecamatan Lubuk Begalung,...

Anggota TNI ini Meminta Maaf Sambil Menangis Setelah Pukul Kepsek Kiyai Kultural NU

LAMONGAN - Sebuah video memperlihatkan seorang Anggota TNI aktif/Babinsa Koramil Glagah, Serma Mamat Syaifudin (MS), sedang bersimpuh dan menangis sambil memeluk M. Munir Thowil...

Prabowo Tegur Seskab Teddy yang Minta Pidatonya Diakhiri : “Gue nih Presiden, Ted”

JAKARTA - Momen Presiden Prabowo Subianto menegur Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, terjadi dalam bentuk kelakar atau candaan saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional...

Prabowo Cari Dedi Mulyadi yang Tidak Hadir dalam Rakornas TPAKD

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mencari keberadaan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) karena tidak hadir langsung dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan...

Pakai Bahasa Jawa, Anggota Parlemen Malaysia Desak Prabowo Segera Tangani Karhutla

JAKARTA - Anggota parlemen Malaysia, Kalam Salan, menyampaikan pesan kepada Presiden Indonesia Prabowo Subianto dalam Bahasa Jawa. Dalam pesan tersebut, dia mendesak penanganan kebakaran hutan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan