Jumat, September 25, 2026
Google search engine

5 Orang Sudah Diperiksa, Kapolda Sulut : “Pengemudi Berpotensi Jadi Tersangka”

SULAWESI – Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Roycke Harry Langie menyebut pengemudi mobil dalam tragedi drag race Kotamobagu berpotensi menjadi tersangka.

Ia mengatakan, tragedi maut dalam ajang Drag Race dan Drag Bike Championship 2026 di sirkuit nonpermanen Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, kini masuk tahap penyelidikan kepolisian.

Ajang yang digelar Tidar dan Muda Charaka pada Minggu (9/8/2026) tersebut berujung petaka setelah sebuah mobil peserta kehilangan kendali dan menabrak kerumunan penonton di sekitar lintasan.

Roycke mengatakan polisi masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa, termasuk kemungkinan adanya pelanggaran hukum dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Tentunya saat ini masih dalam proses penyelidikan. Kalau ada pelanggaran hukum, tentunya akan diproses,” katanya.

Berita Lainnya  Dugaan Korupsi Rekrutmen Tenaga Honorer, Sekda Lampung Tengah Resmi Ditahan

5 Orang Diperiksa

Roycke mengungkapkan, hingga kini polisi telah memeriksa lima orang terkait tragedi kecelakaan tersebut. Penyidik juga membuka kemungkinan menetapkan pengemudi kendaraan yang terlibat kecelakaan sebagai tersangka apabila hasil penyelidikan menemukan adanya unsur pidana.

“Sementara yang diperiksa sudah lima orang. Selain itu, untuk pengemudi sendiri berpotensi akan menjadi tersangka,” ujarnya.

Roycke menegaskan proses hukum akan dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dan alat bukti yang ditemukan polisi.

Ditangani Polda Sulut

Penanganan perkara tragedi drag race tersebut selanjutnya akan ditarik ke Polda Sulawesi Utara. Langkah ini dilakukan agar penyelidikan dan penegakan hukum dapat dilakukan secara lebih menyeluruh. “Kasus tersebut akan ditarik ke Polda Sulut agar lebih terbuka. Selain itu, untuk penegakan hukum akan kita jalani,” tegas Roycke.

Berita Lainnya  KDM atau H. Jenal Aripin yang 'Cuci Tangan', Askun : "Kenapa Semua Jadi Merasa Paling Bersih?"

Menurutnya, polisi tidak hanya akan memeriksa orang-orang yang berada di lokasi kejadian saat kecelakaan berlangsung. Penyidik juga akan menelusuri seluruh rangkaian penyelenggaraan kegiatan, termasuk pihak panitia dan pihak lain yang memiliki keterkaitan dengan pelaksanaan ajang balap tersebut.

“Semua pihak akan kita periksa, mulai dari alurnya, dari panitia penyelenggara. Apa potensinya, tentunya sementara dalam proses,” jelasnya.

8 Orang Meninggal

Tragedi drag race terjadi pada Minggu (9/8/2026). Sebuah mobil peserta dilaporkan kehilangan kendali hingga menabrak kerumunan penonton yang berada di sekitar lintasan. Berdasarkan informasi yang diperoleh, total terdapat 16 korban dalam insiden tersebut. Sebanyak delapan orang meninggal dunia, sedangkan delapan korban lainnya mengalami luka berat.

Berita Lainnya  Menko Zulhas Akui MBG Gagal: Anggaran Besar, Dua Tahun Berjalan, Banyak Masalah!

Mobil yang dikendarai Cristian Ngantung alias Tian juga telah diamankan dan dibawa ke Mapolres Kotamobagu untuk kepentingan penyelidikan. Polisi kini masih mendalami penyebab kecelakaan, termasuk kemungkinan adanya unsur kelalaian maupun pelanggaran hukum dalam penyelenggaraan kegiatan.

Hasil penyelidikan nantinya akan menjadi dasar bagi kepolisian untuk menentukan langkah hukum terhadap pihak-pihak yang dinilai bertanggung jawab atas tragedi maut tersebut.***

Sumber : beritasatu.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>
SourceSUMBER :

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Muncul Spekulasi Publik Jika WBP yang Kepergok di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Adalah Tersangka Korupsi Jimmy Masrin

ENTAH mana yang harus dipercaya, temuan sidak Ombudsman RI atau pernyataan klarifikasi dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kanwil Jabar. Yang pasti temuan fasilitas mewah...

4 Guru SDN 58 Lengkese Alami Gatal-gatal Mulut Setelah Cicipi MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa, Terbukti Mengantuk Boraks

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, batal dibagikan kepada siswa setelah sejumlah guru...

Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Pemuda berinisial F (22) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi setelah diduga mengancam mantan pacarnya, AR (19), menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku...

Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin Sumar alias AIS atau Abah, menyatakan mundur...

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan