Kamis, Oktober 29, 2026
Google search engine

Kriminolog Ingatkan Dedi Mulyadi Soal Sayembara Buru Begal : ‘Jangan Sampai Jadi Negara Preman’

BANDUNG – Pengamat Kriminolog dari Universitas Islam Bandung, Prof Nandang Sambas menanggapi terkait sayembara yang diumumkan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengenai masyarakat akan mendapatkan hadiah Rp 5-50 juta apabila berhasil menangkap begal dan menyerahkannya ke kepolisian.

Menurut Nandang, Indonesia memiliki hukum acara dan memiliki aparatur penegak hukum, sehingga itu bisa lebih dioptimalkan agar tak salah prosedur.

“Melakukan upaya terobosan (sayembara) boleh saja, kalau sudah ada prosedur hukum dan APH dioptimalkan. Tapi, ketika ingin aman dan tentram, khawatirnya saat disayembarakan justru melanggar hukum, berbagai cara orang melawan hukum karena ingin menyelesaikan masalah dengan melanggar hukum yang tak benar,” katanya, Kamis (23/7/2026).

Berita Lainnya  Korupsi hingga TPPU, Mantan Bupati Gowa Resmi Ditahan

Dia menegaskan lebih baik mengoptimalkan APH yang ada agar penanganan kejahatan jalanan ini bisa lebih elegan.

“Jangan sampai menjadi negara preman dan jangan melakukan sesuatu cara di luar hukum. Kami yakin niat (KDM) baik di tengah kondisi Bandung yang sedang tak baik-baik saja.”

” Tapi, tetap harus ada upaya agresif dari penegak hukum, jangan oleh siapa saja, dan jangan melakukan pendekatan secara premanisme,” ujarnya.

Dia mengingatkan aparat penegak hukum mesti memberikan perlindungan kepada masyarakat untuk kesejahteraan.

Berita Lainnya  KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules, Terkait Korupsi Kementerian ATR/BPN - PT. Summarecon

Pasalnya, negara sudah mempunyai aturan, sudah membuat struktur hukum siapa melakukan apa, dari kepolisian, hakim, pengacara, hingga lainnya.

“Semakin tingginya tingkat kerawanan sosial, seperti pembegalan atau tawuran mesti ada evaluasi. Secara teori semakin tinggi kejahatan, maka APH belum optimal, sarana prasarana pun belum siap.”

“Lalu, masyarakat abai sehingga kejahatan meningkat. Kami dorong coba optimalkan mulai Polda Jabar supaya berfungsi penegakan hukum dengan upaya represif dan preventif.”

Berita Lainnya  Buka Rok Siswa dan Pegang Kemaluan, Guru Agama Nyaris Diamuk Wali Murid hingga Diamankan Polisi

Selain itu, penambahan personel serta aktifkan kembali jam malam.

Selain itu, dia juga mendorong pemerintah daerah perlu memperhatikan kondisi penerangan jalan yang berpotensi munculnya kerawanan kejahatan jalanan atau kriminalitas.

“Pasang atau perbaiki pula CCTV yang sudah terpasang sebagai langkah antisipasi. Jangan sampai menjadi trauma masyarakat dan menjadi sebuah teror ketakutan,” katanya.***

Sumber : TribunNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Lagi, Gas Kaustik PT. Pindo Deli 2 Bocor, Puluhan Warga Dilarikan ke Rumah Sakit

KARAWANG - Dugaan insiden kebocoran gas atau bahan kimia dari PT Pindo Deli 2 kembali terjadi dan menyebabkan puluhan warga Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel,...

Musda Golkar Karawang Digelar 1 November, Pertarungan Mulyono vs Azis

KARAWANG - Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI DPD Partai Golkar Kabupaten Karawang, dikabarkan akan digelar 1 November 2026 di Kabupaten Karawang. Informasi ini berdasarkan 'surat...

Demo Sumpah Pemuda dan 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Mahasiswa Saling Dorong dengan Aparat

JAKARTA - Aksi saling dorong antara mahasiswa dan aparat gabungan TNI-Polri terjadi di depan Gedung UOB, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, pada Rabu, 28...

Buka Rok Siswa dan Pegang Kemaluan, Guru Agama Nyaris Diamuk Wali Murid hingga Diamankan Polisi

DELI SERDANG - MJH (36), seorang guru honorer mata pelajaran Agama di SD Negeri 107407 Rimo Mungkur, Desa Bekukul, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang,...

Sudaryono Usul MBG Jadi Mata Pelajaran Wajib di Sekolah Seperti Penjaskes

JAKARTA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan gizi siswa. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, mengusulkan agar program...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan