BEKASI – Disebut hampir mirip dengan kasus penyekapan dan penyiksaan di Cileunyi – Bandung yang tersangkanya Taufik Hidayat, kasus serupa juga diduga sedang terjadi di Kabupaten Bekasi.
Tika Septiani (25), perempuan asal Cikarang Utara ini harus mengalami luka memar di sekujur tubuhnya, dari mulai wajah, mata hingga tangan, setelah diduga dianiaya oleh Samuel (28), yang diketahui masih merupakan kekasihnya sendiri yang ia kenal melalui media sosial.
Dalam sepekan terakhir, korban mengaku sering mendapatkan perlakuan kasar berupa pemukulan dari pelaku tanpa alasan yang jelas. Korban juga tidak diperbolehkan keluar dari rumah kontrakan pelaku (disekap, red).
“Dia (pelaku) sambil meluapkan emosi sambil nonjokin, ngejambak, semuanya dengan tangan kosong,” ungkap Tika, kepada wartawan, Minggu (13/7/2026).
Korban yang sudah tak tahan dengan perlakukan kasar kekasihnya tersebut, akhirnya nekat melarikan diri saat pelaku tidak berada di rumah.
Korban keluar melalui jendela untuk menyelamatkan diri setelah tidak mampu menahan kekerasan yang dialaminya.
“Jadi aku selama dipukuli enggak boleh keluar rumah sama sekali,” katanya.
Atas kejadian tersebut, korban bersama keluarganya telah melaporkan dugaan tindak penganiayaan itu ke polisi.
Hingga kini, kasus penganiayaan tersebut masih dalam penanganan dan penyelidikan oleh Polres Metro Bekasi.
Sementara terduga pelaku Samuel (28), diketahui merupakan warga ber-KTP Medan – Sumatera Utara yang berprofesi sebagai tukang galon atau pedagang air keliling yang beroperasi di sekitar Cikarang Selatan.***










